LOVE ME PLIS

LOVE ME PLIS
BAG 16



SAAT DI KAFFE....


" Apa..." Kata Seorang Wanita Cantik Itu Kaget Saat Dewa Menceritakan Bagaimana Dirinya Saat Ini,


" Jadi...Sekarang Kau Bangkrut Begitu," Kata Seorang Wanita Cantik Kesal saat Kekasihnya Itu bercerita Tentang Kehidupannya setelah Kakeknya Meninggal Dan Mengatakan Kalo Kakeknya Terlilit Hutang Milyaran Dan Sekarang Kini Ia Malah Bangkrut.


Dewa Berbohong Pada Kekasih NyA Mengenai kebangkrutan perusahaannya padahal perusahaannya Baik Baik Saja, ia Hanya Ingin Tau Bagaimana Isi Hati Kekasih Kala Ia Nanti Tak Punya Apa Apa jika Tak Menikahi pelayannya Nanti, Mitha Selalu Berbicara Tak Mau Menikah dengannya. Dan Dewa Beranggapan Kala Dirinya Tak Menikahi Pelayannya Dewa Akan melepas Semua Kekayaan Asal Zella tetap Mau Menerima Semua itu dan bersedia Hidup Sederhana Dengannya,


Namun Jawaban Kekasihnya itu membuat Dewa Benar benar diam, tak menyangka Kalo Sikap Yang di tunjukan kekasihnya Selama Ini Tak pernah Tulus, dan Ternyata Hanya Memandang Uang Dan Jabatannya Saja,


Dewa pikir Zella Akan Tetap Menerimanya Walau pun Dewa Akan Miskin Sekali pun Nantinya, Namun Pemikirannya Salah Zella Sama sekali Tak Mau Menerima Apa Lagi Menikah Dengan Dewa Yang Sudah tak Punya Apa-apa.


" Kau Pikir,,, Aku Akan Menerima Mu dan Mau menikah Denganmu Setelah Kau Bangkrut, dan Tak Punya Apa Apa Seperti ini," Kata Zell Pedas.


" Apa lagi Kau Mengajak Ku Menikah di saat Kau Tak punya Apa apa, Berani Sekali kamu," kata Zella Mengolok Dewa yang Mengajaknya Menikah Di saat Dewa Bangkrut,


"Hah...Lebih Baik Aku Kehilangan Mu dari pada Harus Menikah Dengan Pria Miskin Seperti mu," kata Zella Kejam.


" Mbak..." Panggil Zella pada Pelayan Kaffe.


" Berapa Semua Ini," Tanya Zella lagi.


" Semua 500 ribu Non," Kata Pelayan Itu Sopan.


Zella Pun Mengelurkan Uang 500 ribu dan meberikannya pada Pelayan Itu.


" Mungkin Kau Juga Tak kan mampu membayar Semua Pesanan Ini, Jadi Biar Aku Saja Yang Membayar nya Untuk Terakhir Kali," Kata Zella Sinis Dan Malah Menghina Dewa Dengan Merendahkannya


Dewa hanya Diam Saja Saat kekasihnya Berkata Seperti itu padanya.


"Aku Ingin Kita Putus Saja," Kata Zella Pelan Dan Ia Pun Pergi begitu saja.


" Zella..." Panggil Dewa dan Dewa pun Mengikuti Zella Yang Sudah Tak Memperdulikannya,,


" Zella Sayank,," Panggil Dewa Lembut Namun orang Yang di panggil Tak Memperdulikan Nya Dan terus Berjalan, Dan Zella Pun Memanggil Taksi.


" Zella Dengarkan Aku Dulu," Kata Dewa Ingin Mengungkapkan Bahwa Ia Hanya Berbohong perihal Kebangkrutannya saja Namun Zella Sudah Tak Perduli dan Pergi Dengan Taksi,


" Zella." Panggil Dewa Terus Mengikuti TaKsi yang Membawa Zella Kekasihnya,


Dewa benar benar Tak mau Bila Harus Berpisah Darinya seperti ini Sudah Hampir 2 tahun Zella dan Dewa berhubungan dan Menjalin Kasih, Dewa tak Rela Jika Harus Berpisah Seperti ini..


" Zella Tunggu Dulu," Panggil Dewa Dan Malah Mengejar Taksi yang Membawa Zella...


Ketika Dewa Di tengah Jalan,


Tiba Tiba dengan Sengaja Ada Mobil Yang Dengan Kecepatan tinggi Menabraknya,


Dewa Terpental dan Terjatuh dengan Keras Ke Jalanan, Tubuh Dewa di penuhi Luka dengan Darah, Kakinya Terbentur Keras Dan Dewa pun Pingsan.


Zella Benar benar tak perduli lagi walau ia melihat kejadian itu, ia Hanya Menutup mulutnya Karen Terkejut dan Zella Diam saja saat melihat kejadian Itu dan Ia Malah Berpura pura Tak Melihatnya.


" Nona Pacar Anda Kecelakan," Kata Supir taksi itu Saat melihat Orang Yang Mengejar Penumpangnya tadi mengalami Kecelakaan.


" Saya tidak Mengenalny, Jalan Saja Pak," Sergah Zella dan Tetap Pergi meninggalkan Dewa sudah Pingsan.


KAU BENAR BENAR TAK MENCINTAIKU LAGI ZELLA, dalam Hati Dewa Saat tubuhnya Sudah tak merasakan apa apa lagi,


DAN KAU TETAP PERGI MENINGGALKANKU WALAU PUN KAU TAU AKU SEDANG SEPERTI INI, dalam Hati Dewa begitu sakit dan Dewa pun tak Sadarkan Diri saat Kegelapan Memeluknya Setelah melihat Taksi Zella benar benar pergi, Dan Dewa Pun Benar Benar Pingsan.


DIA TIDAK MATI KAN, pikir Zella saat sudah Jauh.


BIARKAN SAJA LAH, PERDULI APA AKU,, pikir Zella dan benar pergi meninggalkan Dewa yang di kerumuni banyak orang.


DI KEDIAMAN JAYA KUSUMA....


" Ada Apa," tanya Ibu Sri Pada Kepala Pelayan Yang Terkejut Saat menerima telepon.


" Den...Den Dewa Kecelakaan dan Sekarang Berada Di Rumah Sakit," Kata Kepala Pelayan dan Ibu Sri pun langsung Memberi Tau Keluarga Jaya Kusuma Perihal Kecelakan Dewa Saat Ini.


" Ibu... Apa Benar Den Dewa Kecelakaan," Tanya Mitha saat mendengar Kabar Tentang Majikannya Dan Semua Keluarga Jaya Kusuma Pergi ke Rumah Sakit saat itu Juga.


" Benar Nak, Den Dewa Kecelakaan," Kata Ibu Sri membenarkan,


Mitha pun Terdiam Tubuhnya Bergetar Hebat Mendengar Kabar Itu, Ibu Sri Yang Melihat Putrinya Seperti itu, langsung Memeluk untuk menenangkan putrinya..


" Den Dewa... Tidak Apa apa Kan Bu," Tanya Mitha Hawatir Pada Majikannya itu.


" Semoga Saja Den Dewa Tak Terjadi Apa apa," Kata Ibu Sri menenangkan.


" Tha.....Apa Kau Mau Ikut Melihat Kakak," Tanya Raja Pada Mitha.


" Saya Ikut Den," Kata Mitha Pelan dan Ia Pun Ikut Dengan Raja ke Rumah Sakit Dimana Dewa Di Rawat.


SESAMPAINYA DI RUMAH SAKIT....


Mitha melihat Majikan nya Yang Terbaring Lemah di Ruang UGD.


Tak Lama Dokter keluar Dari Ruang UGD,


Rama Yang Sedari Tadi Menunggu menghampiri Dokter Karena Ingin Tau Keadaan Kakaknya.


" Bagaimana Keadaan Kakak Saya Dok," Tanya Rama Pada Dokter.


" Ikutlah Dengan Saya, Tuan Muda," Ajak Dokter Pada Rama untuk mengikutinya Keruang Pribadi Dokter itu.


" Ada Apa Dok," Tanya Rama Saat Sudah Berada Di Ruangan pribadinya.


" Maaf Kan Saya, Saya Harus Menjelaskan perihal Kecelakaan Ini," Kata Dokter pelan dan Rama Pun Hanya Diam Untuk mendengar penjelasan Ini.


" Perihal Kecelakaan ini, Kemungkinan Kakak Tuan Muda, Tidak Bisa Berjalan Lagi, Karena Benturan Di Kaki dan Kepalanya Sangat Kuat, Sehingga Mencederai Kaki Dan Juga Kepalanya," Jelas Dokter pelan.


" Lalu... perihal Kakinya Dok, Apa Kakak Saya bisa Berjalan lagi Nantinya," Tanya Rama Pelan.


" Kemungkinan hanya 60% Saja," Jelas Dokter


" Dan Perihal Sakit Di Kepalanya, Kemungkin Pasyien Akan Hilang Ingatan Beberapa Waktu," Jelas Dokter lagi.


" Baik Dok...Terimakasih, Tapi Saya Minta Lakukan Hay Terbaik Buat Kesehatan Kakak Saya," Pinta Rama Pada Dokter.


" Tuan Muda Tenang Saja, Kami Akan Melakukan Yang Terbaik Untuk Tuan Muda Besar," Kata Dokter itu yang Tau Betul Posisi Dewa Saat ini.


Tak lama Rama Pun Keluar Dari Ruang Pribadi Dokter itu..


" Apa Kak Kata Dokter.." Tanya Raja Saat Rama Berada Dekat Dengannya.


" Dokter Bilang...." Kata Rama pelan, Rama Tak Sanggup Melanjutkan Bicaranya.


" Apa Kak," Tanya Raja penasaran dengan Kesehatan Kakaknya.


" Dokter Bilang, Kemungkinan Kak Dewa akan Cacat dan Tak Bisa Berjalan Lagi," Kata Rama Pelan.


" Apa Den Dewa Akan Sembuh dan Kembali Bisa Berjalan Lagi Den," Tanya Mitha Ikut penasaran.


" Kemungkinan Besarnya hanya 60% Saja, Kakak Bisa Berjalan lagi," Jelas Rama Pada Keduanya


YA TUHAN...DEN DEWA.batin Mitha menjerit Kasihan apa Yang Menimpa Pada Majikannya.