LOVE ME PLIS

LOVE ME PLIS
BAG 72



DI TEMPAT LAIN....


Melody selalu menangis ingin bertemu Mitha, Seberpaa Sering Revan telpon pun tak Pernah Nyambung, Dan Ia Menemui Di Resto pun Ternyata Mitha Ijin Cuti untuk Beberapa Hari...


Revan Benar benar bingung Harus Bagaimana, Revan Kasihan Pada Putrinya Yang Selalu menangis Ingin Bertemu Dengan Mitha..


SATU BULAN KEMUDIAN....


Mitha dan Dewa Sedang Mengecek Kandungannya di Rumah Sakit..


" Apa Ada Keluhan yang Nyonya Rasakan," Tanya Dokter lagi Setelah Mengecek Kandungannya.


" Gini Dok...Saya Kok Gak Pernah Mau Makan Nasi Ya Dok, Jadi Kalo saya Makan Nasi Selalu di Muntahin Gitu Dok," Kata Mitha Pelan.


" Benar Dok...Istri saya Selalu seperti itu Jika Makan Nasi," Kata Dewa Lagi.


" Saya Hawatir Terjadi Sesuatu pada Istri dan Juga Anak saya Nantinya Dok," Kata Dewa Cemas.


" Tuan Dan Nyonya Tenang Saja...Memang Itu sudah Biasa Jika Seorang Ibu Muda Sedang Hamil apa Lagi Ini anak Pertama Anda Bukan," Tanya Dokter lagi dan Mitha Pun Mengangguk.


" Nanti Juga Setelah 4 atau 5 Bulan Anda Akan Kembali Normal," Jelas Dokter Lagi.


" Saya Akan Memberikan Suplemen untuk Penguat kandungannya dan Vitamin Untuk Nyonya Juga," Kata Dokter Lagi...


" Dan Ini Untuk Resep Obatnya," Kata Dokter Lagi dan Memberikan Catetan Resep Obat pada Dewa,


" Kalo Begitu Terimakasih Dok," Kata Dewa Pelan.


" Sama Sama Tuan" Kata Dokter.


Mitha Dan Dewa Pun Keluar dari ruang Kandungan..


" Kau Tunggu di sini sayang,, Mas Mau Menebus Obatmu Terlebih Dahulu," Kata Dewa Lembut.


" Hmmm," Kata Mitha Pelan dan Mitha Pun Menunggu di Ruang Tunggu.


Tak sengaja Mitha Melihat Revan yang Baru Keluar Dari Ruang Rawat.


" Kak Revan," Panggil Mitha Saat Melihat Revan.


" Tha...Kau Di sini, Kenapa Kau di Sini tha, Apa Kau Sedang sakit," Tanya Revan Lembut.


" Tidak Kok Kak, Aku Hanya Sedang Mengecek Kandunganku Saja," Kata Mitha Pelan.


KANDUNGAN...APA MITHA HAMIL..pikir Revan Kecewa..


TENTU SAJA DIA BISA HAMIL...MITHA KAN SUDAH MENIKAH, dalam Hati Revan pelan


" Kandungan...Apa Kau Sedang Hamil Tha," Tanya Revan Pelan.


" Iya Kak," Kata Mitha Tersenyum.


" Selamat Ya...Kau Hamil," Kata Revan Yang entah Kenapa terlihat Seperti Tak Senang.


" Kakak Ada Di Sini,Siapa Yang Sakit Kak," Tanya Mitha Pelan.


" Melody...Dia Sakit," Kata Revan Pelan, Revan Tak Bilang Kalo Melody Sakit Karena Ingin Bertemu Mitha.


" Apa.... Melody, Apa Aku Boleh Melihatnya Kak," Tanya Mitha Hawatir pada keadaan Melody.


" Tentu Saja Boleh..." Kata Revan Senang..


" Tapi Aku Tunggu Mas Dewa Dulu Kak, Dia Sedang Menebus Obat, Aku Takut Dia Nanti Mencariku," Kata Mitha Lagi..


Tak Lama Dewa Pun Datang.


REVAN..SEDANG APA DIA DI SINI,Pikir Dewa saat melihat Revan bersama Istrinya. Dewa Pun Menghampiri Istri Dan Juga Revan.


" Revano...Sedang Apa Kau di Sini," Tanya Dewa Saat Melihat Revan sedang Mengobrol Dengan Istrinya.


" Mas.." Panggil Mitha Tersenyum dan Menghampiri Dewa Dan Memegang Lengannya Lembut.


AAH...APA MEMANG SEPERTI INI MEREKA DULU,, pikir Revan saat Melihat Kedekatan Dewa dan Mitha Sekarang. Karena Yang Revan Lihat Dulu Mitha Atau Pun Dewa Selalu Tak Pernah Akur.


" Mas...Melody Sakit...Apa Aku Boleh Melihatnya," Tanya Mitha Lembut Pada Suaminya..


" Tentu saja Boleh Sayang," Kata Dewa Lembut.


Revan Yang mendengar Dewa Berbicara Lembut pada Istrinya, Hanya Terdiam.. Ia Tak Percaya Kalo Dewa Benar Benar Sudah Berubah.


Mitha Pun Mengikuti Revan Dan Masuk Ke ruang Rawat Melody.


Mitha Terkejut Melihat Gadis Kecil Terbaring Lemah Di Ranjang Rumah Sakit, Dan Mitha Pun Mendekati Melody Yang Tertidur Karena Habis Minum Obat.


Melody yang mendengar Suara Mitha Yang Ia Rindukan Ia pun Membuka Matanya.


" Mamah..." Panggil Melody Senang Saat melihat Mitha Di Hadapannya.


" Sayang.." Panggil Mitha Lembut.


Mitha Pun Memeluk Melody Yang Menangis..


" Mamah Kemana Saja,, Melo Kangen sama Mamah," Tanya Melody.


" Maafin Mamah Ya Sayang,,," Kata Mitha Lembut.


" Mamah Kemana Aja, Melo Kangen Banget Sama Mamah," Kata Melody Di Sela Tangisnya.


" Mamah Juga Kangen Sama Melo Kok," Kata Mitha Dan Memeluk Melody Yang Menangis.


" Melo Sudah Minum Obat Belum," Tanya Mitha Lembut.


" Sudah." Kata Melody.


" jangan Nangis Lagi...Mamah kan Sekarang Di Sini," Kata Mitha Lembut.


Melody Pun Tersenyum Karena Mitha ada Di Sisinya.


Mitha Pun Menemani Melody,


Revan dan Dewa Menunggu Di Ruang Tunggu.


" Sudah Berapa Hari Melody Di Rumah Sakit ini," Tanya Dewa Pelan.


" Sudah Hampir Satu Minggu," Kata Revan Pelan.


" Kenapa Dia Bisa Sakit," Tanya Dewa Penasaran.


" Melody Ingin Bertemu Mitha Namun Aku Tak Bisa Menelpon atau Pun Mencarinya Saat Itu," Kata Revan.


" Aaah....Begitu," Kata Dewa pelan, Dewa Pun Menjelaskan Perihal Hubungannya Dengan istrinya saat Itu.


Revan Terkejut Saat mendengar Cerita Tersebut.


"Jadi Kau Pernah Berpikir Untuk Menceraikannya," Tanya Revan.


" Iya....Untung Saja Saya Tidak Melakukannya, Kalo Tidak, Pasti saya Akan Menyesal Untuk selamanya," Kata Dewa Lagi..


" Apa Kau Mencintai Istrimu itu," Tanya Revan pelan.


" Iya....Aku Mencintainya," Kata Dewa Jujur dengan Hatinya..


" Bukankah Kau Mencintai Zella," Tanya Revan Lagi.


" Iya...Aku Pikir Seperti itu, Tapi Ternyata Cinta ku pada Mitha Lebih Besar," Kata Dewa pelan.


" Dan aku Baru Menyadari Mencintai Seseorang itu akan Sebahagia ini," Kata Dewa Lagi..


" Jadi Kau Benar Benar Mencintainya..Syukurlah, Karena Yang Aku Lihat, Istrimu juga Mencintaimu," Kata Revan Pelan.


" Apa Kau Tidak Cemburu, Bukankah Kau Juga Mencintai Istriku," Tanya Dewa.


" Memang Aku Mencintainya..Tapi Dia Lebih Mencintaimu, Aku tak Bisa Memaksakan Hati Seseorang Untuk Mencintaiku," Kata Revan lembut.


" Tapi.....jika Kau Berani menyia nyiakannya Lagi,, Aku Sendiri yang akan Merebutnya Darimu," Kata Revan Serius.


" Mungkin setelah Melody Sembuh..Aku akan Kembali Membawa Melody Ke Amerika," Kata Revan Lagi..


" Aku Tidak Mau...Melody Terus Menganggu Istrimu, apa Lagi Sekarang Mitha Sedang mengandung anakmu," Kata Revan pelan.


" Aku Tidak Mau Melody Semakin Berharap Pada Mitha Istrimu," Kata Revan yang Berniat Membawa Melody kembali Ke Amerika..


" Apa Melody akan Baik Baik saja, jika Jauh Jauh dari Istriku," Kata Dewa pelan.


" Aku Harap Seperti itu..." Kata Revan tak Yakin Dengan keputusannya Nanti.


" Aku Hanya Ingin Membuat Melody Bahagia Walau harus Menjauhkannya Dari Mitha Istrimu," Kata Revan..


" Kenapa Kakak Mau Menjauhkan Aku Dari Melody," Tanya Mitha Saat tak Sengaja mendengar percakapan Mereka Berdua..


" Ah...Eh...Bukan itu Maksudku Tha," Kata Revan pelan.


" Lalu... apa Yang Kakak Katakan Tadi," Kata Mitha penasaran.


" Apa Maksud Kakak mau menjauhkan Aku dengan Melody," Kata Mitha Pelan.