
Hai, pembaca sekalian~
Makasih banyak ya udah ngikutin cerita ini sampai selesai.
Jujur sewaktu pertengahan season 2 sampai ending aku agak keburu-buru waktu nulis.
Tiba-tiba lagi sibuk parah dan terancam tulisan ketunda.
Jadi, aku berusaha supaya novelnya bisa selesai tanpa harus hiatus.
Pasti banyak kekurangab, tapi semoga masih bisa dinikmati yaa <3
Untuk beberapa karakter baru, belum sempet aku bikinin sketch-nya, jadi aku coba searching gambar model yang menurut author cocok. Ini diaa~
Stefan Adyawiguna
Dulu Stefan ini gak pernah bisa akur sama Juna. Tapi dia berubah sejak kenal Nadin, makanya dia sayang banget sama Nadin karena udah bikin dia akur sama adiknya.
Stefan cinta sama fashion, sampai sengaja pergi ke Paris untuk menekuni passion-nya. Tapi ada isu kalau di sana dia bukan cuma binis di bidang itu. Tapi punya bisnis lain yang rahasia. Gak pernah ada yang tahu soal itu, yang jelas dia punya koneksi dengan orang-orang berbahaya seperti para mafia, dll. Itu kenapa kadang dia bisa mengakses data apa pun yang gak bisa didapat sama orang biasa.
Stefan ini terlalu fokus sama karirnya, dan terlalu menikmati hidup sampai-sampai gak pernah berpikir untuk menjalin hubungan serius dengan satu wanita. Bagi banyak orang, mungkin Mala bukan wanita sempurna dan cenderung akan dijauhi, tapi Stefan melihat sisi lain dari wanita tersebut.
Ditambah lagi dengan rasa sesalnya karena gak bisa menyelamatkan nyawa sang adik, Stefan jadi ingin melindungi Mala dan membuat wanita tersebut mengerti bahwa hidupnya sangat berharga. Aku pikir Stefan pasti bisa jadi ayah dan suami yang baik nantinya.
Oiya, Stefan juga suka banget sama Axel. Mungkin karena sifat Axel yang cocok jadi adik buat dia, jadinya mereka cocok. Meski sering berantem, tapi semua itu karena mereka cocok. Bahkan Stefan sendiri yang kadang sengaja bikin Axel marah. Dulu dia gak pernah bisa kayak gitu sama Juna. Mereka bahkan saling sapa aja jarang. Keduanya terlalu jaim dan gak ada yang mau nyapa duluan. Ternyata kepribadian Axel yang jauh berbeda dengan Juna justru terlihat lebih klop dengan Stefan.
Satu kata buat Frans, 'Psikopat'.
Dia karakter paling gak berperasaan yang pernah aku buat. Hidup Frans hanya fokus kepada harga dan kekuasaan. Selain itu, dia sama sekali gak peduli. Bahkan dia rela melakukan apa saja demi melakukan semua yang dia mau, termasuk membunuh orang.
Banyak wanita yang terjebak karena harta dan ketampanannya, dan Frans justru mempergunakan itu semua. Dia gak akan nolak kalau ada wanita mendekat, justru akan dia anggap sebagai alat untuk bersenang-senang. Kalau sudah bosan, pasti akan dia tinggalkan.
Waktu itu, Mala yang lebih dulu mendekati Frans. Setelah merasa susah move on dari Juna, Mala berusaha mencari laki-laki yang menurutnya lebih baik dari Juna. Tapi lagi-lagi Mala salah sampai harus terjebak di dalam permainan Frans. Sebenarnya Mala itu pintar, bahkan dia membongkar bisnis gelap Frans. Tapi dia terlalu gegabah dan gak bisa melawan Frans seorang diri. Lelaki itu lebih tau banyak soal kelemahannya.
Dulu Zabran Company hampir kerja sama dengan ayah Juna. Tapi Juna lebih dulu tahu soal Frans dan memilih untuk menyelamatkan semua orang dari lelaki tersebut.
Sewaktu di Amerika, Frans langsung sadar siapa Nadin. Pertemuan mereka membuatnya agak geli karena merasa dulu Juna sudah berusaha membuat jarak antara Frans dan semua orang yang dia sayang, termasuk Nadin. Tapi, waktu itu justru Nadin sendiri yang gak sengaja ketemu langsung dengan Frans.
***
Begitulah~
Menurut kalian gimana para karakter baru ini?
Jangan lupa tinggalkan komentar buat author ya~
Terima kasih,,
sampai jumpa di karyaku selanjutnya~