God Heaven

God Heaven
Eps 93 - Hutan Dewa Kabut (6) -



Umumnya setiap makhluk hidup memiliki aura yang misterius disekitar tubuhnya, inilah yang disebut hawa keberadaan. Beberapa ada yang berwarna putih dan gelap tergantung umur dari orang tersebut.


Namun sebelumnya tak pernah terdengar ada makhluk hidup yang tidak memiliki hawa keberadaan, walaupun ada mungkin itu hanya sebuah halusinasi saja.


Wang Fei juga sangat terkejut setelah menyadari sebelumnya dia tidak menemukan tanda kehidupan didalam gua, namun secara tak sengaja mengapa ada makhluk lain didalam gua?


Dalam beberapa waktu suasana didalam mendadak menjadi hening, geraman marah serigala tersebut kian membesar ketika dirinya perlahan mendekati Wang Fei. Hanya tersisa beberapa meter saja jarak diantara keduanya.


Wang Fei menatap tajam kearah mata serigala yang berwarna merah terang, setelah dilihat lebih teliti lagi ternyata serigala tersebut tidak memiliki pupil mata. Wang Fei segera menyerang dengan kekuatan penuhnya menggunakan pedang icedragon yang tergenggam erat ditangannya.


Walaupun Wang Fei tahu serangan berupa energi Yin tidak berguna, namun dia hanya bisa mengandalkan pedang Icedragon yang memiliki ketajaman yang luar biasa.


Dalam waktu singkat gerakan Wang Fei semakin bertambah gesit, dia mengelilingi serigala yang masih terpaku ditempatnya berdiri. Tebasan-tebasan pedang juga diarahkan pada serigala tersebut.


Srings! Srings! Srings!


Wang Fei melesat bagai cahaya berwarna biru dikegelapan, garis cahaya pedang juga nampak dengan jelas mengiris tubuh serigala yang masih tak bisa menggerakan badannya.


Bulu-bulu serigala itu semakin terkikis habis seiring serangan yang dihasilkan Wang Fei. Sudah ratusan tebasan pedang dia berikan pada tubuh serigala itu, tapi sejauh ini serigala tersebu tidak terlihat kesakitan sama sekali.


"Ada apa dengan monster ini...?!" gerakan yang begitu cepat tersebut dia hentikan dan kini Wang Fei mengambil jarak yang cukup jauh dari serigala.


"Sial! Jika saja aku memiliki senjata elemen yang lain..."


Serigala tersebut nampak diam tak bergeming, namun dibalik semua itu dia memancarkan aura mematikan dari tubuhnya.


Sesaat Wang Fei bisa merasakan niat membunuh yang begitu besar terarah padanya, bahkan kakinya bergetar saat merasa aura membunuh itu. Saat Wang Fei mencoba menstabilkan tubuhnya kembali, tak disangka serigala didepannya itu menghilang dalam sekejab.


"Gawat...!" Wang Fei tak sempat bereaksi lebih cepat, dia berhasil mendapatkan pukulan keras dari serigala yang menyerangnya. Ditangan serigala itu terdapat palu yang berwarna hitam pekat, serangan palu itu berhasil melukai Wang Fei cukup parah.


"Urrkk!!"


Beberapa tulang rusuknya patah dan disekujur tubuhnya terdapat luka gores yang dalam. Wang Fei segera mengalirkan energi Kinya untuk menutup dan menyembuhkan luka ditubuhnya. Sekali lagi serigala didepannya menghilang dan menyatu dengan angin.


Belum sempat Wang Fei untuk bersiap, dirinya kembali diterkam oleh pukulan palu yang begitu keras. Dalam beberapa tarikan nafas saja Wang Fei telah dipukuli sebanyak puluhan kali.


Benturan keras dapat terdengar saat tubuhnya terhempas kedinding gua, tanah yang dipijaknya pun ikut menghasilkan kubangan yang kecil akibat serangan palu tersebut.


Serangan dari serigala tersebut terhenti seketika begitu Wang Fei terlukup ditanah yang berbatu. Wang Fei cukup beruntung karena berhasil menjaga kesadarannya, saat ini dia merasakan sakit yang luar biasa disekujur tubuhnya.


Wang Fei segera mengambil tindakan saat serigala tersebut menghentikan serangan, dia menelan sebuah pil berwarna putih susu dari dalam cincin penyimpanannya.


Tiba-tiba datang lonjakan energi yang luar biasa besar ditubuh Wang Fei. Energi tersebut perlahan memasuki tubuh Wang Fei melalui pori-pori kulitnya.


Kekuatan Wang Fei saat ini telah meningkat dengan drastis, dirinya mungkin bisa menandingi seorang Nescent Soul tahap awal dengan kekuatannya saat ini!


Wang Fei kembali memasukan pedangnya kedalam cincin penyimpanan, kali ini dia menyerang menggunakan tangan kosong. Wang Fei menatap Serigala dihadapannya dengan penuh amarah, dan kemudian bergerak cepat kedepan.


BANG!


Benturan keras dapat didengar saat pukulan tangan Wang Fei bertemu dengan palu yang dipakai serigala itu, keduanya mulai bertukar serangan yang mematikan dalam waktu singkat.


Wang Fei sekali lagi memusatkan Energi Spirit Essence miliknya kegenggaman tangannya, seketika muncul kobaran api berwarna hijau bercampur biru disekeliling pergelangan tangan Wang Fei.


Dengan cepat Wang Fei menyerang Serigala tersebut, serigala itu berhasil terlempar kebelakang dan dari serangan tersebut ledakan keras dapat terdengar dan memekakan telinga.


"Heaahh!!!"


Tak sampai disitu, Wang Fei kembali menyerang dengan begitu cepat kedepan dan tak memberi waktu untuk beristirahat kepada serigala itu.


....