God Heaven

God Heaven
Eps 73 - Bertarung Sekuat Tenaga (2) -



Secara tiba-tiba Qin Tong bergerak cepat menghampiri Wang Fei, melepaskan beberapa serangan dan menyudutkannya.


Meski kemampuan mereka berdua sangat kuat, bahkan jika dibandingkan pun mungkin mereka berada di tingkat kekuatan yang sama. Karena itulah sangat sulit bagi salah satu pihak untuk melukai lawan.


Dalam waktu beberapa menit saja keduanya telah mendapat berbagai macam serangan. Namun karena regenerasi tubuh mereka sangat cepat, luka yang mereka dapatkan bahkan dapat sembuh dalam satu hembusan nafas.


"Nak, serahkan mainanmu itu padaku!"


Qin Tong semakin menggila dan berusaha merebut pedang Icedragon Wang Fei dengan paksa.


Kini dia tak bisa memikirkan cara untuk menyerang dan memilih untuk bertahan dan menghindar, Wang Fei membutuhkan energi yang lumayan dari setiap serangan yang dia terima. Perlahan energi Ki miliknya terkuras seiring waktu dan membuatnya mau tak mau harus menyerang balik.


"Pedang Pembunuh Iblis, Ayunan Sang Monarch!"


Wang Fei kemudian menggunakan seni pedang terkuatnya saat ini, membuat Qin Tong merasa harus segera menghindari serangan tersebut.


Namun diluar dugaan, ternyata reaksinya kurang cepat dan serangan tersebut berhasil melukainya cukup serius.


"Heh! Rupanya kau memiliki kemampuan yang lumayan!" kata Qin Tong dengan ekspresi yang meremehkan. Walau diluar dia kelihatan baik-baik saja, namun jauh didalam hatinya dia merasa bahwa pertarungannya ini sungguh imbang.


Dari pikiran Qin Tong muncul suara seseorang yang terdengar berat. "Bagaimana? Apakah aku harus datang sekarang?"


"Tutup mulutmu, aku ingin melanjutkan pertarungan ini dengannya lebih lama lagi..." jawab Qin Tong, suara seorang pria tersebut tak terdengar lagi. Kini dia harus fokus pada pertarungan yang ada dihadapannya.


Namun ketika dia melihat Wang Fei dengan tatapan tajam, tiba-tiba Wang Fei menghilang menjadi bayangan. Dengan cepat Wang Fei telah berada diatas Qin Tong dan melepaskan serangan pedang yang sangat kuat.


"Arghh!" Qin Tong yang tak siap tersebut tidak dapat lagi menghindar dengan sempurna, meski dia telah meminimalisir kerusakan yang dia terima, tetap saja dia mendaatkan luka yang serius.


Sebelah kanan bahu Qin Tong saat ini telah mendapat luka yang parah, darah mengucur dengan sangat deras disana. Pemandangan tersebut membuat Feng Yu dari kejauhan merasa khawatir.


Tak memberi waktu untuk bernafas, Wang Fei kembali menyerang dengan kecepatan tinggi. Namun kali ini serangannya tersebut berhasil dihindari Qin Tong.


Hanya dalam beberapa waktu, luka di bahunya kini hanya tinggal sebuah bekas. Qin Tong kemudian mengeluarkan sebuah gulungan berukuran kecil yang memiliki huruf-huruf yang mengandung 5 unsur.


Qin Tong segera melemparkan gulungan kertas tersebut pada Wang Fei.


Dia tak menyadari bahwa Qin Tong sedang melakukan serangan kejutan, kini Wang Fei hanya bisa melihat gulungan kertas yang berputar-putar diudara dan terarah padanya.


Gulungan kertas tersebut meledak begitu ia berada sangat dekat dengan Wang Fei. Daya ledak dari gulungan kertas itu begitu kuat dan membuatnya terpental kebelakang sejauh puluhan meter.


Debu yang mengepul disekitar membuat jarak pandang diantara keduanya terbatas.


Darah bercucuran disemua bagian tubuh Wang Fei. Hanya menyisakan celana di tubuhnya.


Melihat hal itu Qin Tong tertawa lepas. "Hahaha! Sudah ku bilang kau lebih baik menyerah!" ucapnya sambil terbang cepat kearah Wang Fei.


Mungkin baginya Wang Fei sudah kalah dalam pertarungan ini, namun hal yang tak terduga terjadi.


Senyum di wajah Wang Fei terlihat amat menakutkan, aura ditubuhnya kemudian memancar dengan begitu kuat.


Wang Fei dengan cepat memproyeksikan ratusan pedang terbang berwarna biru yang mengarah pada Qin Tong.


Dengan cepat setiap pedang terbang tersebut menyerang Qin Tong dengan membabi buta. Dalam waktu singkat, Qin Tong kini juga mendapati situasi yang sama dengan Wang Fei.


Tubuhnya mendapatkan sayatan pedang yang dalam, setiap sayatan ditubuhnya mengandung energi Yin dan Yang yang menyebabkan regenerasi tubuhnya berjalan lambat.


Keduanya sama-sama terpojok, tak ada seorangpun dari mereka yang akan melakukan perlawanan saat ini.


Namun dalam beberapa saat kemudian Wang Fei kembali menyerang menggunkan pedang Icedragon, dengan cepat dia menebaskan pedangnya kearah Qin Tong.


"Pedang Pembunuh Iblis, Tebasan Iblis Zagan!"


Kepala Qin Tong langsung terlepas dari tubuhnya dan melayang diudara. Kejadian itu juga disaksikan oleh Feng Yu yang saat ini hanya bisa memandang Wang Fei dengan penuh ketakutan.


Setelah itu Wang Fei kembali menyarungkan pedangnya dan memasukannya kedalam cincin penyimpanan.


Tiba-tiba tersengar suara seseorang yang sangat keras dari arah belakang Wang Fei.


"Bajin*an kau! Aku akan membunuhmu!!"


...