
Waktu terus berjalan dengan lambat, Xue Jian perlahan menyelesaikan kesengsaraannya. Dalam waktu tiga hari tiga malam, dia telah menyelesaikan tiga kesengsaraan. Dan ini adalah kesengsaraannya yang terakhir.
"Kesengsaraan Hati Iblis, apakah aku bisa melewatinya?" gumam Xue Jian.
Kesengsaraan Hati Iblis bertujuan untuk meningkatkan kekuatan jiwa seorang Immortal. Jika mereka gagal di kesengsaraan ini maka mereka akan mati dan jiwa mereka akan dihancurkan.
Xue Jian pada akhirnya hanya bisa menghela napas dan membiarkan dirinya melewati kesengsaraan hati iblis.
Mulai dari sini Xue Jian tak pernah membuka matanya hingga berhari-hari lamanya. Lalu kemudian dia tidak pernah membukanya hingga satu minggu lamanya.
Disisi lain Wang Fei menyaksikan semua itu dari kejauhan di hutan belantara yang luas.
"Berapa lama lagi waktu yang akan dibutuhkannya dalam melewati kesengsaraan ini?"
Kesengsaraan Xue Jian berlangsung selama hampir satu bulan lamanya, sebelum riak spasial muncul disekitar tubuhnya.
Wang Fei yang tetap menyaksikan kesengsaraan gurunya selama satu bulan itu dikejutkan dengan Xue Jian yang melayang diudara dengan mata tertutup.
Tubuh Xue Jian kemudian terurai menjadi serpihan-serpihan cahaya yang sangat kecil.
"Jadi, pada akhirnya dia berhasil menembusnya?" Wang Fei merasakan sukacita didalam hatinya.
Dikehidupan sebelumnya dia tidak pernah menyaksikan seorang Immortal yang naik tingkat ke True God kecuali dirinya sendiri. Namun, walaupun Wang Fei menjadi True God dia tidak naik ke surga.
"Sangat disayangkan bahwa nantinya aku tidak akan pernah bisa menembus surga..."
Wang Fei kemudian berubah menjadi seberkas cahaya meninggalkan wilayah yang telah hancur lebur tersebut. Dia sudah merasa tenang setelah melihat gurunya berhasil menjadi True God.
"Waktunya aku menuju ke daratan utara!"
..................
Disebuah desa kecil yang berada dekat dengan Daratan Utara.
Seorang pemuda berjubah hitam memasuki desa tersebut dengan tergesa-gesa. Dibelakangnya juga tiba-tiba muncul beberapa orang yang sepertinya mengikutinya.
Sudah sekitar tiga minggu setelah Wang Fei menyaksikan gurunya menjadi seorang True God. Kini dia mendapatkan masalah baru yang sangat sulit untuk diatasi.
"Dua asosiasi yang lain di daratan tengah tidak membiarkan ku hidup setelah mereka mendengar aku telah bergabung dengan Asosiasi Awan Surgawi." gumam Wang Fei sambil terus mempercepat langkahnya. "Selama beberapa minggu ini aku terus ditargetkan dan banyak para ahli yang berniat membunuhku... Aku yakin mereka adalah orang-orang dari saingan asosiasi Awan Surgawi."
Wang Fei berusaha sebisa mungkin agar dia tidak dicurigai orang-orang sekitar. Namun, karena desa tersebut bukanlah sebuah desa besar dan hanya terdapat beberapa orang dijalanan membuat para ahli yang mengikutinya lebih leluasa untuk bergerak.
"Sekitar empat ratus kilometer dari sini terdapat kota yang lumayan besar, apakah aku akan kesana?" Wang Fei kemudian melirik kesampingnya. Dia mencoba untuk mencari tempat dimana terdapat kerumunan orang banyak. Dan hanya ada satu tempat, yaitu area perdagangan!
"Aku akan segera melarikan ketika para pembunuh itu tidak menyadariku."
Sebenarnya apa yang membuat Wang Fei takut adalah kekuatan para pembunuh yang memburunya setidaknya berada ditingkat True Foundation. Bahkan ada satu yang berada di tingkat Wanxiang. Mau tak mau Wang Fei harus menghindari pertarungan yang kemungkinan besar akan berat sebelah.
Ketika Wang Fei memasuki pasar yang terdapat ribuan orang disana, dia segera menyelinap kearah kerumunan manusia.
"Jangan biarkan dia kabur!" perintah salah satu ahli yang sebelumnya mengikuti Wang Fei.
"Baik." sekitar lima orang segera berpencar dengan cepat menyusuri pasar tersebut.
Disisi lain Wang Fei masih menentukan tempat dimana dia akan melarikan diri.
Sesaat kemudian Wang Fei tiba di dekat gerbang desa yang terbuat dari kayu. Dibelakang gerbang itu adalah tempat dimana banyak pegunungan yang membentang.
"Bagus, ini sudah cukup untuk ku dapat lolos dari mereka." batin Wang Fei dan segera melesat melompati gerbang dan terbang dengan kecepatan tinggi menuju pegunungan.
Para ahli yang terus mengintai dan menargetkan Wang Fei dikejutkan dengan kilatan cahaya dibelakang pasar.
"Itu dia! Cepat kejar dia!"
Lebih dari sepuluh orang yang berada di tingkat True Foundation segera bergerak dengan cepat berniat menyusul Wang Fei. Namun, karena keadaan pasar yang sangat padat akan manusia membuat mereka sedikit kesusahan.
Baru setelah tiba di gerbang desa paling belakang mereka terbang dengan kecepatan tinggi.
...............