
Wang Fei mulai memasuki hutan dan menelusuri kedalamnya. Dari awal dia masuk dia telah menjumpai beberapa ayam liar dan membunuhnya. Ini akan dia bawa pulang untuk dimakan bersama ayahnya.
Sudah sekitar 1 jam Wang Fei masuk hutan tersebut dan dia telah keluar dari wilayah Desa Pohon apel. Mulai dari sini adalah wilayah yang terlarang di luar desa.
Sebelum mulai menginjakan kaki lebih jauh, Wang Fei menatap sejenak hutan belantara didepannya. Aura yang ada disana sungguh mencekam, dikabarkan terdapat hewan buas didalam sana jika seseorang masuk lebih jauh lagi.
Wang Fei masih ingat dengan pasti dimana keberadaan Gua yang dia tuju tersebut. Menurut ingatannya, gua itu sudah tidak jauh dari lokasinya saat ini. Wang Fei kembali melanjutkan perjalanannya.
Setengah jam kemudian Wang Fei telah berada didekat sungai yang tidak terlalu kecil, dia melihat kearah dalam sungai. Kemudian dia melihat ada sesuatu yang berkilauan didalam sungai.
Wang Fei kemudian melepas pakaian bagian atasnya dan menceburkan diri kesungai yang dingin tersebut.
Kedalaman sungai tidak terlalu dalam, itu hanya sekitar satu setengah meter, dengan tinggi Wang Fei saat ini yang masih 125 cm itu sudah cukup untuk menyelam kedasar.
Didalam sungai, Wang Fei mengambil benda yang panjangnya sekirtar 50 cm lalu dengan segera dia naik kepermukaan.
"Hahh!"
Wang Fei segera naik dan mengeringkan tubuhnya, dia kemudian melihat pedang yang dia ambil didalam sungai.
"Sebuah pedang kecil yang sudah berumur begitu tua..." Wang Fei mendesah pelan.
Dia ingat dikehidupan sebelumnya dia menemukan pedang ini tanpa sengaja saat ia melarikan diri dari desa. Pedang ini menurutnya telah kehilangan pemiliknya puluhan tahun bahkan ratusan tahun yang lalu.
Melihat bahwa pedang tersebut tak berkarat walau terendam air sungai, ini menandakan kalau pedang ini merupakan Senjata kelas atas.
Wang Fei segera menyarungkan pedang yang tampilannya biasa saja itu menggunakan kain yang dia bawa dari rumah. Dia memang berniat kesini sebelum ke gua yang dia tuju dari awal.
Dengan cepat Wang Fei kembali mengenakan pakaiannya dan segera melanjutkan perjalanannya.
Hanya membutuhkan satu batang dupa untuk terbakar*, Wang Fei telah sampai ditempat yang dia tuju. Saat ini dia tepat berada didepan mulut gua yang mana sudah terasa hawa dingin yang menusuk kulit.
"Gua ini menyimpan tanaman herbal yang amat langka di daratan Tengah.... Bahkan itu sangat berguna untuk para kultivator Tingat Spirit Building sekalipun!"
Dengan segera Wang Fei meletakan barang bawaannya kedekat pohon dan bersiap untuk memasuki gua. Sebelum itu dia juga membuat api unggun yang akan menghangatkan badannya sebelum masuk.
Wang Fei menghangatkan badannya sebelum masuk karena didalam gua akan sangat dingin. Bahkan berkali-kali lipat lebih dingin daripada es!
Setelah duduk dan menghangatkan badan selama lima menit. Wang Fei menggenggam tangannya dan segera melangkah masuk kedalam gua.
20 meter...
25 meter...
30 meter...!
Saat ini Wang Fei tengah berusaha untuk melawan suhu dingin yang menusuk dirinya, ditempatnya saat ini pun terlihat gemerlap cahaya kuning yang terang dari dalam gua. Itu hanya sekitar 5 meter lagi saja!
"Sial! Ayolah!"
Langkah kaki Wang Fei menjadi kaku karena saking dinginnya ditempat itu. Nafasnya terengah-engah, dia hampir kehabisan nafas disana.
10 menit perjuangan Wang Fei demi meraih sebuah Ginseng Emas dari dinding gua yang sebelumnya hanya berjarak 5 meter. Dia secepatnya mengambil Ginseng Emas dan memasukannya kedalam karung.
Setelah 5 Ginseng Emas terkumpul didalam karung, Wang Fei sepertinya sudah hampir kehilangan kesadarannya. Gerakan tubuhnya menjadi semakin lambat.
Segera dia kemudian berjalan kearah luar gua, bahkan untuk perjalanan pulangnya saja itu memakan waktu hingga 10 menit dikarenakan langkah kakinya yang sudah kaku.
Setelah Wang Fei keluar dari gua tersebut dan tubuhnya terpapar sinar matahari, dia mengerang karena panas yang merasuk kedalam tubuhnya.
"Ughhh!!"
Setelah beberapa saat membiasakan diri, akhirnya Wang Fei mendapatkan ketenangannya walau tubuhnya masih terasa seperti dibakar.
Ketika dia melihat karung yang berisi 5 Ginseng Emas, senyum tipis muncul dipipinya. Dia cukup senang karena telah mendapatkan 5 ginseng emas dalan sekali gerak. Setidaknya itu dapat menggantikan rasa sakitnya itu.
Dalam satu hari, Wang Fei berhasil mengumpulkan sebanyak 28 Ginseng Emas. Dan ketahanannya terhadap suhu dingin meningkat drastis. Bahkan pada saat terakhir dia mengambil Ginseng Emas dari gua, dia bisa mengambil 10 Ginseng sekaligus.
Saat malam hampir tiba, dia bergegas kembali kedesa saat itu juga. Jika dia tinggal disini sampai malam itu akan sangat berbahaya mengingat terdapat banyak sekali hewan buas diwilayah ini.
.....
Note:
*Satu batang dupa untuk terbakar : sekitar 15 menit