God Heaven

God Heaven
Eps 06 - Papan Kayu Besi -



"Hmm! Aku akan langsung pulang setelah ini. Aku akan mencoba memakai pedang Icedragon ini dan akan mencoba beberapa teknik pedang..." Wang Fei menarik pedang yang ada di pinggangnya.


'Swoss.....


"Ini mengagumkan...! Aku hanya menarik pedangnya dari sarungnya dan sudah terasa hawa dingin yang menyayat hati!" Wang Fei bergumam pada dirinya sendiri sambil memandang pedang yang ada di tangannya.


Swiisss... Swiisss... Swiiss


Wang Fei mengayunkan Icedragon Swordnya dengan lihai. "Hahh... Mulai sekarang aku harus melatih teknik berpedangku... Memang gerakan gerakan yang kulakukan sangat akurat, tapi jika pada pertarungan sesungguhnya gerakan pedangku akan menjadi kaku... Jadi sangat penting bagiku untuk melatihnya lalu mempraktekannya."


Wang Fei dikehidupannya adalah seorang pendekar yang sangat kuat sehingga bisa menaklukan bumi dengan kekuatannya, dan pengalaman pertarungan hidup dan matinya sangat banyak, ratusan bahkan ribuan pertarungan hidup dan mati menyebabkannya sangat mungkin mendominasi lawan 1 atau 2 tingkat diatas kekuatannya.


"Hm! Baiklah aku akan mempraktekan salah satu jurus yang ada didalam kitab 'Kaisar Naga' dengan pedang ini. "


'Shhh... Shhh'


Wang Fei menutup matanya dan mengayunkan 2 tebasan pedang ke pohon yang ada di depannya.


*Srrkk....... Braaakkkk!!


Pohon yang ada didepan Wang Fei tumbang dan terbelah menjadi 3.


"Benar-benar pedang tingkat pusaka bumi! Pohon yang ada didepanku terpotong dengan mudah seperti membelah angin dan pohon ini langsung membeku saat terkena serangan dari pedang ini, hebat!" Wang Fei berkata dengan ketidak percayaan di wajahnya sambil memandang pedang Icedragon ditangannya.


"Ini artinya aku harus menyembunyikan pedang ini dari orang lain, agar tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan. Sepertinya aku harus membeli pedang dengan tingkat tinggi? Baiklah aku akan menyimpan pedang Icedragon dan membeli pedang baru yang kualitasnya lebih rendah dari Icedragon Sword." Wang Fei memasukan pedang icedragon kedalam cincin penyimpanannya dan melangkah maju kedepan.


"Aku akan mengunjungi pasar didekat sini untuk membeli pedang yang kubutuhkan." Wang Fei berjalan lurus menuju desa tempatnya tinggal dan mengunjungi pasar untuk membeli pedang. Kualitas senjata yang berasal dari desa biasanya tingkat rendah dan tingkat Rata-rata atau kualitas tinggi jika ada, tapi hanya sedikit yang menjualnya didesa yang terpencil ini.


Setelah berjalan sekitar 1 jam, Wang Fei sampai di pasar yang dia tuju.


Terlihat banyak orang yang ada di pasar ini, memang tempat yang ditinggali Wang Fei merupakan desa, tapi jumlah penduduknya berjumlah 25 - 28 ribu orang dan mencakup wilayah sekitar 250 kilometer persegi termasuk hutan dan pemukiman.


"Waahh... Pasar ini banyak juga yang menjual senjata, senjata biasa, senjata pendekar dan beberapa potion untuk menyembuhkan penyakit. Hmm?" Wang Fei menoleh ke arah pedagang yang menjual senjata dan berbagai peralatan untuk pendekar, penjualnya merupakan kakek tua dan memiliki rambut putih dan panjang menjuntai ke pinggangnya.


"Permisi... Boleh saya lihat barang apa saja yang anda jual?" Wang Fei berkata dengan lembut kepada kakek tua itu.


"Ya... Silahkan dilihat pendekar muda."


Kakek tua itu sedikit tersenyum kepada Wang Fei.


Wang Fei sedikit kaget dan menaikan alisnya saat mendengar kakek tua itu bicara, "Hah...?! Dia tau kalau aku merupakan seorang pendekar? Padahal aku telah menyembunyikan Aura ku dengan baik, apakah kakek ini bisa mengetahui tenaga dalam yang kumiliki? Sepertinya kakek ini merupakan seorang pendekar tingkat Qi Foundation atau bahkan True Foundation! Aku tidak boleh macam-macam dengan kakek tua ini..." batin Wang Fei sambil melihat kearah kakek tua itu.


"Sudahlah aku akan memilih senjata yang ada dihadapanku, mungkin aku akan mengukur kualitas dari beberapa barang juga?" Wang Fei memandang kearah dimana barang-barang itu diletakan. Dia melihat satu-persatu senjata yang ada didepannya sampai dia melihat senjata pedang dengan penampilan yang polos tapi dia merasakan aura yang dipancarkan pedang itu seperti aura senjata tingkat tinggi tapi lebih tinggi sedikit, dibawah Pusaka Biasa.


"Matamu cukup tajam juga, aku akan melepasnya dengan harga 250 keping emas."


Wang Fei terkejut dengan harga yang diberikan oleh kakek tua itu. Biasanya harga senjata tingkat tinggi hanya berkisar antara 100 sampai 150 keping emas untuk harga tertinggi, tapi senjata ini dihargai 250 keping emas? Sungguh harga yang mahal untuk ukuran senjata tingkat tinggi.


"Aku tidak memiliki uang sebanyak itu, tapi aku ada barang yang bagus untukmu, tapi itu terlalu mahal untuk pedang ini, mungkin aku akan memilih beberapa barang lagi." ucap Wang Fei kepada kakek tua itu.


"Tidak masalah, selama barang yang kau maksud setara dengan harga yang diberikan."


Barang yang Wang Fei maksud tentu saja adalah Ginseng Emas. Ginseng Emas adalah herbal langka tapi Tidak terlalu berharga jika dibandingkan Dengan Ginseng Lotus Api yang Wang Fei dapatkan. Jika ditukarkan dengan uang Ginseng Emas memiliki harga 400 keping emas persatu buahnya.


Wang Fei kembali melihat-lihat barang yang ada di depannya.


Wang Fei melihat papan kayu besi di jajaran barang barang jualan itu dan mengambilnya.


"Ini... Ini... Ini adalah ruang dimensi dengan skala waktu 12:1!!" Wang Fei berteriak dal hati karena dia mendapatkan barang berharga yang bahkan sepuluh kali lebih berharga dibanding icedragon sword miliknya, yaitu Benda yang dapat memasukan seseorang kedalam dunia buatan dengan skala waktu yang berbeda dari dunia nyata dan ruang dimensi yang dia temukan berskala 12:1 yang artinya 1 hari didalam ruang dimensi itu sama dengan 2 jam didunia nyata.


"Berapa harga papan kayu besi ini, sepertinya barang ini beguna untuk membuat tameng" tentu saja Wang Fei mengada-ada bahwa papan kayu besi yang dipegangnya berguna untuk dibuat menjadi tameng agar tidak ketahuan bahwa itu adalah ruang dimensi lain.


"Hmm... Kau menginginkan itu untuk membuat tameng? Tapi aku tidak bisa memaksamu, padahal kayu itu sudah berusia 10 ribu tahun dan kau jadikan tameng? Tapi kayu itu cukup kuat juga sih, sayangnya aku tidak menemukan fungsi apalagi yang ada didalamnya jadi aku menjualnya, untuk mu papan kayu besi ini kuhargai 140 keping emas."


Wang Fei terkejut mendengar penjelasan dan harga yang diberikan oleh kakek tua itu. Wang Fei mendengar bahwa kayu itu sudah berumur 10 ribu tahun? Itu artinya papan kayu besi itu adalah barang kuno yang ditinggalkan dari zaman kekacauan. Dan dia hampir berteriak karna harga yang ditawarkan kakek tua ini hanya 140 keping emas untuk ruang dimensi? Itu harga yang sangat kecil! Ruang dimensi pada umumnya dihargai sepuluh juta keping emas! Sebuah keberuntungan bagi Wang Fei bisa membelinya dengan harga yang murah sangat murah!


"Kalau begitu aku ambil pedang dan papan kayu besi ini. Aku akan menukarkannya dengan sebuah Ginseng Emas." bisik Wang Fei pada kakek tua itu.


"Apa?! Kau memiliki ginseng emas?" kakek tua itu bertanya kaget kepada Wang Fei.


"Ya... Aku memilikinya, aku mempunyai 3 buah ginseng emas dan aku akan menukarkan 1 buah Ginseng Emas dengan barang-barang yang aku beli ini. Jadi apakan anda bersedia menerimanya?"


"Tentu saja aku bersedia! Ginseng emas sangat langka dan khasiatnya luar biasa bagi seorang pendekar tingkat True Foundation sekalipun. Baiklah kau boleh mengambil barang yang kau pilih tadi dan berikan aku ginseng emasnya." kakek tua itu berkata dengan mata yang berbinar-binar.


"Aku kira kakek ini memiliki tingkat kultivasi yang tinggi, mungkin hanya dugaanku saja?" Wang Fei mengeluarkan 1 buah ginseng emas di dalam cincin penyimpanannya, dan memberikannya kepada kakek tua dihadapannya.


"Ini ginseng emasnya."


"Terimakasih pendekar muda, silahkan datang lagi padaku!" kakek tua itu menerima ginseng emas yang diberikan Wang Fei.


Wang Fei hanya tersenyum lalu berbalik pergi meninggalkan pasar, dia berbiat untuk pulang kerumah saat ini.


.......