
Rubah Merah berkali-kali mengangguk untuk meyakinkan Wang Fei tentang apa yang barusan ia katakan. Memang kata-kata sebelumnya sangat sulit diterima, namun memang itu kenyataannya!
"Kau sendiri masihlah hanya setitik debu didunia ini, wajar kau tidak mengetahui sesuatu seperti itu..." ucap Rubah Merah kepada Wang Fei.
Semua itu memang sangat dipahami Wang Fei, tapi apa yang sebenarnya dia ragukan adalah apa sebenarnya alam bawah sadar seorang manusia memang seluas jagat raya? Jelas dia tidak bisa menjawab hal itu.
"Senior, dengan kata lain kau membuat alam milikmu sendiri didalam tubuhmu?"
"Ya, sepertinya kau mulai paham."
Wang Fei menahan nafas mendengar perkataan Rubah Merah. Dia mulai berpikir apakah seluruh dunia tempat dia tinggal ini juga berada didalam tubuh seorang makhluk?
Wang Fei memilih untuk tak mempertanyakan persoalan itu lebih lanjut, dia kemudian memandang Rubah Merah dengan serius.
"Aku ingin bertanya satu hal lagi... Apakah waktu didunia ini sama dengan yang diduniaku berasal?" tanya Wang Fei.
Rubah merah mengerutkan dahinya dan segera mencari tempat yang lumayan luas. "Apa kau mengerti tentang hukum waktu didunia ini? Jika kau belum mengerti maka lihatlah aku baik-baik... "
Wang Fei kemudian menuruti perintah Rubah Merah tersebut dan kini dia hanya menyaksikannya dalam diam dan penuh dengan semangat. Menurut Wang Fei apa yang dibicarakan Rubah Merah mungkin akan sangat berguna nantinya.
"Baiklah, aku akan menjelaskannya dari awal. Apakah menurutmu semua dunia ini ukurannya sama? Tidak bukan? Nah, karena ukuran yang berbeda maka tekanan yang dimiliki oleh setiap dunia juga berbeda-beda. Ini membuat perputaran ruang dan waktu diantara dunia yang lain menjadi bertabrakan, inilah yang menyebabkan seorang kultivator sangat mustahil untuk menyeberang kedunia yang lain. Semua itu terjadi karena badai diluar atmosfer dunia itu sendiri. Jika seseorang tetap ngotot untuk memasukinya maka hanya akan ada kematian yang menunggu jika ingin melakukan hal tersebut."
Dari penjelasan Rubah Merah itu membuat Wang Fei sedikit mengerti tentang hukum waktu didunia ini, namun pemahamannya saat ini masih jauh dari cukup. Untuk merobek ruang dan waktu juga harus menguasai perubahan unsur dunia secara mendalam, jika tidak maka untuk merobek ruang dan waktu itu tidak akan bisa sama sekali.
"Jadi intinya aku hanya perlu memahami hukum waktu tersebut untuk keluar dari sini. Masalahnya aku masih tidak tahu ukuran dari dunia ini, mungkin aku akan melakukan perjalanan memutari dunia ini dan membandingkannya dengan duniaku berasal." Wang Fei segera mengambil posisi dan siap untuk terbang diudara. Rubah Merah yang berada dibawah pun juga ikut terbang bersamanya.
Wang Fei terbang bagai burung elang yang menguasai langit, dia bergerak sangat cepat menembus awan. Sesekali Wang Fei menambah kecepatannya dan melintasi hutan belantara dibawahnya.
"Huh...! Ini melelahkan juga, aku harus berhenti beberapa kali untuk mengelilingi dunia ini." ucap Wang Fei yang nafasnya masih terengah-engah. Terbang dengan kecepatan tinggi untuk waktu yang lama benar-benar menguras energi Ki miliknya, ini membuatnya harus berhenti setiap 5 jam sekali saat perjalanannya.
Dia juga telah mengetahui keliling dunia ini, setidaknya dunia dia berpijak saat ini memiliki keliling 70 ribu kilometer. Keliling seperti ini jauh lebih kecil dari dunia Wang Fei berasal. Bahkan mungkin dunia ini tak dapat seper seribu pun dari dunia yang selama ini dia tinggali.
"Untuk saat ini aku hnya bisa mengatakan perputaran waktu didunia ini sangat cepat dibanding duniaku berasal. Untuk lebih jauhnya aku masih belum bisa memperkirakannya." memang saat ini kondisi tubuh Wang Fei sedang tidak stabil, namun hal tersebut tak membuatnya herhenti untuk mencari cara keluar dari dunia ini.
Seperti yang telah dikatakan Rubah Merah, dunia ini adalah dunia yang paling berbahaya diantara 4 dunia yang dijadikan ujian untuk pewaris harta magis Immortal Yuan, sebab itulah Wang Fei menyiapkan dirinya lebih lagi daripada sebelum dia mengetahui kebenaran tentang itu.
Wang Fei mengenakan mantel yang terbuat dari bulu serigala yang merupakan hewan buas tingkat Xiantian. Berdasarkan amatan Wang Fei, mungkin semua tempat didunia ini mengandung unsur energi Yin yang cukup besar, besar kemungkinan dihutan ini terdapat hewan buas yang kebal terhadap energi Yin. Wang Fei juga melapisi tubuhnya dengan aura Spirit Essence api untuk menghangatkan tubuhnya.
"Ini mungkin akan berbahaya, tapi setidaknya aku akan mencari gua untukku istirahat malam ini." Wang Fei sangat tahu tentang kondisi tubuhnya saat ini, meski dia cukup kelelahan dengan perjalanan yang panjang barusan tapi nyatanya dia masih bisa bergerak dengan bebas. Namun kondisi mentalnyalah yang saat ini menyiksanya, Wang Fei merasakan sakit kepala yang berat saat memikirkan sesuatu yang diluar perkiraannya. Ini membuatnya tak mempunyai pilihan lain selain mencari tempat untuk beristirahat.
Setetah menyusuri hutan cukup lama, Wang Fei menemukan sebuah gunung yang tidak terlalu tinggi dan memiliki gua yang kecil dibawahnya. Karena langit sudah mulai gelap Wang Fei segera memasuki gua tersebut untuk memulihkan tubuhnya.
Namun setelah Wang Fei berada tepat didepan mulut gua, dia dikejutkan dengan banyaknya Spirit Stone yang menumpuk dikedalaman gua. Pemandangan seperti ini membuat Wang Fei membuka lebar matanya.
"I-Ini... Spirit Stone dengan kualitas Tinggi!" Wang Fei yang masih dalam keadaan terkejut itu mencoba melangkahkan kakinya untuk memasuki gua.
Slash!
Dari sisi mulut gua tiba-tiba datang sebuah anak panah yang melesat dengan sangat cepat dan menggores pipinya. Wang Fei langsung bergerak mundur dan menyadari ada semacam jebakan digua ini.
...