
Persiapan yang dilakukan Wang Fei sudah cukup. Li Yan yang juga mempersiapkan diri untuk pergi ke sekte Pedang Abadi juga sepertinya sudah siap. Wang Fei akan pergi besok setelah ayahnya sembuh, menurutnya ayahnya bisa menggunakan Energi Ki seperti biasa dan mampu untuk bertahan jika terjadi sesuatu.
"Mungkin aku terlebih dahulu mengambil beberapa Apel surgawi sebelum berangkat?" Wang Fei mengelus dagunya. "Baiklah, aku akan mengambil beberapa."
Setelah itu, Wang Fei pergi ke tempat diamana Pohon Apel Surgawi tumbuh dan memetik beberapa darinya.
"Mungkin 20 buah sudah cukup? Aku juga masih menyisakan beberala Apel surgawi waktu itu." Wang Fei memasukannya kedalam cincin penyimpanannya lalu kembali kerumahnya.
Siang dan malam berlalu begitu cepat. Hari dimana Wang Fei dan Li Yan akan pergi pun telah datang.
"Fei'er, kau harus berjuang dengan keras. Aku yakin dengan bakatmu, kau bisa mengejutkan seluruh dunia." Kata Wang Chou.
Wang Fei hanya mengangguk pelan lalu mengeluarkan 10 kantong uang dari cincin penyimpanannya.
"Ayah, didalam sini ada 30.000 keping emas. Aku memberimu ini sebelum kita berpisah."
Wang Chou menerimanya, dia tidak menyangka kalau Wang Fei memiliki uang yang banyak dari hasil dia berkelana dulu.
Wang Fei dan Li Yan pamit, mereka berdua mulai berlari dengan kencang.
Wang Chou hanya menatap sosok mereka yang perlahan menghilang dari balik hutan. "Aku akan menunggumu."
....
Perjalanan Wang Fei kali ini sedikit sulit dibanding biasanya. Hewan buas yang menyerang mereka berdua memiliki kemampuan yang tinggi, setidaknya terdapat beberapa hewan buas yang mengimbangi Qi Foundation.
Mereka menempuh perjalanan dari desa Pohon Apel ke sekte Pedang Abadi hampir selama 1 minggu.
"Seharusnya sudah dekat." Wang Fei memimpin Li Yan untuk menemukan sekte Pedang Abadi. Mereka tidak mempunyai peta dan bahkan Wang Fei tak perlu membeli sebuah peta. Dia cukup yakin karena hampir mengingat semua jalan di kehidupan lalunya.
"Dulu sekte Pedang Abadi musnah ketika aku berumur 18 tahun." Wang Fei kembali mengingat masa kelam Sekte pedang abadi saat itu. Mengingat kalau sekte tersebut tidak memiliki satu orang pun Wanxiang, menyebabkan kekuatan sekte pedang abadi sedikit dibawah sekte lain, misalnya Sekte Tombak Angin dan sekte Pedang Legenda.
"Tapi mengingat kehadiranku kali ini, sepertinya peperangan akan terjadi lebih cepat. Aku harus mempersiapkannya dalam waktu 5 tahun kedepan."
Li Yan sempat bingung dengan jalan yang mereka lalui. Sepanjang jalan, hanya terdapat jalan setapak yang terlihat tak dilalui banyak orang namun Li Yan berpendapat kalau Wang Fei memang sengaja memilih jalan ini karena rutenya lebih cepat.
Mereka berdua berlari kedepan selama 10 menit sampai akhirnya terlihat sebuah daratan yang lebih rendah dari yang mereka injak.
"Sebuah lembah..."
Li Yan cukup terkejut karena mereka menuju sebuah lembah yang curam. Namun disisi lain Wang Fei tersenyum lebar.
Di lembah itu terdapat banyak bangunan yang terlihat kuno, bahkan beberapa bangunan nampak seperti pagoda yang menjulang tinggi kelangit. Wilayahnya dikilingi oleh pembatas berupa tembok batu, di gerbangnya terdapat tulisan 'Imperial Sect'. Jelas kalau disana adalah sekte Pedang Abadi yang merupakan Sekte kerajaan.
Wang Fei masih tersenyum lembar sambil menatap pemandangan dibawahnya.
Sesaat setelah mereka berdua didepan Gerbang, 2 penjaga yang terlihat sedikit berkemampuan itupun langsung menghalangi mereka.
"Berhenti, apa tujuan kalian datang ke sini?" Tanya salah seorang penjaga gerbang.
Wang Fei menggaruk kepalanya. Dia tahu kalau penerimaan murid di sekte pedang abadi hanya diadakan setiap 4 tahun sekali, dan itu sudah terjadi tahun lalu saat Wang Fei masih berkelana.
Namun jika mempertimbangkan kemampuan Wang Fei dan Li Yan, mungkin para tetua di sekte ini bisa menerima mereka sebagai murid dalam.
"Senior, aku kesini berniat bertemu salah seorang ketua bernama Yan Hu. Aku sedikit mengenal ketua Yan." Kata Wang Fei kepada penjaga didepannya.
Tentu penjaga itu tidak langsung mempercayai perkataan Wang Fei, karena Ketua Yan meruakan seorang yang penyendiri. Mendengar kalau seorang anak berusia 12 tahun mengatakan kalau dia mengenal Ketua Yan membuat para penjaga itu tidak bisa percaya.
"Kalau kau hanya ingin membuat masalah, maka pergilah anak muda."
Sesuai berkata begitu, salah seorang penjaga gerbang pun menghampiri Wang Fei.
"Kau tidak usah mepedulikannya omongannya. Aku bisa melihat bahwa kau memiliki sedikit kemampuan, bagaimana kalau kau kesini pada saat penerimaan murid 3 tahun lagi?" kata salah seorang penjaga.
Walau penjaga yang satu ini lebih ramah dari temannya, Wang Fei tidak bisa menunda waktu selama itu, 3 tahun adalah waktu yang cukup bagi Wang Fei untuk mencapai tingkat Wanxiang.
Li Yan menarik baju Wang Fei, raut wajahnya menjelaskan kalau mereka tidak seharusnya berurusan dengan orang-orang sekte pedang abadi. Namun Wang Fei justru memasang ekspresi yang santai dan terlihat tenang.
"TUA YAN HU! APAKAH KAU DISINI?"
Tiba-tiba Wang Fei berteriak sambil mengucapkan nama Yan Hu ke dalam sekte. Wang Fei juga memasukan energi Ki kepada suaranya dan membuatnya menjadi lebih keras. Sikap Wang Fei tentu menarik perhatian murid sekte yang ada didalam, bahkan mereka mencoba untuk mengetahui situasi yang terjadi.
Para penjaga itu terlihat ketakutan saat Wang Fei berteriak seperti itu.
"Kau! Apakah kau mau mati?! Menyebut Ketua Yan seperti itu hanya akan mendatangkan kematian!" seru penjaga gerbang yang dibelakang.
Li Yan yang dari tadi hanya memperhatikan Wang Fei kini juga terkejut dengan sikapnya.
Tidak lama setelah itu datang seorang pria sepuh yang terlihat tua.
Pria sepuh itu mengenakan jubah putih yang longgar, wajahnya keriput dan terlihat seperti orang yang berusia 50 tahun. Namun umur sebenarnya jauh dari itu!
Pria sepuh itu terus berjalan kearah Kelompok Wang Fei dan akhirnya berhenti beberapa langkah darinya.
Wajah Pria sepuh itu tampak memerah dan terlihat marah, pupil matanya menyusut saat memandang Wang Fei.
"Siapa yang berani Menghinaku?!"
................