God Heaven

God Heaven
Eps 41 - Uji Coba -



Bekas ledakan besar itu jika dilihat dari atas akan membentuk sebuah lingkaran yang mempunyai diameter yang begitu besar


Tak hanya pengawas itu yang terkejut, tapi Li Yan juga terlihat lebih terkejutnya.


"Ini... Benar-benar menakjubkan... Ini adalah penemuan besar! Dunia harus tau!" ucap pengawas itu tiba-tiba.


.....


Ruangan Khusus para ketua pedang Sekte Pedang Abadi.


Saat ini para ketua pedang sedang mengadakan rapat bulanan mereka yang membahas tentang permasalahan sekte.


"Aku kira anak yang bernama Wang Fei itu memiliki umur yang lebih tua dari kita, tapi diluar dugaan ternyata dia baru 12 tahun."


"Ya, aku merasa malu memanggilnya senior waktu itu."


"Hmm? Mengapa tidak? Jika dia mempertaruhkan nyawanya demi menjaga sekte ini, maka itu sudah bagus."


Para ketua pedang sedang berbincang-bincang dengan gembira.


Namun beberapa saat kemudian mereka dikejutkan dengan sura ledakan yang membahana.


Boommm!!!


Saat bunyi ledakan itu terdengar, seisi ruangan terasa bergetar karena gelombang yang dihasilkannya.


"Apa yang terjadi?!!"


"Kita harus segera keluar memeriksanya!"


Para ketua pedang yang berjumlah 10 orang itu bergegas keluar untuk memastikan sesuatu.


"Disana!"


Salah satu ketua ledang menunjuk area pegunungan yang ditutupi kabut tebal. Itu sudah jelas jika mereka dapat mengetahuinya dengan sekali lihat, itu karena pengalaman mereka yang luar biasa banyak untuk memastikan keadaan sekelilingnya.


Para ketua pedang itu langsung terbang dengan tergesa-gesa kearah lembah didekat sana.


Setelah kabut tebal digunung itu menyebar, betapa terkejutnya 10 ketua pedang itu saat melihat gunung besar yang disana diledakan sampai hanya tersisa setengahnya.


"Siapa yang meledakan gunung itu?! Apakah ada pertarungan didekat sana?"


Banyak pertanyaan mulai melintas dipikiran ketua pedang yang ada disana. Memikirkan kalau ledakan itu begitu dahsyat, mereka hanya berasumsi kalau ledakan itu disebabkan oleh seorang Wandering Soul yang mencoba jurus barunya.


Namun salah satu ketua pedang melihat kelompok Wang Fei di dekat lembah. Para ketua pedang pun sambil berpandangan sebelum mengahampiri Wang Fei.


"Ini... Apa yang seberarnya terjadi saudara Fei?" tanya ketua Yan dengan gugup.


"Ohh? Kau sudah datang rupanya. Seperti yang para ketua lihat, aku sedang menguji coba dinamit penemuanku. Lihatlah, gunung itu diledakan dengan mudahnya!" kata Wang Fei sambil membusungkan dadanya.


Para ketua pedang terpaku dengan pernyataan Wang Fei. Jika benar gunung sebesar itu diledakan oleh bom, maka ini adalah penemuan yang luar biasa.


Para ketua pedang menganggukan kepala mereka.


"Wang Fei, aku yakin kalau kau ingin namamu terkenal, kan?" kata Ketua Yan. "Kalau memang seperti itu, maka dengan penemuanmu kali ini, orang-orang akan sangat mengenal dan menyanjungmu. Apakah kau mau kami membantumu?"


Wang Fei menganggukan kepala tanda setuju.


Ketua Yan mulai tersenyum. "Haha... Baiklah, 2 bulan lagi akan ada pameran di kota Zuhui ini, aku sarankan kau mengikutinya atas nama Sekte Pedang Abadi, pasti akan banyak orang yang melirik barang yang kau bawa."


Wang Fei juga berpikiran seperti Ketua Yan, dalam hal itu jika dia berhasil, maka dia akan mendapatkan 2 keuntungan. Salah satunya adalah kedudukannya akan naik dan reputasi sekte yang meningkat. Sangat penting bagi sekte yang berkembang untuk memiliki reputasi yang bagus, karena hal itulah Yan Hu menyarankan agar Wang Fei membawa nama Sekte Pedang Abadi saat ikut serta di pameran.


Para ketua pedang juga menyetujui saran dari Yan Hu tersebut. Ketua pedang yang hadir pun menjadi penasaran bagaimana penampakan Bom yang dapat meledakan gunung dengan mudah.


Wang Fei memang mengeluarkan bom yang memiliki kualitas sedikit lebih rendah, tapi dia menjelaskan kepada para ketua pedang bahwa bom seperti itu dapat membunuh Core Foundation Puncak dengan serangan ledakannya.


Saat percobaan kedua, Wang Fei menggunakan bom itu. Dia meletakannya di atas gunung yang sudah hancur tersebut.


Para ketua pedang juga ikut bersama Wang Fei untuk melihat bagaimana cara pemakaian dinamit tersebut. Awalnya mereka terkejut dengan apa yang ada di permukaan Bom, bagi mereka sprit stone kurang berguna di bidang teknologi. Tapi kenyataan yang sebenarnya, sporit stone merupakan unsur yang pling penting di bidang ini pada kehidupan pertama Wang Fei.


Setelah Wang Fei selesai mengaktifkan Bom, dia menyuruh para ketua untuk segera menjauh dari area ledakan.


Mereka memilih tebing yang cukup tinggi untuk melihat proses ledakan. Memang Bom Waktu kali ini lebih lemah dari sebelumnya, tapi kekuatan ledaknya juga tidak bisa dianggap remeh.


"10 detik lagi." Wang Fei memberi isyarat kepada semua ketua pedang untuk memperhatikannya dengan jelas.


Sepuluh detik berlalu. Sekali lagi gunung itu di tutupi oleh cahaya putih, lalu perlahan menjadi lebih terang dan memunculkan sebuah ledakan.


Bomm!!


Ledakan yang keras itu membuat para ketua pedang menelan ludahnya. Setelah beberapa saat, debu yang mengepul disekitar gunung mulai memudar.


Ledakan yang diakibatkan oleh dinamit itu menimbulkan sebuah kubangan yang sangat besar.


Ketua pedang yang ada disana pun tak mampu berkata-kata lagi.


"Ini..."


"Sepertinya benda itu akan menjadi senjata yang paling menakutkan...?"


Semua ketua pedang benar-benar merasa takjub dengan apa yang mereka lihat. Namun sebaliknya, Wang Fei masih terlihat tenang di tengah mereka yang masih tak dapat bergerak.


Setelah hari itu, para ketua pedang sepakat untuk Wang Fei mengikuti pameran yang akan di selenggarakan 2 bulan lagi.


....


Daratan Selatan. Kerajaan Tianzhou.


Di istana saat ini terlihat banyak sekali orang yang memakai armor besi tebal. Mereka berbaris dengan rapi di tengah lapangan yang luasnya hampir 10 kilometer. Nampaknya kerajaan Tianzhou sedang mengumpulkan semua prajurit mereka saat ini untuk melakukan sesuatu.


Salah satu tempat yang tinggi di depan lapangan, terlihat seorang pria paruh baya yang memakai jubah emas. Dengan suaranya yang lantang dia berseru kepada seluruh orang yang ada dibawahnya.


"Mulai hari ini, kerajaan Tianzhou akan menjadi penguasa daratan selatan! Dengan pasukan kita yang mencapai 2 juta prajurit..." kata pria paruh baya itu dan berhenti berkata sejenak. "Kita akan berperang melawan 2 kerajaan lain dan membuat mereka tunduk demi menemukan 7 kitab dewa yang tersebar didunia ini!!"


Para prajurit menjadi heboh, sorak sorai yang menggema di seluruh kerajaan membuat semua orang ketakutan.


"Kerajaan Tianzhou akan naik kepuncak!!"


...........