
Hari ini adalah hari dimana Wang Fei dan Li Yan bisa membuat teknologi mereka sendiri dan bereksperimen sendiri. Raut wajah Wang Fei menunjukan bahwa dia sangat senang saat ini.
"Hehe.. Aku bahagia sekali hari ini. Jika projek ini berhasil, maka aku akan kaya raya dalam sekejap!"
Wang Fei yang kala itu sedang memilih bahan-bahan untuk membuat benda berteknologi, menghayal tentang apa yang akan terjadi jika dia berhasil membuat apa yang dia inginkan.
"hehe... Untuk percobaan pertama, aku akan membuat, Dinamit!"
Dinamit adalah suatu peledak yang memiliki daya ledak sangat tinggi, bahkan mungkin saja daya ledaknya menyamai seorang Qi Foundation yang bunuh diri.
Dinamit juga sangat mudah dibuat jika tahu seperti apa tekniknya. Wang Fei sendiri sudah pernah membuat beberapa dirumah saat tidak memiliki waktu luang. Namun semua usahanya gagal karena keterbatasan bahan yang tersedia.
"Untuk kali ini aku pasti akan berhasil membuatnya."
Ini adalah hari pertama Wang Fei diperbolehkan untuk membuat sesuatu, jadi ada pengawas yang memandu mereka melakukannya.
Pengawas itu terus memandang Wang Fei yang mulai merakit bahan-bahan yang ada dimejanya. "Apa yang dilakukannya?"
Wang Fei sendiri memasukan energi Ki miliknya untuk menjadi daya ledak dari bom itu. Walau dia hanya memasukan sedikit energi Ki, namun bom itu sudah cukup untuk membuat Core Foundation Menengah terbunuh mengenaskan.
"Dinamit memiliki daya ledak yang hebat, namun untuk saat ini aku tidak bisa membuatnya terlalu banyak karena kekuatan jiwaku terlalu lemah."
Kekuatan Jiwa juga merupakan Faktor yang penting dalam pembuatan Dinamit. Kekuatan jiwa seseorang dapat mempengaruhi kualitas dari Bom tersebut, dan karena Wang Fei memiliki kekuatan jiwa yang lemah, maka dia juga hanya bisa membuat Dinmit yang lemah.
Setelah cukup lama Wang Fei membuat Bom Waktu, akhirnya dia menyelesaikannya.
"Sudah selesai. Selanjutnya aku akan memasukan 5 spirit stone kedalamnya." saat Wang Fei mencoba membuat Bom dirumahnya, dia tidak bisa menyelesaikannya dengan sempurna karena spirit stone yang dia punya sudah habis. Wang Fei berpikir kalau mengandalkan energi Ki nya mungkin bisa menutupi kekurangan itu, tapi tampaknya itu mustahil saat ini.
Pengawas yang dari tadi memperhatikan Wang Fei, terkejut dengan apa yang dibuat Wang Fei.
"Sebuah Bom? Apa-apaan dia, Bom itukan merupakan senjata pembunuh yang tak memerlukan ilmu teknologi sedikitpun?"
Pengawas itu mencoba melihat lebih teliti lagi kepada bom yang di buat Wang Fei. Karena penasaran, akhirnya dia menghampiri Wang Fei.
"Wang Fei, apa yang kau buat?"
Mendengar pertanyaan itu, Wang Fei langsung memalingkan kepalanya. "Oh? Yang aku buat adalah bom, tapi ini sedikit berbeda."
Alis pengawas itu mulai naik. "Sedikit berbeda? Apa fungsinya?"
"Bom ini dinamakan Dinamit, dan bom ini akan meledak sesuai dengan waktu yang kita tetapkan."
Mendengar penjelasan Wang Fei membuat pengawas itu terkejut sepenuhnya. Bagaimana tidak, bom seperti ini jika dijual maka akan sangat menguntungkan bagi para pembunuh, karena mereka bisa diam-diam membunuh sasarannya berdasarkan waktu yang mereka pilih dan membuat si pelaku tidak terlihat di sekitar korban. Ini adalah senjata yang efisien.
"Tunggu, jika kau bisa membuat yang seperti itu, harus di coba terlebih dahulu kan? Benar atau tidak.
"Baiklah."
Mereka berdua pergi keluar dari ruangan. Li Yan yang masih didalam sana juga mengikuti Wang Fei.
Karena dinamit yang kuat tersebut banyak menguras kekuatan jiwanya, Wang Fei mungkin hanya akan bisa membuat bom yang serupa sebulan sekali, itupun kalau dia tidak membuang-buang kekuatan jiwanya dengan bertarung.
Wang Fei memilih tempat yang memiliki gunung untuk mencoba kekuatan ledak dinamit. Gunung itu cukup besar dan menyembunyikan banyak sekali hewan buas level rendah. Biasanya gunung itu dijadikan tempat berlatih para murid.
"Sepertinya ini adalah tempat yang cocok."
Wang Fei terbang dengan kecepatan tinggi utuk menuju puncak gunung. Sementara Li Yan dan pengawas yang bersamanya tadi menampakan ekspresi terkejut. Pengawas itu memang mendapat kabar kalau Wang Fei bisa terbang diudara, namun jika melihat dengan mata kepalanya sendiri dia masih terkagum-kagum.
Bom yang Wang Fei bawa berbentuk bar dengan spirit stone yang menonjol di salah satu permukaan bom. Jika Wang Fei ingin mengaktifkannya, dia hanya perlu menyalurkan energi Ki nya ke sprit stone itu.
"Aku memiliki waktu 30 detik sebelum Bom ini meledak."
Swoossh....
Wang Fei mulai mengeluarkan energi Ki nya dan dimasukan kedalam spirit stone. Setelah merasa cukup untuk mengaktifkan bom itu, dia segera terbang menuju tempat Li Yan dan pengawas berdiri.
"Apa yang kau lakukan barusan?" tanya pengawas itu kepada Wang Fei.
Senyum Wang Fei semakin melebar ketika mendengar perkataan itu.
"Kau ingin tau? Tunggu 20 detik lagi..."
Sesuai yang Wang Fei minta, pengawas itu menunggu dengan tenang walau hanya 20 detik. Baginya, tes senjata seperti ini mungkin saja gagal.
20 detik berlalu. Dari puncak gunung terlihat cahaya putih menyebar keseluruh permukaan gunung hingga setengah darinya tertutupi oleh cahaya putih itu.
"A.. Apa yang.. Terjadi..?!!"
Pengawas yang sebelumnya tenang kini menjadi panik karena merasakan hawa membunuh yang begitu kuat terpancar di gunung itu.
Cahaya putih yang menyelimuti gunung itu langsung berhamburan keseluruh gunung.
Boommm!!!!
Ledakan keras terdengar. Bunyi ledakan yang membahana itu bergema sejauh ratusan kilometer. Semua hewan buas disekitar berlarian menjauh dari gunung. Saat gelombang suara mendekati tempat Wang Fei, suara yang memekakan telinga itu benar-benar dapat menggetarkan jiwa seseorang.
Dalam sekejap gunung yang besar itu ditutupi oleh debu tebal. Pandangan Wang Fei dan pengawas itu sangat terbatas.
Setelah beberapa lama, debu yang berhamburan di udara itu menghilang terbawa angin.
Pengawas di samping Wang Fei membuka lebar mulutnya, pupil matanya menyusut lebih kecil. Tubuhnya juga mengeluarkan keringat dingin yang membuatnya terlihat seperti baru mandi.
Gunung besar yang diledakan oleh Bom Waktu itu hanya menyisakan sebagian gunung saja! Lebih dari setengahnya telah hancur menjadi debu tanah! Pepohonan disekitarnya juga ikut tumbang karena gelombang ledakan yang begitu dahsyat.
Wang Fei tersenyum kecut sambil menggaruk kepalanya. "Ahaha... Sepertinya bom ini dapat membunuh seorang Qi Foundation Puncak?"
...................