
Wang Fei tak menyadari keberadaan seorang yang memakai jubah hitam dengan muka yang tertutup topeng yang secara tiba-tiba muncul dibelakangnya.
"Apa?! Masih ada lagi?"
Wang Fei menyadari bahwa kemampuan orang yang menyerangnya tersebut masih di tingkat Wanxiang awal. Dia sendiri bisa berhadapan dengan Qin Tong yang bahkan seorang Wanxiang menengah, namun kondisinya sekarang tak menguntungkan. Hanya kematian yang menunggunya jika dia melawan orang yang memakai jubah hitam tersebut.
Energi yang tersisa ditubuhnya saat ini hanya 20%, hal ini membuat Wang Fei mau tak mau harus menghindari serangan demi serangan yang diarahkan padanya untuk menghemat energi.
Meskipun dia menggunakan semua kekuatannya saat ini, itu masih mustahil untuk mengalahkan orang yang memakai topeng itu.
"Beraninya kau membunuh rekan seperjuanganku! Aku akan membuatmu merasakan rasa sakit seperti di neraka!"
Orang yang memakai topeng tersebut segera melesat kedepan menghampiri Wang Fei yang telah terengah-engah.
Wang Fei hanya bisa menggertakan giginya, dia kemudian mengeluarkan sebuah pil yang diselimuti aura Langit dan Bumi, dan menelannya.
Energi didalam tubuh Wang Fei langsung penuh begitu dia menelan pil itu. Orang yang memakai topeng langsung menghentikan serangannya tersebut karena merasa ada sesuatu yang tak beres.
Dalam satu gerakan, Wang Fei langsung menghilang ditempat.
"Cepat!"
Walau orang yang memakai topeng itu tau kecepatan Wang Fei saat bertarung dengan Qin Tong sebelumnya sangat cepat, dia merasa masih bisa menyamai kecepatan tersebut. Tapi disituasi saat ini, hatinya ragu jika kecepatannya sama dengan Wang Fei.
Dalam satu tarikan nafas, Wang Fei langsung tiba di dekat orang yang memakai topeng. Sesaat kemudian benturan keras terjadi begitu keduanya sama-sama menyerang menggunakan pedang.
Dalam waktu singkat mereka telah bertukar ratusan jurus karena kecepatan diantara mereka begitu cepat.
Hal tersebut membuat orang yang memakai topeng mau tak mau harus mundur beberapa langkah untuk mengambil jarak dari Wang Fei.
Sesui dengan julukannya, 'Bayangan Pembunuh', dia tiba-tiba menghilang dan bergerak cepat saat hanya bayangan tubuhnya saja yang terlihat.
Wang Fei jelas mengetahui arah serangan orang yang memakai topeng dengan sempurna, namun setelah dia mencoba mengerahkan beberapa serangan, serangannya tersebut malah meleset.
Bayangan macan tersebut semakin bergerak cepat, dalam waktu singkat dia telah menggores tubuh Wang Fei. Luka cakaran yang sangat banyak dapat terlihat dengan jelas ditubuh Wang Fei.
Energi ditubuh Wang Fei perlahan kembali terkuras seiring waktu, dalam beberapa serangan terakhir, dia mendapat celah untuk menyerang. Tak menyia-nyiakan kesempatan tersebut, Wang Fei langsung memberikan serangan tusukan yang sangat cepat pada bayangan macan tersebut.
Jleb...
Serangan macan yang membabi buta itu seketika berhenti saat sebuah pedang tertancap pada tubuhnya. Sesaat kemudian, bayangan macan tersebut menghilang dan menampakan orang yang memakai topeng yang sedang memuntahkan darah segar dari mulutnya.
"Khh! Kau-....!"
Tusukan pedang yang Wang Fei berikan langsung meledak dan menghempaskan tubuh orang yang memakai topeng pada dinding keras yang berjarak 200 meter darinya.
Dalam serangan tersebut, sebelumnya Wang Fei juga telah mendapat serangan mematikan yang diarahkan pada perutnya. Kini dia hanya menutup luka tersebut menggunakan tangan kirinya.
Wang Fei jatuh berlutut keatas tanah, dan kemudian dia menyimpan pedang Icedragon miliknya kedalam cincin penyimpanan.
Tak menunggu lebih lama lagi, Wang Fei langsung berlari secepat kilat kearah hutan belantara didekat kota Kyuha.
Dalam kondisi seperti itu, bahkan jika Wang Fei menemui seorang Qi Foundarion, dia akan mati.
Tindakan Wang Fei saat ini dilakukan demi menyelamatkan nyawanya sendiri, dia tentu tak ingin mengakhiri hidupnya jika sudah diberikan kesempatan kedua untuk hidup kembali oleh surga.
...