God Heaven

God Heaven
Eps 50 - Senior Penghancur Bintang -



Melihat kalau Xue Jian menyerang secara tiba-tiba, membuat kelompok orang tersebut merasa tak bisa menghindari serangan yang sangat cepat itu.


Xue Jian membentuk aliran energi Ki miliknya menjadi sebuah pedang berwarna biru. Pedang ini tercipta karena kepadatan energi Ki seseorang telah sampai pada batas tertentu, pedang energi berwarna biru ini disebut Pedang Seribu Guntur.


Slash! Slash! Slash!


Xue Jian mengayunkan pedangnya kearah kelompok itu. Anggota kelompok yang kekuatannya berada di bawah Nascent Soul ditebas dan dibelah menjadi dua tanpa ampun.


Merasa kalau keadaan tak terkendali, pemimpin kelompok tersebut mengangkat sebelah tangannya. Dengan cepat dia berpindah sejauh 200 meter dari tempatnya berasal.


"Semuanya, jangan panik! Bentuk formasi Awan Hitam sekarang juga!"


Setelah pemimpin kelompok itu memerintahkan, anggota kelompok itu yang tadinya terpencar kesegala arah langsung mengambil posisi dan mengaktifkan formasi penjebak.


Xue Jian merasa kalau dirinya sudah terkurung dan tidak bisa berbuat apa-apa pada formasi ini.


Formasi Awan Hitam terkenal akan kemampuannya menjerat musuh dalam radius 3 kilometer, musuh yang terjebak di lingkup formasi ini akan dibingungkan oleh kabut tebal berwarna hitam. Bahkan formasi ini dapat digunakan sebagai formasi penyerang.


Didalam kabut hitam yang tebal, Xue Jian hanya terpaku dalam diam. Hanya dalam beberapa saat disekitarnya sudah menjadi gelap gulita layaknya kekosongan tanpa batas.


Xue Jian membuka matanya lebih lebar saat melihat setitik cahaya putih yang redup.


"Tombak? Sayangnya itu tak bisa membunuhku." kata Xue Jian pelan. Setitik cahaya kecil itu mulai bersinar terang lalu melesat kedepan dengan kecepatan tinggi. Dalam jarak 200 meter dari posisi Xue Jian, cahaya putih itu menampakan ujung tombak perak yang berkilau, berputar dengan cepat sehingga menimbulkan garis cahaya berbentuk spiral.


Srings!


Xue Jian yang merasa kalau jarak antara tombak tersebut dengannya sudah tersisa beberapa meter lagi, dia membentuk sebuang Long Sword dari energi Ki dalam tubuhnya. Xue Jian menebas tombak itu dengan santainya, hanya dalam satu ayunan pedang tombak itu terbelah menjadi dua.


Diluar Formasi Awan Hitam, kelompok yang mengenakan jubah emas itu hanya tersenyum tipis.


"Kekuatan yang dimiliki senior Penghancur Bintang, memang seperti rumor kabarkan. Sangat luar biasa."


"Pemimpin, meskipun Senior Penghancur Bintang bisa dengan mudah menghancurkan serangan tombak barusan, tapi kita bisa mengerahkan seribu tombak dalam sekali serang."


Pemimpin kelompok tersebut menampakan senyum lebar dari wajahnya. "Lepaskan sepuluh ribu tombak dan sepuluh ribu panah Yin."


Para anggota kelompok tersebut berubah menjadi pucat pasi karena perintah Pemimpin mereka.


"Ba.. Baik..!"


Sepuluh ribu tombak memang sulit untuk dihadapai Xue Jian, namun hal tersebut tidak dapat membuatnya terbunuh. Namun sepuluh ribu panah Yin, itu adalah hal yang sangat menakutkan. Satu panah Yin saja bisa membunuh seorang True Foundation dengan mudah. Mengerahkan sepuluh ribu panah Yin, itu adalah suatu pemborosan!


"Tak ada serangan lebih lagi? Baguslah kalau begitu..." Xue Jian yang merasa situasi disekitarnya mulai tenang, dia kembali menarik pedang energi miliknya.


Namun hanya beberapa saat setelah dia menghapuskan pedang energi, muncul titik cahaya yang tak terhitung jumlahnya dari kejauhan.


Xue Jian mulai membentuk 100 pedang terbang dari energi Ki. Saat titik cahaya yang tak terhitung jumlahnya itu mulai bergerak kedepan, Xue Jian juga langsung mengendalikan keseratus pedang terbang miliknya.


Dalam beberapa waktu, satu pedang terbang Xue Jian mampu mematahkan 10 buah tombak dengan mudah.


Waktu terus berjalan begitu cepat sampai akhirnya pedang terbang milik Xue Jian telah terurai menjadi pertikel-partikel kecil.


Masih terdapat beberapa ratus tombak lagi dihadapannya. Xue Jian merapatkan giginya lalu mengeluarkan sebuah gulungan kertas.


"Transformasi Bintang, telapak tangan surgawi!"


Gulungan kertas tersebut langsung menjadi debu saat sebuah telapak tangan ilahi muncul diatas kepala Xue Jian.


Telapak tangan ilahi itu langsung menyapu ratusan tombak yang datang dengan mudah. Pemandangan ini membuat kelompok yang memakai jubah emas merasa tertegun.


"Bagaimana bisa dia memiliki harta magis surgawi?!"


"Ini tidak baik! Mengapa hal ini tidak tercantum dalam informasi intelijen?!"


Pemimpin kolompok itu hanya menatap tajam pada sosok Xue Jian. Lalu mulai memerintahkan anggotanya untuk melepaskan Panah Yin.


Dalam beberapa waktu saja, Xue Jian langsung berlutut diatas tanah karena kekuatan jiwanya telah terkuras banyak. Harta magis biasanya harus memakai kekuatan jiwa untuk mengaktifkannya. Harta magis surgawi sendiri membutuhkan sangat banyak kekuatan jiwa untuk seorang Immortal, itu sebabnya Xue Jian merasa dirinya sangat kelelahan.


"Apakah ini masih belum berakhir?"


Xue Jian mulai berdiri dengan sisa tenaga yang dia punya. Namun pada saat bersamaan, muncul ribuan titik cahaya berwarna biru.


Meskipun titik cahaya berwarna biru itu tidak terlihat dengan jelas oleh Xue Jian, dia dapat mengetahui kalau itu adalah sebuah anak panah.


"Anak panah yang berwarna putih? Dan memiliki aura biru tua disekelilingnya? Mu.. Mungkinkah?" jantung Xue Jian langsung berdegup lebih kencang saat mengetahui anak panah tersebut merupakan Panah Yin yang legendaris.


"Ini buruk... Sangat sangat buruk!"


Panah Yin mulai melesat kedepan dengan kecepatan yang menakjubkan, menembus kabut hitam dengan mudah, dan menargetkan Xue Jian tanpa ampun.


Xue Jian hanya menatap tanpa ekspresi pada saat melihat anak panah yang tak terhitung jumlahnya.


"Mungkin aku akan menggunakannya..? Tapi aku akan mati setelahnya." gumam Xue Jian. "Tidak, mati setelahnya lebih baik dibandingkan mati ditangan mereka dan mereka berhasil merebut kitab Dewa milikku." kata Xue Jian lirih.


Xue Jian mulai mengeluarkan sebuah batu kristal berwarna kuning yang indah. Saat Xue Jian mulai memecahkan kristal tersebut, dia menyerap lebih banyak energi alam yang berlimpah. Memasukannya ke pusat dantian miliknya. Kekuatan Xue Jian mulai melonjak dengan eksplosif, membuat kabut hitam disekitarnya ikut terserap kedalam tubuhnya.


...............