
Setelah menerima tantangan dari Wang Fei, Fang Gou mendekat kearahnya. Mereka berhadapan dan tidak lama setelah itu, Fang Gou mulai membuka mulutnya.
"Kau yakin...?" Fang Gou berkata sambil menyeringai.
Wang Fei tersenyum lembut dan berkata dengan pelan. "Kenapa tidak?"
Wang Fei kemudian mengeluarkan pedang yang ada didalam cincin penyimpanannya. Menurutnya, dirinya sekarang ini masih belum cukup untuk mengalahkan Fang Gou, dan dia memutuskan untuk memakai pedang terkuatnya, Icedragon Sword.
Hawa yang timbul oleh pedang Icedragon milik Wang Fei menyebabkan orang-orang disekitarnya menggigil kedinginan termasuk Fang gou Dan Fang Lin.
Fang Gou menatap Wang Fei dan melihat pedang yang dimilikinya. "Pedangmu cukup bagus... Tapi sayangnya begitu kau kalah, aku akan mengambilnya darimu!"
Fang Gou menyerang Wang Fei dengan Tombaknya yang panjang. Tombak yang dimiliki Fang Gou beberapa tingkat lebih rendah dari Icedragon sword milik Wang Fei. Tombak miliknya mengeluarkan aura keemasan yang menyebabkan orang yang melihat tombak itu akan kehilangan konsentrasi untuk sesaat.
Seketika Fang Gou menyerang Wang Fei dengan tombaknya, begitu juga Wang Fei, dia mengayunkan pedangnya kearah Tombak milik Fang Gou. Mata pisau dari tombak Fang Gou terpotong dan hanya tersisa bagian sampingnya saja. Teknik yang dilakukan Wang Fei perlu ketangkasan yang tinggi dan harus menguasai ilmu pedang 'Menyatu dengan dunia', atau hampir dalam memahami Hati Pedang. Teknik yang digunakan Wang Fei bernama 'Thunderline'
Teknik pedang 'Thunderline' terdapat dalam kitab 'Kaisar Naga'. Teknik Thunderline terbagi menjadi 5 tingkat, dari 5 yang paling lemah sampai 1 yang paling kuat.
Fang Gou terkejut melihat mata pisau tombaknya terpotong bagai memotong sebuah tahu. "Apa?! Jurus apa yang digunakan bocah ini?! Aku harus lebih serius lagi!"
Fang Gou mengeluarkan sebuah benda dari kantongnya, sebuah kertas dengan tulisan kuno tertera diatasnya, Fang Gou menempelkannya pada tombaknya. Tombak Fang Gou berubah menjadi lebih kuat dan sedikit memanjang.
"Apa? Dia memiliki 'Kertas Transformasi Bintang'? Berarti tombaknya merupakan senjata pusaka Biasa, tapi lebih lemah dibandingkan dengan Icedragon Sword miliku." batin Wang Fei saat melihat perubahan dari tombak milik Fang Gou.
Keduanya saling bertukar jurus hingga puluhan kali, sampai pada akhirnya Fang Gou mengeluarkan jurus terakhir yang dia punya.
"Aku tidak boleh kalah darinya! Aku akan menggunakan jurus terkuat yang kumiliki....!"
"'Rentetan Tombak Api'!" Fang Gou mengucapkan sebuah jurus tombaknya sambil berteriak.
Wang Fei yang mendengar teriakannya itu terkejut karena jurus yang digunkan Fang Gou merupakan jurus yang bisa membunuh seorang Core Foundation Awal dengan sekali serang. Wang Fei sadar tidak bisa menghindarinya, dia kemudian mengucapkn sebuah teknik yang ada didalam kitab 'Kaisar Naga'."
"Transformasi Tubuh Naga Emas!" seketika tubuh Wang Fei mengeluarkan cahaya keemasaan.
Jurus dari Fang Gou datang kearahnya, Wang Fei menghadangnya dan menahannya menggunakan Transformasi Tubuh Naga Emas. Benturan keras terjadi, tombak Fang Gou menyerang Wang Fei dengan bertubi-tubi.
Wang Fei terlihat kelelahan akibat pertarungannya sebelumnya, sehingga tenaga dalam yang dimiliki Wang Fei melonjak turun, dan dia menggunakannya untuk mengeluarkan jurus pertahanan terkuatnya saat ini.
Beberapa saat kemudian jurus dari Fang Gou berhenti menyerang dan terlihat Wang Fei masih baik-baik saja, Fang Gou yang melihat kejadian itu sangat terkejut dan merasa tidak percaya atas pemandangan yang dia lihat.
Wang Fei hampir kehabisan tenaga dalamnya dan menyisakan seper sepuluh tenaga dalam saja dari tubuhnya. Jurus pertahanannya merupakan jurus yang berlangsung abadi, atau jurusnya akan berhenti ketika Energi Ki dari tubuhnya habis. Begitu juga teknik menyerang yang digunakan Fang Gou untuk menyerang Wang Fei, yang artinya keduanya hampir kehabisan Energi Ki mereka.
Orang-orang yang melihat duel antara Fang Gou dengan Wang Fei terkejut sekaligus merasa senang karena Wang Fei hampir bisa mengalahkan kepala desa Pohon apel.
Fang Gou terjatuh ketanah dan berlutut dihadapan Wang Fei. Fang Gou sudah kehabisan Energi Ki-nya, sedangkan Wang Fei masih berdiri tak bergeming setelah menerima jurus darinya.
"Aku.... Aku menyerah...!"
Fang Lin yang melihat keduanya dari jauh merasa tidak percaya atas pemandangan yang dilihatnya. "Ayah.... Kalah? Kalah dari anak itu? Tidak.... Tidak mungkin!"
"Hmph! Kubiarkan kau hidup." ucap Wang Fei pelan.
......
Setelah pertempuran itu Fang Gou di usir dari desa pohon apel bersama Fang Lin.
Ji Tian, kepala desa pohon apel yang menggantikan posisi Fang Gou. Seorang kakek tua berambut putih panjang menjuntai dengan pakain bulu yang indah. Dia memiliki kekuatan ditingkat Core Foundation Akhir.
Ji Tian memanggil Wang Fei untuk datang ke kediamannya.
"Ada apa kepala desa memanggilku?" Wang Fei memberi hormat kepada Ji Tian.
Ji Tian yang duduk dikursi, menyuruh Wang Fei duduk dihadapannya. Ji Tian mulai membuka suaranya. "Fei'er, bagaimana kau bisa mengalahkan Fang Gou yang merupakan seseorang yang kuat didesa ini?"
Wang Fei terdiam sejenak untuk mencari jawaban yang pas dari pertanyaan yang diberikan Ji Tian.
"Aku hanya sedikit lebih kuat darinya saja." jawab Wang Fei dengan singkat.
Mendengar tentang itu, Ji Tian terkejut atas jawaban yang diberikan Wang Fei. "Kau benar-benar anak yang paling berbakat didesa ini! Atau bahkan di negara ini! Sekarang berapa umurmu? Jika kau berusia lebih dari 12 tahun, maka aku akan merekomendasikanmu ke sekte pedang abadi." Ji Tian kembali bertanya kepada Wang Fei.
Sementara Wang Fei terkejut dengan penjelasan yang diberikan Ji Tian.
Masuk Sekte Pedang Abadi? Itulah tujuanku!
Wang Fei menghela nafas panjang dan berkata pelan kepada Ji Tian. "Umurku sekarang masih 10 tahun."
"Apa?! 10 tahun?!"
Ji Tian tersedak nafasnya sendiri mendangar umur Wang Fei sekarang.
Didalam benak Wang Fei, mungkin dirinya harus melakukan sebuah perjalanan singkat demi meningkatkan kekuatannya lagi.
Bagaimanapun tujuan utamanya belum diketahui oleh siapapun!
........