God Heaven

God Heaven
Eps 23 - Pulang -



Lan Xia benar-benar tahu apa yang sedang terjadi sekarang. Dia mulai mengingat gua yang dipenuhi Ginsrng Emas setahun yang lalu. Semua itu memang benar dia yang menyuruh Lan Xue menjual semuanya, tapi masih ada setengah sisanya di tangan Lan Xia.


Wang Fei meraih kerah baju Lan Xia. "Apa kau paham sekarang?" tatapan Wang Fei membuat Lan Xia semakin lemas dan tak berdaya. Dia tahu meskipun seluruh anggota keluarganya menyerang Wang Fei, tidak bisa dipastikan kalau mereka akan jadi pemenangnya.


"Ma... Maafkan aku... Aku akan mengembalikannya kepadamu..."


Wang Fei melepas Lan Xia sekaligus melemparnya kearah tembok. "Kau pikir, hanya dengan mengembalikan sebagian kecilnya saja bisa mengatasi kemarahanku?"


Whooss...


Dengan cepat Wang Fei menyebarkan energi Ki nya keseluruh wilayah kediaman Keluarga Lan, lalu mengubahnya menjadi api. Setiap bangunan yang mengenai api itu akan terbakar menjadi abu.


Kediaman keluarga Lan saat ini sedang dilanda kebakaran, mereka mendapatkan kesengsaraan yang menyakitkan karena kehilangan rumah mereka.


Setelah beberapa saat setelah Wang Fei menyebarkan Spirit Essence nya, seluruh kediaman keluarga Lan telah hilang dari muka bumi.


"I... Ini..." Raut wajah Lan Xue mulai berubah, melihat tempat tinggal yang dia tinggali dari lahir terbakar oleh api Wang Fei, membuatnya meneteskan air mata kebencian. Dia benar-benar membenci Wang Fei! Namun tidak akan pernah terbalaskan...


Dengan perasaan yang campur aduk antara sedih, takut, putus asa, dan kemarahan yang ada didalam pikiran Lan Xia, dia berteriak keras sambil melemparkan cincin penyimpanan kearah Wang Fei.


"AAAAAAHH!!"


Teriakan Lan Xia sangat berat, menandakan kalau dia sudah tidak akan bertahan lama lagi karena pendarahan yang sangat hebat pada tangannya.


"Ambilah semua Ginseng Emas milikmu! Disana juga aku memiliki 7 juta keping emas! Ambilah!!" dengan berat hati Lan Xia menyerahkan seluruh harta bendanya kepada Wang Fei. 7 juta keping emas merupakan jumlah uang yang tak sedikit bagi Wang Fei, walaupun dia memerlukan uang yang lebih banyak dari itu, ini menjadi awal yang bagus baginya.


Lan Xue yang berada jauh dibelakang Wang Fei, terpaku tak bergerak diatas tanah. Dia merasakan keputusasaan yang tak dapat di ungkapkan dengan kata-kata. Dia berpikir kalau mereka sudah tak punya apa-apa lagi sekarang.


"Aku... Sudah menjadi... Orang miskin...?"


Setelah Wang Fei menghampirinya, dia benar-benar merasa ketakutan.


"Lan Xue, jumlah uang ini tak bisa menggantikan semua sumber daya miliku. Aku akan mengambil semua yang kau punya saat ini." dengan menggunakan teknik telekinesis yang Wang Fei temukan saat menjalankan misi di Guild Hunter, dia menarik cincin penyimpanan milik Lan Xue yang berada di jari manisnya.


Seberapa pun Lan Xue berusaha, dia tak dapat mengambil kembali cincin penyimpanan miliknya.


"12 juta keping emas. Memang pedagang kaya yang memiliki 3 cabang diseluruh kerajaan."


Saat ini Wang Fei benar-benar dalam suasana hati yang buruk, namun berkat uang yang dia punyai saat ini hampir 20 juta keping emas, membuatnya menjadi sedikit senang.


"Walaupun Ginseng Emas adalah sumber daya yang berharga bagiku, tapi aku masih mengetahui tempat yang memiliki sumber daya, dan masih belum ada orang yang menemukannya." dikehidupan belumnya, Wang Fei menemukan beberapa tempat yang memiliki banyak sekali sumber daya, namun dia terlambat untuk datang, karena sumber daya tersebut sudah diambil oleh orang lain sebelum dirinya.


"Kali ini akan kupastikan kalau aku akan menjadi orang pertama yang menemukan tempat itu."


Setelah penyerangan dan pemusnahan keluarga Lan, Wang Fei kembali ke desa pohon apel dan menemui Li Yan yang ditinggalkannya.


Li Yan benar-benar tidak tau apa masalah yang dimiliki Wang Fei hingga dia benar-benar sangat marah. Namun pertanyaan yang melanda pikirannya tak dapat membendungnya lagi.


Swoosh!


"Kau benar-benar mengejutkanku, Hahh..." Li Yan menghela nafas panjang. Saat Li Yan bertemu Wang Fei saat ini, dia langsung bertanya apa yang terjadi pada Wang Fei.


"Dimanakah wanita yang bersamamu tadi? Kenapa kau terlihat sangat marah? Apakah ada sesuatu yang buruk terjadi?" pertanyaan Li Yan kepada Wang Fei sangat banyak, membuat Wang Fei menghentikan langkahnya.


"Pelan-pelan bertanya nya napa?! Kau memberiku 3 pertanyaan dalam sekali bicara, apa kau pikir aku bisa menjawab semuanya?" dengan kesal Wang Fei langsung berduduk didekat pohon.


"Hahh... Mungkin bagimu hanya terjadi dalam beberapa jam, tapi semua itu terasa panjang bagiku." Wang Fei mulai menceritakan apa yang terjadi dengan Lan Xue dan memberitahu Li Yan keseluruhan cerita dari awal mula Wang Fei bekerja sama dengan Lan Xue, sampai pemusnahan Keluarga Lan.


Setelah mendengar cerita Wang Fei, Li Yan sudah cukup mengerti apa yang terjadi. Namun yang membuatnya terkejut adalah, saat Wang Fei menceritakan Ginseng Emas di gua itu berjumlah lebih dari 20.000 namun sudah habis hanya dalam waktu 1 tahun.


Walaupun Li Yan tidak pandai dalam menilai barang apalagi harga dari Ginseng Emas, tetap saja baginya Ginseng Emas merupakan barang yang luar biasa langka.


"Benar-benar cerita yang rumit.... Tapi apa yang kau dapatkan dari Keluarga Lan yang telah kau binasakan?" Li Yan tahu kalau Wang Fei tidak akan membuang sedikit pun harta dari keluarga Lan. Jadi dia bertanya tentang hal itu.


Wang Fei membali mengecek 2 buah cincin penyimpanan yang dimiliki Lan Xue dan Lan Xia.


"Ginseng Emas berjumlah 6000 buah, dan ada sekitar 19 juta keping emas."


Saat mendengar 6000 Ginseng Emas dan 19 Juta keping emas, membuat Li Yan serasa disambar petir. Bagaimana tidak, dia saja tidak pernah mempunyai 50.000 keping emas, apalagi 19 juta?


"Haha... Kau benar-benar beruntung..."


Setelah urusan Ginseng Emas itu sudah selesai, namun Wang Fei masih merasa janggal didalam hatinya.


"Ginseng Emas di gua itu benar-benar habis saat ini, tapi kenapa aku merasakan hawa keberadaan tumbuhan yang berusia tua di gua itu?" mungkin dengan kemampuan Wang Fei saat ini, dia bisa dengan mudah mengecek kondisi lingkungan sebaik mungkin, tapi menyadari ada yang janggal didalam gua itu membuat Wang Fei merasa harus mengeceknya sekali lagi


"Ah, sudahlah... Saat ini aku akan mengunjungi ayahku terlebih dahulu."


...


Di sebuah rumah yang terlihat tua dan rapuh didesa pohon apel.


Terlihat seorang pria tua yang sudah beruban duduk didepan rumahnya.


"Ini sudah hampir 2 tahun, tapi Fei'er masih belum kembali." pria tua beruban itu adalah Wang Chou, ayah Wang Fei.


Wang Chou saat ini terlihat sangat lemah dan tak berdaya, hampir dibilang dia akan roboh kapan saja jika tidak menopang tubuhnya dengan baik. Tapi mengingat penyakit yang Wang Chou miliki, kondisinya saat ini terlihat sangat baik dibanding dengan orang lain yang memiliki penyakit yang sama.


Setelah duduk beberapa lama, terlihat dari kejauhan 2 orang yang memakai baju bagus dengan tambahan hiasan diseluruh pakaiannya.


Wang Chou yang kala itu sedang santai-santai duduk didepan rumahnya, dikejutkan dengan kedatangan Wang Fei yang tiba-tiba.


"Ahh!! Fei'er! Akhirnya kau kembali!"


........