God Heaven

God Heaven
Eps 47 - Asosiasi Awan Surgawi (2) -



Suasana di tempat pameran sekarang mendadak menjadi hening. Semua orang terpaku tak percaya melihat fenomena didepan mereka.


Saat seorang wanita yang memakai gaun berwarna putih keluar dari keretanya, para utusan kerajaan membukakan jalan untuknya.


Wanita itu melangkah kedepan dengan anggun diikuti 10 penjaga dibelakangnya.


Wang Fei yang menyaksikan hal itu langsung tertegun.


Dengan lambaian tangan dari wanita itu, kesepuluh penjaga dibelakangnya meninggalkan dia sendirian.


Merasa situasi sedang menegangkan membuat semua orang meninggalkan tempat tersebut.


Hanya dalam beberapa waktu saja, tempat pameran berubah sepi. Hanya ada sekelompok orang saja saat ini yang ada disana.


Walaupun suasana sudah terasa sepi, wanita bergaun putih itu akhirnya membuka mulut.


"Para utusan, aku harap hanya ada kita berempat saja tanpa pengawal atau penjaga kalian."


Hanya dalam satu kalimat saja, utusan ketiga kerajaan langsung mengerti apa yang dimaksud wanita itu. Para utusan kerajaan memerintahkan pengawal mereka untuk segera meninggalkan tempat ini.


Berbeda dengan dua utusan yang lain, Wei Sha sepertinya sedang dalam masalah sekarang.


"Tuan putri, aku akan terus berada didekatmu untuk mengawasimu." ucap Ye Zhou.


Ketika Ye Zhou bersikeras tidak mau meninggalkan tempat ini membuat para utusan kerajaan yang lain merasa jengkel. Bahkan wanita bergaun putih pun ikut memandang dengan dingin.


Merasa kalau keadaan makin tak nyaman, Wei Sha menampar dengan keras kearah Ye Zhou.


"Apa...? Tuan Putri...?" Ye Zhou memandang Wei Sha dengan tatapan tak percaya.


"Apa kau tau orang macam apa yang menyuruhmu untuk meninggalkan tempat ini? Pergilah atau ku laporkan hal ini kepada ayahku." kata Wei Sha dingin.


Mendengar perkataan Wei Sha membuat Ye Zhou langsung pergi dengan ekspresi yang marah.


Merasa kalau keadaan sudah tenang, wanita bergaun putih itu menghampiri tempat Wang Fei.


"Saudara Wang, sepertinya anda berhasil menemukan benda berteknologi lainnya?" tanya wanita bergaun putih. "Ah, benar juga. Perkenalkan namaku Chu Feilin, panggil saja aku Nona Chu."


Tak perlu dibicarakan lagi, Wang Fei jelas tahu siapa wanita dihadapannya ini. Chu Feilin, seorang pemimpin asosiasi terbesar di daratan tengah dan sedang menguasai benua lain, Asosiasi Awan Surgawi. Dikabarkan kalau kekayaan mereka sudah tak terhitung lagi jumlahnya mengingat asosiasi tersebut menguasai jalur perdagangan seluruh wilayah. Hal ini membuat Wang Fei sangat percaya diri bahwa kedatangannya kesini bukan tanpa sengaja, melainkan ingin merekrutnya secara pribadi!


"Nona Chu, tidak perlu memanggilku dengan sebutan 'Saudara', panggil saja aku dengan namaku." kata Wang Fei canggung.


Para utusan kerajaan yang lain pun juga ikut terkejut mendengar Chu Feilin memanggil Wang Fei dengan sebutan 'Saudara'. Menurut mereka itu sama saja dengan berteman dengan nona Chu, dan siapa yang tidak mau berteman dengannya?


Chu Feilin tertawa pelan. "Tidak usah terlalu formal begitu. Aku disini hanya ingin melihat barang yang kau jual."


"Nona Chu, sebenarnya saya membuat sepatu yang dapat meningkatkan kecepatan berlari penggunanya. Kecepatan maksimalnya bisa sampai 300 kilometer per jam." jelas Wang Fei.


Semua yang ada di sekitar sangat terkejut mendengar hal itu, Chu Feilin juga ikut menampakan keterkejutan di wajahnya.


Qi Oushan begitu mendengar penjelasan Wang Fei, dia langsung maju kedepan.


"Aku akan membeli semuanya." kata Qi Oushan.


Utusan kerajaan yang lain sangat terkejut mendengar hal itu. Memang Tuan Muda Oushan terkenal arogan dan tak tahu malu, tapi mengingat Chu Feilin juga ada disana, itu jelas sikap yang tak terhormat.


Wang Fei menjadi ragu untuk menjualnya kepadanya. Namun karena ada seseorang yang mengangkat tangan, semua mulai memandanginya.


"Aku juga akan membeli semuanya dengan harga 2 juta keping emas." kata pangeran Fenzi bersemangat.


Suasana tambah canggung saat Pangeran Fenzi ikut bicara. Wang Fei yang mendengar harga yang Pangeran Fenzi tawarkan membuat telinganya serasa memanas. 2 juta keping emas? Itu adalah jumlah yang tidak sedikit.


Wei sha yang hanya diam dari tadi kini ikut memasang harga. "Aku akan membelinya dengan 3 juta keping emas."


Wang Fei menjadi semakin bersemangat mendengar harga yang dia tawarkan. Namun semua itu hanya pembuka untuk sesuatu yang lebih besar.


"Haha... Semuanya begitu bersemangat hari ini. Tapi aku juga akan memasang harga." kata Chu Feilin sambil tersenyum.


Para utusan kerajaan yang sudah memasang harga pun merasa kalau mereka sudah kalah jika dibandingkan dengan Chu Feilin. Mereka berpendapat kalau Nona Chu pasti akan memberi harga yang lebih tinggi kepada Wang Fei.


"Karena satu pasangnya 5000 keping emas, aku akan membelinya dengan harga 10 kali lipat dari harga aslinya."


Mendadak jantung Wang Fei serasa berhenti. Itu artinya Chu Feilin akan membeli semuanya dengan harga 10 juta keping emas! Itu sudah separuh dari kekayaan Wang Fei saat ini.


"Tapi tentu tidak hanya itu saja, aku akan membawamu kedalam kelompok kami." kata Chu Feilin. "Setiap kali kau memiliki barang baru, maka aku akan membelinya dengan harga 20 juta keping emas, dan kau juga harus memberikan cara untuk membuatnya. Bagaimana?" tambah Chu Feilin.


Sekarang semua yang ada disana tak bisa membuka mulut mereka. Wang Fei sendiri jelas sangat tahu berapa banyak jenis benda berteknologi yang dia buat. Bahkan lebih dari 20 jenis, jika dia memberikan cara membuat benda seperti itu sebanyak 20 buah, maka dia akan mendapat kekayaan yang berlimpah!


Wang Fei terus berpikir keras dengan apa yang akan dia pilih. Mengingat kalau dia hanya dijadikan mesin penghasil resep teknologi tinggi, Wang Fei jelas tidak menerimanya. Tapi akhirnya dia menyetujuinya.


"Baiklah, aku akan ikut kedalam Asosiasi Awan Surgawi mu. Tapi perlu diingat satu hal," kata Wang Fei.


"Apa itu?"


Senyum tipis nampak di wajah Wang Fei. "Setiap produk yang aku buat, harus ditulis nama penciptanya. Kalian tidak mencuri hasil karyaku bukan?"


...............