God Heaven

God Heaven
Eps 29 - Batu Darah -



Wang Fei langsung menangkap bola krisral itu dengan cepat. Bola kristal itu bereaksi, dan berubah menjadi warna merah untuk sementara waktu. Hal itu dikarenakan Wang Fei memiliki Kitab Kaisar Naga di cincin penyimpanannya.


"Dulu aku berusaha mati-matian mencari God of Dragon Pearl ini. Semua orang berperang merebutkannya. Tak kusangka aku akan mendapatkannya lebih cepat." tatapan Wang Fei tertuju pada bola kristal itu.


Hu Ze yang sadar kalau Wang Fei terdiam ditempat, berniat untuk kabur sebelum Wang Fei mengetahuinya.


Namun hanya beberapa langkah Hu Ze berlari, tertancap sebuah pedang didadanya.


"Ke... Kenapa...?"


Mulut Hu Ze mengeluarkan darah segar. Hu Ze menatap Wang Fei dengan ekspresi tak percaya.


"jika saja kau tidak kabur, maka kau akan menjadi bawahanku." ucap Wang Fei sambil menarik pedang Icedragon menggunakan teknik telekinesis.


Sebelumnya Wang Fei ingin memanfaatkan Hu Ze dan berencana membuatnya patuh padanya. Namun karena Hu Ze sepertinya ingin melarikan diri, Wang Fei membunuhnya. Alasannya cuma satu, jika dia dibiarkan hidup, maka kekuatan dia akan diketahui semua orang!


Hu Ze roboh tak bernyawa, lalu perlahan jatuh kejurang Yenzhi dengan darah yang masih mengalir deras di mulutnya.


Wang Fei benar-benar mendapatkan keberuntungan yang besar saat ini. Dia telah mendapatkan Kitab Kaisar Naga dan menemukan benda pusaka yang menyimpan Kitab Dewa! Hanya butuh waktu saja baginya untuk mengumpulkan ke tujuh kitab itu.


Kejadian yang Wang Fei alami terasa begitu cepat, dia hanya berurusan dengan para True Foundation sebelumnya dalam waktu 1 jam.


Wang Fei berniat kembali pulang, mengingat ayahnya yang masih sakit dan mungkin Li Yan tidak memiliki teman. Wang Fei bergerak melompat keatas lalu terbang menggunakan tenaga dalamnya.


....


"Cough! Cough!"


Didalam rumah terlihat Wang Chou sedang duduk di kamarnya. Dia batuk-batuk dan mengeluarkan seteguk darah. Penyakitnya telah bertambah parah, dan mungkin sangat mustahil untuk disembuhkan oleh orang biasa.


Wang Chou mengambil segelas air dan meminumnya. "Hahh... Hahh... Aku sudah tidak kuat lagi." wajah Wang Chou terlihat pucat seperti tak memiliki darah sama-sekali, warna wajahnya putih dan menimbulkan keriput.


Brakk!!


Li Yan mendorong pintu kamar Wang Chou dengan keras. Dia tak tahu apa yang terjadi pada Wang Chou, namun dia terus mendengar suara batuk yang keras dan kering. Ini membuat Li Yan khawatir dan memutuskan untuk melihatnya.


"Apa yang terjadi padamu paman?! Kenapa banyak darah disekitarmu?" melihat kondisi Wang Chou membuat Li Yan semakin khawatir padanya.


Wang Chou tersenyum lembut. "Tidak apa-apa, aku hanya tidak enak badan." mendengar perkataan Wang Chou, Li Yan sama sekali tidak percaya dengannya. Bagaimana mungkin hanya tidak enak badan?


Li Yan mengerutkan keningnya. Dia juga pernah mengalami hal yang terjadi pada Wang Chou. Penyakit yang menyumbat aliran Ki didalam tubuh. Li Yan saat ini sudah sembuh berkat Ginseng Emas dan kakeknya yang membantu, dan bisa saja hal itu juga dilakukan pada Wang Chou. Tapi sayangnya Wang Chou bukan seorang kultivator!


"Ini buruk. Dimanakah kau Wang Fei? Kau pasti bisa menyembuhkannya, kan?"


Setelah beberapa lama Li Yan membantu Wang Chou untuk membersihkan pakaiannya, terdengar suara pintu terbuka yang keras dari luar.


"Ayah! Apa kau baik-baik saja?!" tiba-tiba Wang Fei masuk kekamar ayahnya. Li Yan menjadi kaget sekaligus kebingungan.


"Kenapa Wang Fei bisa mengetahui kalau ayahnya sedang sakit, dan mengapa dia langsung kemari sebelum ada yang memberitahunya? Dia benar-benar misterius."


Wang Fei menggertakan giginya. "Ayah, kau harus diobati dulu! Jangan seperti ini, jika tidak kau akan semakin kesakitan!" Sebenarnya Wang Fei telah menyiapkan bahan-bahan untuk menyembuhkan penyakit ayahnya, namun dia masih kekurangan satu hal yaitu Ginseng Yin dan Yang!


Ginseng Yin dan Yang merupakan salah satu tanaman obat paling langka didunia ini, bahkan hanya diperkirakan 1000 buah didunia ini. Wang Fei tidak tau mau mencarinya kemana lagi.


"Jika saja aku tidak membuang-buang waktuku seperti dulu, aku akan menemukan Ginseng Yin dan Yang!" batin Wang Fei.


Wang Chou menghela nafas panjang melihat Wang Fei mengepalkan erat tangannya. Menurutnya, hidupnya hanya tersisa sebentar lagi, dia tidak memiliki kesempatan untuk melihat Wang Fei berada dipuncak.


"Ahh! Benar juga, aku menemukan hawa keberadaan yang kuat di gua waktu itu. Tapi sebenarnya apa yang ada disana? Mungkinkan aku dapat menemukannya di gua itu?" Wang Fei teringat akan hawa keberadaan tanaman langka di gua dingin waktu dia baru kembali. Wang Fei berniat untuk pergi kesana, namun dia khawatir untuk meninggalkan ayahnya sendirian. Wang Fei menyuruh Li Yan untuk menjaga ayahnya sebentar.


"Ayah. Tunggu sebentar! Aku akan menemukan cara untuk menyembuhkanmu secepatnya!" saat Wang Fei beranjak keluar, Wang Chou tiba-tiba jatuh pingsan di kasurnya.


Li Yan sempat panik, lalu membenarkan posisi Wang Chou. Li Yan memandang keluar jendela. "Wang Fei, cepatlah kembali..."


....


Wang Fei melesat dengan kecepatan yang sangat cepat, hampir tak bisa dilihat oleh mata telanjang. Saat Wang Fei terbang diudara, tiba-tiba dia mendarat dengan cepat kebawah didepan sebuah gua.


"Aku harus cepat!"


Tak peduli apa yang dilakukannya. Wang Fei menembus bebatuan didalam gua dan terus mengeluarkan energi Ki dan menyebarkannya keseluruh ruangan didalam gua.


Semakin dalam Wang Fei menembus bebatuan didalam gua, semakin mengeras bebatuan yang dia hancurkan. Wang Fei menambah kekuatannya untuk meleburkan batu dihadaannya.


Wang Fei terus berlari sampai akhirnya dia menabrak batu yang berwarna merah darah.


Booomm!!!


Energi Ki yang Wang Fei keluarkan terlalu besar, saat menabrak batu berwarna merah itu dia langsung terpental jauh kebelakang. Tabrakan itu menghasilkan ledakan yang dahsyat, bahkan bebatuan disekitarnya menjadi debu. Ledakan itu membuat ruang yang amat besar didalam tanah, ukurannya sangat dalam dan lebar, membuatnya terlihat seperti ngarai yang dalam.


"ughhh!!"


Wang Fei tak bisa berdiri karena efek dari ledakan itu. Semua energi Ki nya terkuras habis, dan dia tak dapat menggerakan anggota tubuhnya saat ini.


Wang Fei mengambil nafas dalam-dalam lalu menyerap energi alam sekitar untuk mengisi kembali energi Ki miliknya.


Namun begitu Wang Fei menyerap energi alam, tak biasanya energi Ki nya diisi lebih cepat dan banyak. Hanya butuh waktu beberapa tarikan nafas sampai akhirnya energi Ki nya terisi penuh.


Saat Wang Fei melihat kearah Batu besar berwarna merah itu dia langsung terpaku.


"Dapat mengisi energi Ki dalam waktu yang singkat, dan memikiki teksture yang keras. Berwarna merah darah. Hanya satu benda yang memiliki ciri yang sama." Wang Fei melangkah maju.


"Batu Darah, yang merupakan unsur padat paling langka didunia!"


.........