God Heaven

God Heaven
Eps 44 - Sepatu Petir -



Melihat reaksi Li Yan membuat Wang Fei semakin yakin kalau ada sesuatu yang dia sembunyikan darinya.


Li Yan mencoba menenangkan pikiran dan tubuhnya agar tidak terlihat mencurigakan, namun tak berhasil.


"Sepertinya benar ada yang kau sembunyikan, kakak Yan?"


"Kau salah, aku tidak menyembunyikan apapun."


Wang Fei menyipitkan matanya. Menurutnya tingkah laku Li Yan jelas memberi tahu kalau perkataannya memang benar. Tapi Li Yan justru berusaha menyembunyikan kebenarannya.


"Bertahu aku kakak Yan, mungkin aku bisa membantu menyekesaikan masalahmu."


Li Yan semakin diam tak bergeming.


"Sudahlah, kau takkan bisa membantuku."


Semakin Wang Fei mencoba mengetahui masalah Li Yan, semakin dia berusaha menghindarinya.


"Mungkin memang seharusnya aku tidak ikut campur?" batin Wang Fei. Percakapan mereka berakhir disini. Meskipun perilaku Li Yan terhadap Wang Fei tidak berubah, namun jauh didalam lubuk hatinya dia berusaha untuk menjauhi Wang Fei.


Tak ingin masalah ini berlanjut, akhirnya Li Yan keluar dari kamar Wang Fei.


Wang Fei hanya menatap bingung kearah Li Yan yang sudah menutup pintu. "Apa yang sebenarnya terjadi padanya?"


...


Hari-hari di sekte pedang abadi sangat menyenangkan bagi Wang Fei. Bahkan setiap minggunya dia bisa menghasilkan 200 ribu keping emas dari barang berteknologi yang dia jual.


Semakin dia menciptakan inovasi terbaru, semakin melunjak pula pesanan yang diminta pelanggan. Bahkan Wang Fei pernah menghasilkan lebih dari 500 ribu keping emas saat dia menjual barang yang paling hebat saat itu.


Sudah 5 bulan berlalu saat Wang Fei mulai memperkenalkan penemuan yang memiliki teknologi canggih miliknya. Namanya menjadi semakin terkenal di kota Zuhui, bahkan diwilayah lain pun nama 'Ahli Teknologi Wang' menjadi sorotan publik.


Sejak 3 bulan yang lalu, Wang Fei banyak mendapat permintaan kerja sama dari asosiasi terkenal dari kota-kota kerajaan. Bahkan asosiasi Awan Surgawi yang merupakan 10 teratas asosiasi terbaik di seluruh daratan tengah ikut merekrut Wang Fei ke dalam kelompok mereka.


Namun bagi Wang Fei, saat ini masih belum bisa bergabung dengan siapapun. Dia berniat setelah menyelesaikan projeknya kali ini mungkin dia akan mempertimbangkan apakah dia akan bergabung dengan asosiasi atau tidak.


Seperti biasa, Wang Fei selalu berada di kamarnya dan sedang meneliti sesuatu.


"Jika percobaan kali ini berhasil, mungkin aku akan memperoleh keuntungan 20% lebih besar dari biasanya?"


Barang yang ingin Wang Fei buat adalah barang yang tersulit dibuat saat ini. Bahkan dia telah melakukan percobaan sebanyak 100 kali namun tetap tak mambuahkan hasil.


Memang 5 bulan terkahir Wang Fei lebih memusatkan perkembangannya ke ilmu teknologi, meskipun dia juga sedikit sedikit melatih aura dan meningkatkan keahliannya. Perkembangan Wang Fei di segi kekuatan tergolong sedikit dibanding ilmu teknologi yang dia pelajari.


Saat inipun Wang Fei masih berada di tahap True Foundation Menengah. Untuk menembus kekuatan yang lebih tinggi sangat sulit baginya jika tidak mempunyai sumber daya yang cukup. Sebab itulah Wang Fei mencoba mengasilkan uang lalu membelikannya dengan sumber daya.


"Untuk saat ini aku akan menamai benda ini, SP-101. Karena ini adalah percobaan ke 101."


Wang Fei mulai membawa benda berwarna hitam pekat dan dihiasi dengan garis-garis berwarna biru ditangannya.


Gunung yang hanya setengahnya saja dari ukuran aslinya terlihat seperti sebuah tempat yang sangat indah. Permukaan tanahnya yang dulu kering dan gersang, kini telah berubah menjadi area yang ditumbuhi rerumputan liar dan beberapa bunga. Pemandangan ini sangat indah!


Seketika di atas dataran itu Wang Fei tiba-tiba muncul.


Wang Fei menghela nafas saat memperhatikan sekelilingnya.


Gunung yang dia pijak saat ini dulunya sangat besar dan tinggi. Bahkan gunung ini memiliki diameter 20 kilometer dan tinggi 8 kilometer. Namun saat ini hanya menjadi setengah dari tingginya saja.


"Sangat sulit untuk membayangkan apa yang terjadi pada gunung ini dimasa lalu." gumam Wang Fei.


Sambil memasangkan benda yang dia bawa ke kakinya. "Sepatu Petir. Ini adalah penemuanku yang ke 13. Dan kali ini adalah percobaanku yang ke 101."


Nama SP-101 sendiri diambil dari awal kata 'Sepatu Petir'. Sepatu petir ini dapat membuat pemakainya berlari secepat petir. Dalam percobaan terakhir Wang Fei, dia bisa berlari sejauh 100 kilometer selama 30 menit sebelum akhirnya sepatu tersebut meledak.


"Kali ini harus berhasil!"


Wang Fei mulai mengambil ancang-ancang untuk berlari, kemudian mendorong badannya dengan kakinya sekuat tenaga.


Krakk!


Tanah yang dipijaknya menimbulkan retakan saat dia mulai berlari kencang.


Whoosh!


Saat ini Wang Fei terlihat seperti sebuah sosok putih yang mengelilingi gunung itu dengan kecepatan tinggi. Saat Wang Fei berada di kecepatan maksimal, terdengar suara mendesing halus akibat kecepatan yang dia hasilkan. Sangat cepat! Hanya itulah yang bisa dikatakan saat ini.


Saat Wang Fei mengelilingi gunung tersebut sebanyak 2 kali atau setara dengan 100 kilometer, dia hanya menghabiskan waktu 27 menit saja. Namun kali ini sepatu tersebut tidak memperlihatkan adanya kerusakan, membuat Wang Fei tak berhenti berlari sebelum sepatu tersebut rusak.


200 kilometer.


500 kilometer.


800 kilometer.


1500 kilometer!


Saat jarak yang Wang Fei tempuh hampir 2000 kilometer, sepatu petir yang dia kenakan mengalami sedikit kerusakan hingga mengurangi kecepatan larinya.


Wang Fei terus berlari selama 12 jam penuh hingga akhirnya sepatu petir mengalami kerusakan.


Dengan nafas yang masih ngos-ngosan, Wang Fei menghentikan larinya.


"... 2.500 kilometer..."


Wang Fei mengusap keringat di keningnya. "Sepatu Petir mengalami kerusakan 50%, bisa disimpulkan sepatu ini dapat digunakan dalam perjalanan 5000 kilometer dalam waktu kurang dari 1 hari."


..................