God Heaven

God Heaven
Eps 35 - Sekte Pedang Abadi -



Awalnya para penjaga itu hanya diam saat melihat Ketua Yan menghampiri mereka, namun setelah melihat amarah dari Yan Hu membuat mereka menggigil ketakutan.


Yan Hu sendiri juga merupakan 5 ketua paling kuat di sekte pedang abadi. Kemampuannya hampir mendekati Tingkat Wanxiang, mungkin dalam satu dekade lagi dia akan segera menerobosnya.


Melihat Yan Hu yang sedang marah itu membuat para penjaga gerbang langsung meninggalkan tempat tersebut.


"Siapa yang berani menghinaku?!"


Saat berbicara beberapa kata saja Yan Hu terlihat mendominasi lawannya. Namun yang dihadapinya saat ini adalah Wang Fei!


Wang Fei hanya tersenyum tipis sebelum menanggapinya. "Sepertinya kau sidikit lebih tua dari biasanya." perkataan Wang Fei jelas mengundang lebih banyak amarah Yan Hu.


Yan Hu sendiri tidak tahu dari mana datangnya pemuda yang arogan ini, namun firasatnya mengatakan kalau anak muda ini memiliki sebuah rahasia yang tersembunyi.


"Kau!! Jika saja aku tidak dalam suasana hati yang senang saat ini, mungkin saja aku akan membunuhmu!"


Wang Fei hanya menunjukan ekspresi datar. "Ohh? Kalau begitu kenapa tidak mencobanya?" amarah Yan Hu terus memuncak hingga akhirnya dia melepaskan serangan berupa pukulan kearah Wang Fei.


"Kau benar-benar bocah yang arogan!"


Pukulan bertubi-tubi Yan Hu lontarkan kearah Wang Fei. Saat Pukulan itu hampir mengenai Wang Fei, pukulan itu musnah bersatu dengan angin.


"Apa-apaan jurus yang kau keluarkan, bukankah kau seorang ahli pedang? Kenapa malah menggunakan tangan kosong?" Kata Wang Fei sambil mengejek.


Raut wajah keterkejutan langsung menguasai Yan Hu. Bagaimana tidak, tidak pernah seorang pun yang dapat menghindari jurus yang dia keluarkan sebelumnya, tapi itu ditangkis dengan mudah oleh Wang Fei.


Yan Hu mulai mundur beberapa langkah, lalu mengeluarkan sebuah pedang berwarna biru cerah.


Wang Fei yang melihat pedang itu langsung menunjukan ketertarikannya. "Oh! Ternyata ketua Yan sudah mendapatkan Pedang Biru Langit, ya?"


Yan Hu terkejut saat mendengar pertanyaan Wang Fei. "Bagaimana dia tahu kalau ini adalah pedang biru langit?!" perasaan yang tidak enak ini membuat Yan Hu mengambil jarak dari Wang Fei.


Pandangan Yan Hu tentang Wang Fei mulai berubah. Menurutnya jika seseorang bisa mengenali pedang yang dipakainya, setidaknya orang tersebut berada di tingkat True Foundation.


Melihat tindakan Wang Fei saat ini yang masih diam memandangnya, Yan Hu memasukan pedangnya kembali. "Apa yang membuatmu datang kesini, pendekar muda?" Belum sempat Yan Hu menyarungkan pedangnya, Wang Fei terlebih dahulu melepaskan energinya dan aura membunuhnya.


Kraak!


Tanah yang dipijak mereka saat ini berbunyi, terlihat retakan kecil muncul akibat energi kaisar yang merembes keluar dari tubuh Wang Fei. Energi Kaisar milik Wang Fei bahkan sedikit menimbulkan getaran yang kuat namun tidak berlangsung lama, orang biasa pasti akan menganggap kejadian itu hanya sebagai gempa kecil. Namun semua itu disebabkan oleh Energi Murni pada setiap orang kultivator tingkat tinggi!


"True Foundation!"


Yan Hu terpana dengan aksi yng diperlihatkan Wang Fei. Itu sudah cukup membuat Yan Hu bersikap sopan kepadanya.


"Sial! Jika saja aku tahu lebih awal..."


Langkah kaki Wang Fei terdengar berat, dia jelas sengaja melakukan hal itu karena Yan Hu sebelumnya terlalu meremehkannya.


"Yaahh.... Aku sudah bilang, kan? Aku akan memasuki Sekte ini, jadi apa masalahnya sih?" nada bicara Wang Fei tiba-tiba berubah menjadi arogan.


"Aku tadi sudah baik-baik tapi tidak ada yang menganggapku. Memang sepertinya aku harus menggunakan kekerasan?"


Yan Hu menjadi pucat pasi mendengar kalimat terakhir yang dibicarakan Wang Fei. Tubuhnya bergetar hebat, dia akui dia sudah menyinggung sosok yang bahkan tidak dapat disinggung oleh ketua yang lain di sete.


"Rekan Kultivator, ini... Bisakah kita membicarakan ini dengan baik-baik?" dengan suara yang terputus-putus, Yan Hu terlihat bersikap lebih sopan dari yang sebelumnya. Meskipun penampilan Wang Fei sangat muda, namun bisa jadi umur sebenarnya lebih tua, pikir Yan Hu.


Wang Fei memejamkan mata. "Hmmph! Seharusnya kau sudah menyerah duluan tadi, baiklah kalau begitu, ayo kita masuk kedalam membicarakan detailnya." Wang Fei langsung memasuki sekte tanpa memperhatikan sekelilingnya. Yan Hu yang melihat sikap Wang Fei hanya tersenyum kecut.


Yan Hu mengajak Wang Fei dan Li Yan kesebuah rumah yang tidak terlalu besar namun memiliki halaman belakang yang luas. Dari tampilannya saja orang pasti mengira kalau rumah ini adalah rumah ketua untuk mengajari Martial Art kepada para muridnya.


"Tidak buruk, tapi sedikit lebih jelek dibanding dulu." Wang Fei menatap sekelilingnya. Yan Hu sendiri memiliki 7 orang murid, bahkan 4 diantaranya adalah murid paling berbakat disekte ini. Pada umur 25 tahun saja mereka hampir menembus tingkat Qi Foundation!


Yan Hu mempersilahkan Wang Fei dan Li Yan untuk duduk dikursi dekat halaman yang luas itu.


"Jadi apa yang perlu Rekan lakukan ditempat seperti ini?" pertanyaan Yan Hu membuat Wang Fei tersenyum.


"Sebelum itu aku ingin bertanya sesuatu padamu."


"Apa itu?"


"Matriarch sekte ini, dimana dia sekarang."


Pertanyaan Wang Fei jelas mengejutkan Yan Hu. Pasalnya Matriark sudah lama tidak kembali ke sekte, mungkin sudah sekitar 3 tahun dia belum kembali.


"Aku ingin tahu kenapa senior mencari Pemimpin Xiao?"


Wang Fei hanya tersenyum tipis. "Aku mengenal Pemimpin Xiao ini. Lebih tepatnya aku adalah orang terdekatnya sebelum dia kesini."


Yan Hu kembali terkejut dengan pernyataan Wang Fei.


"Apakah senior ini merupkan rekan dari pemimpin Xiao? Tidak mungkin."


........................