
Pandangan pemimpin pembunuh itu seketika menjadi gelap. Saat itu terjadi dia juga merasakan tubuhnya jatuh ketanah dengan keras.
Wang Fei menggunakan seluruh kekuatan dan energi Kinya untuk meluncurkan satu serangan terkuat untuk membunuh pemimpin pembunuh tersebut.
"Hmph! Pada akhirnya kepalamu tetap akan lepas."
Setelah kejadian itu Wang Fei dengan cepat menuju tempat dimana sebelumnya para pembunuh yang tersisa menghentikan pengejaran.
Wang Fei tentu saja akan membereskan suatu masalah hingga ke akarnya untuk menghindari munculnya masalah lain yang kemungkinan akan semakin besar.
Hari itu Wang Fei tidak langsug membunuh para True Foundation tersebut, dia terlebih dahulu berkultivasi demi mengumpulkan kekuatannya kembali.
Selama kurang lebih lima jam akhirnya Wang Fei bangkit dari kultivasi dan memancarkan aura seorang True Foundation yang kuat.
Walaupun untuk saat ini dia masih belum menembus True Foundation puncak, kekuatannya berada di atas segala kultivator True Foundation yang lain.
"Dengan begini, untuk berpetualang di daratan utara akan terasa lebih ringan..." gumam Wang Fei saat dia terbang dengan kecepatan tinggi.
Dalam waktu kurang dari lima belas menit saja, dia mampu menemukan para pembunuh yang sebelumnya berjarak sekitar 30 kilometer darinya.
Wang Fei hanya mendengus dingin ketika empat pembunuh itu telah dia penggal kepalanya.
"Daratan utara adalah daratan yang luas, aku khawatir sepuluh tahun pun aku tidak dapat menjelajahi semua tempat disana..."
Setelah melakukan pembunuhan terhadap empat pembunuh, Wang Fei kembali terbang dengan kecepatan tinggi dan berniat untuk segera sampai di perbatasan daratan utara dalam waktu tiga hari.
....
Daratan Selatan, Daerah kerajaan Tianzhou.
Keadaan kerajaan saat ini telah mengalami kemajuan pesat berkat pemasukan para pedagang disana. Terlihat bangunan mewah dan besar dari kejauhan.
Meskipun Kerajaan Qiwei terkenal akan kekuatan tempurnya yang dahsyat namun mereka tetap dikalahkan oleh kerajaan Tianzhou, ini membuat reputasi kerajaan ini begitu meningkat beberapa hari terakhir.
Memang banyak yang mencurigai bahwa kerajaan mereka telah bersekongkol dengan pihak luar, namun tidak ada yang berani menyatakan hal itu pada orang-orang. Menurut mereka jika kerajaan mereka menjadi 10 kerajaan terkuat di dunia, itu juga membuat keuntungan mereka semakin tinggi, jadi tidak pernah ada yang membantah tentang persekongkolan raja dengan pihak luar.
Istana kerajaan Tianzhou sendiri sangatlah megah dengan ornamen emas disetiap sudut kerajaan. Bahkan pada gerbang masuknya saja terdapat batu yuan yang merupakan batu yang sangat langka.
Para penjaga yang berjumlah ratusan itu tengah berbaris rapi didepan istana. Menunggu perintah dari raja untuk melakukan misi, itulah keseharian mereka untuk menghasilkan uang.
Pada ruangan raja, terdapat seorang pria paruh baya dengan wanita yang terlihat berumur 18 tahun.
"Ayah, mengapa ayah melakukan semua ini? Bahkan sampai mengerahkan banyak sekali para Wandering Soul."
Wanita itu bertanya kepada ayahnya sambil membentak.
"Kau tak mengerti, ini semua demi 7 kitab dewa. Kau juga pasti menginginkannya bukan?"
"Kau gila! Menghancurkan kerajaan-kerajaan yang lain lalu merampas barang rakyat dengan paksa, apakah kau tidak kasihan pada mereka?"
Xia Hu kemudian memasang ekspresi marah. "Keluar, atau jika tidak kau akan diusir dari kerajaan ini."
Wanita tersebut kemudian menghentakan kakinya dengan keras. "Tanpa disuruh pun aku akan pergi! Jika kau tidak melihatku lagi berarti aku sudah meninggalkan tempat terkutuk ini!"
Brak!
Wanita tersebut langsung menutup pintu dengan keras dan keluar dari ruangan.
Xia Hu yang menyaksikan itu hanya menghela napas. "Dia benar-benar sama seperti ibunya. Meski begitu, aku tetap tidak akan menghentikan pencarian 7 kitab dewa sampai kapan pun!"
....