
zien masuk kedalam rumah nya
" sayaaaaang kalian dimana daddy pulang....." teriak zien.
tapi tidak ada sahutan dari siapa pun. zien melangkah ke ruang tengah dan memanggil anak beserta istri nya lagi.
" finno.........nadlyn.......daddy pulang......sayang....risha..... kalian dimana siiih " ucap zien masih dengan teriakan nya.
salah satu maid menghampiri zien dan mberi tahu kan jika anak dan istri nya sedang berenang di halaman belakang.
zien melangkah kan kaki nya menuju halaman belakang untuk menghampiri orang orang tersayang nya.
" Daddy " teriak finno dan nadlyn di dalam kolam renang
" hay sayang.... sudah dari tadi berenang nya ? " tanya zien
" hehe iya daddy sekitar 30 menitan " ucap finno
sedangkan istri nya sedang sibuk dengan novel yang ia baca sampai tidak menyadari ke hadiran sang suami. risha tersadar dan memaling kan wajah nya dari buku untuk melihat suami nya karena teriakan dari anak anak nya.
" pantesan daddy panggil dari tadi gak ada yang jawab ter nyata di sini " ucap zien menghampiri sang istri lalu mencium kening sang istri dan duduk di sebelah nya.
" maaf ya dad ini tadi anak anak minta berenang akhir nya mommy temenin mereka di sini jadi gak bisa nyambut daddy pulang " ucap risha tidak enak
" gak papa sayaaang " ucap zien memberikan senyum ter manis nya.
" daddy mau mandi sekarang biar mommy siapin " tanya risha
" boleh deh mom....kebetulan badan daddy terasa lengket banget..... daddy samperin anak anak dulu ya " ucap zien
" ya sudah mom ke kamar dulu siapin air hangat nya. " ucap risha lalu berdiri menuju kamar nya
sedang kan zien menghampiri anak anak nya yang masih betah berenang walau hari sudah akan berganti malam.
" boy ....girl... berenang nya sudah yuuk....ini sudah mau malam nanti kalian masuk angin. " ucap
" tapi dad... nadlyn masih ingin berenang " ucap nadlyn sambil cemberut. padahal tubuh nya sudah bergetar karena ke dinginan
" NO...girl... kamu sudah ke dinginan sayang... berenang nya besok lagi ya....girl ..boy " ucap zien
" oke dad " ucap nadlyn dan finno patuh
risha menghampiri suami nya yang sedang berbicara dengan anak anak nya.
" sudah selesai sayang berenag nya...." ucap risha
" sudah mom " jawab nadlyn dan finno
" abang mandi sendiri ya.... mommy sudah siapin air hangat nya buat nadlyn mandi sama mommy ya... mom juga sudah siap in air hangat nya. oke sayang "
anak anak risha mengangguk lalu mencium pipi mommy nya finno sebelah kanan dan nadlyn sebelah kiri. kiss tersebut tanda terima kasih dari anak anak nya.
setelah itu finno berlalu dan menuju kamar nya sendiri.
sang suami menyaksi kan interaksi antara istri dan anak nya. zien ber syukur mendapat kan keluarga yang saling menyayangi.
" daddy kok masih di sini...cepat mandi dad keburu air nya dingin. " ucap risha
" oke mom " ucap zien
zien pun memeluk istri nya dan mencium kening istri nya. ciuman itu terlepas ketika sang princes memprotes nya.
" Daddy No....kiss kiss mommy nya nadlyn, nanti mommy nya nadlyn ikutan bau... karena daddy bau acem daddy belum mandi. " ucap nadlyn dengan suara yang menggemas kan lalu menutup hidung dengan tangan mungil nya.
" No girl daddy tidak bau acem..daddy harum " tolak ucapan nadlyn yang mengatakan dia bau acem
zien pun mengangkat putri kecil nya itu lalu memeluk dan meciumi selurah wajah kecil putri nya.
" daddy stop.. nadlyn geli..hihihihi.. " ucap nadlyn meronta dan tertawa saat mendapat kan ciuman bertubi tubi dari sang daddy.
zien tidak peduli baju nya basah karena memeluk putri nya yang baru selesai berenang.
" sudah sudah ayo sekarang mandi semua..nadlyn sayang yuk...nanti kamu masuk angin nak " lerai risha dan membawa anak nya untuk mandi
โฆโฆ
kediaman keluarga Ritter
" selamat datang kembali di rumah pa....๐ " sambutan dira untuk suami yang baru pulang dari kantor.
" terima kasih sayang...... " jawab ardya lalu memberi kecupan hangat di kening sang istri
adira membawa kan tas kerja milik suami nya lalu melangkah menuju kamar mereka di lantai dua
" anak anak kemana ma...tumben sepi " tanya ardya
" lio biasa lah lagi nonton kartun ke suka an nya kalau arsyen sedang bobok baru saja mama bawa ke kamar nya dan sekarang di temani mbk Rika ( baby sister ) " jelas adira
saat tiba di kamar mereka
" papa mau mandi sekarang... biar mama siapin air hangat nya. " ucap dira setelah meletak kan tas kerja suami nya di sofa
" boleh ma " jawab ardya melangkah menuju sofa setelah mengambil laptop di atas nakas yang berada di samping ranjang nya dan melanjut kan pekerja an nya sebentar selagi istri nya menyiap kan air hangat untuk nya mandi
adira yang baru keluar dari kamar mandi menggelang kan kepala saat melihat suami nya kembali melanjut kan pekerja an nya.
kurang puaskah seharian sudah bekerja di kantor dan sekarang saat di rumah pun harus bekerja lagi....pikir Adira.
" papa sayang... laptop nya di tutup dulu ya... kerja nya di lanjut besok lagi di kantor.....sekarang kamu segera mandi karena bau keringat kamu sudah menyebar di kamar ini.... " ucap dira bercanda.
" hahahhahah kamu bisa saja sih ma.....ya sudah papa mandi dulu " ucap ardya sambil ketawa
ardya masuk ke dalam kamar mandi dan dira pun menyiap kan pakain untuk suami nya.
setelah itu dira keluar kamar dan melangkah menuju kamar anak pertama nya.
โฆ
beberapa menit berlalu.
ardya sudah segara dan harum. ia keluar kamar mencari keberada an istri nya.
saat melewati kamar anak pertama nya, ia mendengar tawa dari istri dan anak nya. ardya pun membuka pintu kamar itu dan masuk ke dalam lalu bergabung bersama dira dan lio
menyaksikan kartun favorit lio.
โ apa para raeder ingin tahu....acara kartun favorit Lio...... ?
jawaban nya adalah kartun Detektif Conan
โ apa para raeder disini ada yang suka juga tayangan kartun Detektif Conan.... ?
โโโโโโโโโโโโโโโโโ
terima kasih buat yang sudah membaca, semoga suka dengan cerita nya.
mohon saran dan masukan nya ya.....
next part โกโกโกโก
dan jangan lupa juga untuk mampir ke karya pertama author. ...hihihi
dan jika berkenan bisa tinggal kan jejak seperti :
like
koment
vote
tambahkan menjadi favorit ...... agar para raeder semua mendapat kan notif up terbaru dari author.... ๐๐๐
sekali lagi author ucapkan terima kasih banyak...