Friendzone

Friendzone
Bab. 14



Pagi hari di keluarga Ritter


Dira turun ke lantai bawa dan melangkah ke arah dapur ia kana membuat kopi untuk suami nya dan teh untuk diri nya sendiri.


setelah tersaji dira membawa nya ke kamar. saat membuka kamar dia melihat suami nya masih tertidur dengan pulas.


" pa...." panggil dira


" papa ...bangun..." panggil dira lagi dengan menggoyah kan lengan suami nya...


" mmmmmmmmmm " jawab ardya


" ayo bangun memang papa enggak kerja " tanya dira


" jam berapa sekarang ma...." ardya balik ber tanya


" jam 6 pa...ayo bangun ini sudah mama buatin kopi nya " ucap dira


" oke ma...papa mandi dulu " ucap ardya


ardya bangun dan melangkah ke kamar mandi. sedang kan dira menuju balkon dan membawa nampan yang berisi kan kopi dan teh yang ia buat.


dira duduk membaca novel sambil menunggu suami nya. dan untuk anak anak nya mereka masih tidur.


ardya keluar dari kamar mandi menuju balkon di mana sang istri berada


" anak anak belum bangun ma " tanya ardy


" belum pa mungkin sebentar lagi " ucap dira


dan benar saja. ada ketuk kan pintu dengan keras dan memanggil manggil dira.


" mama.....mama... open the door " teriak lio


" tuh kan benar... mereka bangun " ucap dira


" ya sudah mama buka pintu nya. papa habisin kopi nya dulu terus ganti pakain lalu kebawah kita sarapan pagi. " ucap ardya


dira mengangguk dan meninggal kan ardya sendiri di balkon. sedang kan dia menemui anak anak nya.


" mama...." teriak lio lagi


" iya sayang.... sebentar... " ucap dira


" mama lama banget siih... " ucap lio cemberut


sedang kan di belakang lio ada baby Arsyen dalam gendongan baby sister nya.


" ada apa sayang... lio mau mandi... " tanya dira


" baby arsyen kenapa mbak... " tanya dira


saat ini baby arsyen nya sudah mandi.


" mungkin baby arsyen haus nya stok asi nya kebetulan sudah habis. " ucap mbak rika


" ooh begitu...anak mama haus ya...sini sini gendong mama dulu. " ucap dia


" abang lio. .. mandi sama mbak rika dulu ya sayang... adek arsyen nya kasian lagi haus.. abang mau ya mandi sama mbak rika " tanya dira.


" oke.. baik lah.." jawab lio pasrah.


sebenar nya dira tidak tega melihat wajah lio yang sedih karena dira tidak bisa menuruti ke inginan anak pertama nya. tapi mau bagaimana lagi anak ke dua nya lebih membutuh kan dira.


lio pun di ajak mbak rika kembali ke kamar nya sediri untuk mandi.


" mbak rika nanti setelah lio mandi ajak turun kebawah langsung ya...saya tunggu di ruang makan " ucap dira


" iya nya " jawab mbak rika


" yuk lio mandi di bantu mbak rika ya..." ucap mbak rika


lio menganggung dan menerima uluran tangan dari mbak rika.


setelah itu mbak rika dan lio masuk ke dalam kamar lio.


sedang kan dira masuk ke dalam kamar nya lagi untuk memberika baby arsyen asi.


setelah dua puluh menit berlalu keluarga ritter sudah berkumpul di ruang makan untuk menikmati sarapan pagi mereka.


" papa berangkat kerja dulu ya " pamit ardya


setalah menyelesai kan sarapan pagi nya


" iya papa hati hati di jalan ya....semangat kerja nya " ucap dira


" iyaa ma.... " ucap ardya lalu mencium kening istri nya.


" abang salam dulu sama papa " titah dira ke lio


lio menghampiri papa nya dan mencium punggung tangan ardya. di balas ciuman di kening lio dan baby arsyen.


setelah itu ardya masuk ke dalam mobil nya dan berangkat ke kantor


……………………


sedang kan di keluarga Bannarase semua keluarga sudah berkumpul di meja makan.


risha menyiap kan makanan untuk suami nya kemudian untuk anak anak nya.


" daddy mau lauk apa ayam goreng, udang, cumi atau oseng daging " tanya risha


" oseng daging sama udang saja mom " jawab zien


" abang mau lauk apa sayang... " tanya risha ke anak pertama nya


" abang mau udang sama cumi saja my...tapi udang nya yang banyak ya my... " jawab finno


" my ....my...my.... nadlyn mau ayam goreng dua, udang tiga terus cumi dan oseng daging juga tapi sedikit saja my...nasi nya juga sedikit saja my.... " ucap nadlyn heboh


" dasar bawel.....sudah cerewet makan nya banyak banget lagiii ? " sindir finno


" biarin wleeek " ucap nadlyn


" sudah sudah di depan makanan tidak boleh bertengkar " lerai zien.


akhir nya mereka pun diam dan menikmati makanan mereka. sampai bi nani datang menghampiri zien dan bilang jika alex sudah datang.


" maaf tuan....di depan ada tuan alex. " bi nani memberi tahu.


" tolong bilangin alex suruh ke sini bi " ucap zien


" baik tuan, kalau begitu bibi permisi ke depan dulu " ucap bi nani


dan zien mengangguk.


bi nani pun menghampiri alex di ruang tamu.


" permisi tuan alex " ucap bi nani


" iya bi nani ada apa " tanya alex


" tuan alex di suruh ke ruang makan oleh tuan zien " ucap bi nani


" oh baik lah bii alex ke sana dulu, terima kasih ya bi " ucap alex


" sama sama tuan " ucap bi nani


alex pun menuju ke ruang makan di mana keluarga abang angkat nya berada,


sedang kan bi nani kembali ke dapur.


" pagi bang...pagi mbak....pagi ponakan ponakan uncle " ucap alex


" pagi lex " jawab zien dan risha


" pagi juga uncle " jawab finno dan nadlyn.


" duduk lex..sini ikut sarapan juga " ajak risha


sebelum alex nge jawab nadlyn lebih dulu ber bicara.


" uncle uncle....sini duduk sebelah nadlyn. " ucap nadlyn sambil menepuk nepuk kursi kosong di samping nya.


" oke sayang " ucap alex menjawab titah ponakan kecil nya.


alex memang dekat dengan anak anak zien bahkan si kecil nadlyn begitu manja ke alex dari pada finno.


" ya betul kata mommy nya anak anak kamu ikut sarapan juga. jangan sering sering sarapan di luar, kamu adik abang jadi kamu bebas untuk makan atau ngapain saja di rumah ini " jelas zien


alex pun melangkah ke arah nadlyn dan duduk di samping nadlyn.


" iya bang..mbak.... terima kasih " ucap alex


" sama sama, kamu enggak perlu sungkan. kamu keluarga kita " ucap risha.


alex mengangguk dan tersenyum.


lalu mereka semua sarapan pagi dengan hening. yang terdengar hanya suara sendok dan piring yang bersautan.


……


" lex kita antar finno ke sekolah nya dulu ya. " ucap zien


" siap bang " jawab alex


" mom.....daddy dan alex berangat kerja dulu, biar finno berangkat sama daddy saja, dan jika mommy ingin jalan jalan bisa sama danish yang supirin daddy gak akan ijinin mommy bawa mobil sendiri.... " jelas zien


" iya......suami akuuu " jawab risha


" yuk bang kita berangkat tapi pamit dulu ke mommy " titah zien


" oke dad " jawab finno


finno mencium punggung tangan mommy nya dan di balas kecupan di kening finno


" finno berangkat sekolah dulu mom " ucap finno


" iya sayang...jangan nakal yaa belajar yang rajin " ucap risha


finno hanya mengangguk. dan berjalan terlebih dahulu menuju mobil sang daddy.


" sayang pamit dulu ke daddy dan uncle


nak.... " titah risha ke nadlyn


nadlyn menurut lalu mencium punggung tangan zien dan alex dan di balas pelukan dan kecupan di kening oleh zien dan alex.


setelah itu zien, alex dan finno berangkat sedangkan nadlyn dan risha kembali masuk ke dalam rumah.


➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖


terima kasih yang sudah membaca


semoga suka dengan cerita nya


jangan lupa mampir ke karya pertama author juga ya....raeder.



terima kasih


next part ➡➡➡➡➡➡