Friendzone

Friendzone
Bab. 10



Malam hari di dua tempat


dirumah keluarga Ritter dan di rumah keluarga Bannarase


…………………


Keluarga Ritter


bi narti dan maid maid lain nya sedang sibuk memasak. Bi narti yang sebagai kepala maid di keluarga Ritter mengarah kan semua maid agar makanan cepat ter hidang kan.


setelah semua nya siap baru lah bi narti memanggil nyonya dan tuan nya untuk ke ruang makan.


bi narti menaiki tangga menuju kamar bos nya.


tok...tok..tok


" nyonya....tuan....makan malam nya sudah siap... " bi narti memberi tahu


" iya bi terima kasih sebentar lagi kita turun, bi narti tolong ajak lio sekalian ya...ke ruang makan. " pinta adira


" iya nya.. " jawab bi narti


bi narti ber lalu dari kamar majikan nya dan menuju kamar anak dari majikan nya yang berada si samping kamar orang tua nya.


saat binarti akan mengetuk kamar tuan muda kecil nya. bi narti melihat rika menggendong anak ke dua dari bos nya.


" mau kemana rik " tanya bi narti


" ini bi kayak nya baby arsyen haus " rika memberi tahu


" ya sudah kamu turun aja ke bawah tunggu di ruang makan bentar lagi nyonya juga turun bibi mau panggil den lio dulu " kata bi narti memberi tahu.


rika pun melangkah menuju lantai bawah dan menunggu nyonya besar nya turun, sedang kan bi narti masuk ke dalam kamar lio.


bi narti melihat aden kecil nya tertidur tetapi televisi nya masih nyala. mungkin sang aden ke tiduran saat menonton acara ke sukaan nya.


mau tidak mau bi narti akan tetap membangun kan aden kecil nya untuk makan malam kalau tidak bisa bisa aden kecil nya tengah malam kelaparan.


" bang...abang lio.... bangun yuk...makan malam dulu nanti di lanjut tidur lagi " ucap bi narti


" mmmmmmmm " lio hanya menggeliat.


memang lio ini anak nya agak susah untuk di bangun kan.


bi narti beusaha untuk membangun kan


adira dan ardya sudah berada di ruang makan tapi yang terlihat hanya anak bayi nya saja yang berada di gendongan baby sister nya


dira pun bertanya " mbak rika kok cuma sama adek saja abang lio nya mana mbak " ucap adira


" mungkin den lio nya sedang tidur nya....bi narti juga belum turun dari kamar den lio " jawab rika


" ya sudah pa... mama mau bangunin abang dulu ya...papa tunggu sebentar " ucap adira


saat dira berdiri dari duduk nya dan berbalik badan akan melangkah ke kamar anak pertama nya tetapi ter henti karena dira sudah melihat anak dan kepala maid nya turun dari tangga. dengan tangan mungil lio yang di genggam erat oleh bi narti.


awal nya bi narti akan menggendong nya tapi apa lah daya saat melihat badan gembul aden kecil nya kondisi badan bi narti tidak me mungkin kan.


akhir nya bi narti menggenggam tangan mungil aden kecil nya dengan erat agar bocah itu tidak menggelinding di tangga.


karena aden kecil nya masih dalam ke adaan mengantuk.


dira yang melihat itu melangkah ke arah tangga dan menggendong nya.


lalu menduduk kan di kursi yang sudah tersedia.


" nyonya maafin bibi' Karena waktu di tangga tidak menggendong tuan muda. bibi takut kita sama sama jatuh karena kondisi bibi yang sudah tua dan rapuh " ucap bi narti tidak enak hati


" iya bi...dira ngerti kok... bibi tidak perlu merasa tidak enak gitu. ini juga karena badan lio yang terlalu gembul akibat banyak makan ya sayang.... " ucap dira sambil mencubit pipi gembul lio


" No ma....lio enggak gembul dan mama stop cubit pipi nya lio.. sakit tauuu " protes lio sambil cemberut.


" uuuuchhhhh sakit ya..... maafin mama ya....sini mama kiss yang sakit " ucap dira lalu mencium pipi gembul anak nya yang telah ia cubit barusan


" ya sudah ayuk kita makan papa sudah lapar banget... " ucap ardya


" oke pa " jawab dira dan lio kompak


" bi narti dan yang lain juga makan sana...biar lio dan papa nya dira yang siapin " ucap dira


" baik nya kalau begitu bibi ke dapur dulu. permisi tuan, nyonya, aden " pamit bi narti


ya, di dapur juga tersedia meja makan untuk para maid nya.


sedangkan baby sister arsyen masih tetap berada di ruang makan bersama dira.


setelah dira selesai makan dira mengambil alih menggendong baby arsyen. dan memerintah kan baby sister anak nya itu untuk makan.


rika pun pamit menuju dapur untuk makan bersama maid yang lain.


ruang makan keluarga ritter



……………


keluarga Bannarase


beda dengan keluarga Ritter


kini anggota keluarga bannarase sudah duduk di ruang makan



risha mengambil kan nasi dan lauk untuk suami dan anak anak nya.


" ini ded....daddy ingin nambah lauk nya " tanya risha


" terima kasih mom......ini sudah cukup. " jawab zien


" ini buat abang....ada yang mau di tambah " tawar risha


" boleh mom...abang tambah sayur bayam nya saja " jawab risha


risha pun menambah sayur ke atas piring anak nya lalu memberi kan nya lagi ke finno


" terima kasih mom " ucap finno setelah menerima piring yang berisikan nasi, sayur dan lauk pauk


nadlyn yang cerewet pun menolak saat mommy nya menaruh sayur di atas piring nya.


ya... nadlyn anak nya yang satu ini sulit jika harus memakan sayur. pasti akan ada derama nya dulu


" mommy... No....nadlyn enggak mau makan sayur nadlyn cuma mau ayam nya dua " protes si cerewet nadlyn saat sang mommy akan memberika sayur ke atas piring nya.


" tapi sayang nadlyn harus makan sayur biar sehat " ucap risha


" No ...my...nadlyn enggak suka sayur. nanti nadlyn berubah jadi kambing dan sapi " ucap nadlyn memberi alasan


risha, zien dan finno mengerut kan kening nya atas ucapan nadlyn


" kenapa begitu sayang.... " kini gilirian zien yang berbicara


" iya kan kambing sama sapi suka makan rumput dan sayur yang warna nya hijau hijau " jelas nadlyn


risha dan finno menepuk kening nya atasa jawaban nadlyn sedang kan zien hanya menggeleng kan kepala nya.


kemudian zien memberi kan pengerti an dan bujuk kan agar nadlyn mau untuk me makan sayur.


walaupun dengan berat hati, nadlyn memakan sayuran itu.


tetapi dengan satu syarat.......yaitu besok dia akan minum ice cream sepuas nya di kedai ice cream langganan mereka.


zien dan risha menyetujui syarat itu.


tujuan nya hanya satu agar anak perempuan nya mau untuk makan sayur.


ya..... seperti itu lah drama nadlyn jika dia harus me makan sayur maka dia juga akan mengaju kan persyaratan.


➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖


para raeder disini adakah yang sama dengan nadlyn yang tidak suka dengan sayur.....????? hihihihi


jika ada maka paksa lah untuk makan sayur walaupun sedikit buat kesehatan tubuh kita


jangan seperti nadlyn dan author yang tidak suka makan sayur 😅😅😅


nex part ➡➡➡➡➡➡➡➡


terima kasih yang sudah berkenan untuk membaca karya author.