Friendzone

Friendzone
Bab.15



Masih di kediaman keluarga Bannarase


risha dan nadlyn masuk ke dalam rumah dan duduk di ruang tv.


" my....mommy..." panggil nadlyn dengan suara khas anak kecil yang begitu menggemas kan


" ada apa sayaaang....nadlyn bosen di rumah...? " tanya risha yang tau akan ke inginan anak bungsu nya.


" hihihi.... mommy tau saja...nadlyn ingin main bareng Lio ..my....kita ke rumah lio yuk my..." ucap nadlyn.


" ya .. sudah ayuk kita ke rumah Lio....mommy juga kangen sama baby asyen. " ucap risha


" ye..ye..ye...ye..... come on my... lets go to the home mama Dira. " ucap nadlyn antusias


risha pun menggenggam tangan mungil si kecil nadlyn. karena jarak dari rumah ke gerbang cukup jauh belum juga halaman rumah dira juga cukup luas dan panjang.


risha memutus kan untuk memakai motor metic nya walaupun rumah mereka berhadapan tapi mereka sama sama mempuyai halaman yang luas dan pajang maka dari itu risha memilih pakai motor metic nya untuk menghemat tenaga nya. hehehe


( dasar ya siih risha emang malas untuk berjalan. tapi kalau author pikir pikir memang rumah rumah orang gedongan pasti punya halaman yang cukup luas dan panjang. )


risha pun mengendarai motor metic nya sendiri dengan nadlyn yang berada di depan nya.


………


di rumah keluarga Ritter


" kenapa bang....muka nya kok lesu begitu..." ucap dira sambil menggendong baby arsyen yang baru saja di beri asi


Lio hanya menggeleng dan melanjut kan permainan lego nya.


sampai terdengar suara teriakan dari depan rumah nya. suara yang membuat mood lio berubah semangat.


lio pun berdiri menuju asal suara berada. sedang kan dira sang mama hanya berdecak dan menggeleng atas sikah anak nya.


yang langsung berubah saat mendengar suara nadlyn.


ya, yang datang dan berteriak barusan adalah nadlyn, bocah yang lucu, menggemas kan, pintar tapi sayang jika berteriak suara nya cempreng dan menggelegar seperti petir.


dira pun mengikuti langkah lio menuju asal suara.


" mama dira.......lio..kalian di mana nadlyn datang..." teriak nadlyn dan melangkah menuju ke dalam rumah


" sayaaang.....gak boleh teriak teriak begitu ah.... itu nama nya gak sopan. nadlyn paham " ucap risha menasehati putri bungsu nya


" iya...my........i'm sorry " ucap nadlyn minta maaf dan menundukan kepala nya.


" it's oke sayaang .....tapi lain kali tidak boleh di ulangi. oke " ucap risha lalu mengusap kepala nadlyn dengan sayang.


" oke my....promise " ucap nadlyn


nadlyn dan risha pun terus melangkah kan kaki nya untuk mencari keberadaan sang tuan rumah.


dan tepat di depan tangga risha dan nadlyn berhenti ketika mereka melihat lio yang berlari dari ruang yang risha ketahui sebagai ruang keluarga dan dari belakang lio pun juga terlihat dira yang menggendong baby arsyen melangkah mendekati nya.


"....hay...lio....nadlyn bosan di rumah enggak ada teman nya jadi nadlyn ajak mommy ke rumah lio " ucap nadlyn memberi tahu.


" hay... juga nad....aku juga bosen gak ada teman buat bermain...adek arsyen siiih enggak besar besar.. " keluh lio.


" hay...dir " sapa risha balik


" hay juga mama dira dan adek arsyen " sapa balik dari nadlyn


setelah saling bertegur sapa mereka menuju ruang keluarga untuk mengobrol dan bermain untuk nadlyn dan lio.


lio pun menggenggam tangan mungil nadlyn dan di tarik nya menuju ruang keluarga yang sudah terisi kan mainan mainan lio yang berceceran.


risha dan dira tersenyum saat anak anak mereka begitu dekat satu sama lain dan saling menyayangi.


dan timbul lah satu ide di pikiran adira.


" shaaa..............." panggil dira


" ada apa dir..? " tanya risha


" kita kam sudah sahabatan sedari kecil....kamu juga tau kan jika aku begitu mendambakan anak perempuan. " ucap dira


" iya aku tau...dan aku paham....apa kamu ingin mengadopsi anak perempuan " tanya risha.


" eh....enggak begitu maksud aku. tapii " ucap dira terhenti


" tapi apa.....? takut karena arsyen masih kecil dan takut juga kamu mberikan kasih sayang yang berbeda. " ucap risha.


" iya omongan kamu benar barusan. tapi maksud aku itu...aku ingin nadlyn jadi anak aku. " ucap dira


" loh bukan nya selama ini nadlyn juga jadi anak kamu juga kan " ucap risha


dira menghela nafas nya panjang. dia berfikir bagaimana cara mengutara kan ke inginan nya ke pada risha. apakah risha, zien dan ardya akan setuju dengan ke inginan nya.


" kenapa siih dir......ngomong saja langsung pada inti nya. " ucap risha gemas melihat dira yang ragu ragu untuk melontar kan ke inginan nya


" oke.....begini sha....aku ingin nadlyn jadi mantu aku...aku udah tau gimana nadlyn aku juga sudah sayang banget sama dia ardya dan lio pun juga begitu. dan aku juga ingin persahabatan kita juga berlanjut dalam satu keluarga. jadi inti nya aku ingin menjodoh kan lio dengan nadlyn....kamu setuju gak sha ? " ucap dira panjang dan dira merasa deg deg an menanti respon dan jawaban dari risha.


" hahhha itu toh kita siih satu pemikiran dir... aku siih setuju tapi kan sekarang mereka masih terlalu kecil dir....? zien dan ardya mereka pasti juga akan setuju. kita harus nunggu mereka dewasa dulu baru kita jodoh kan mereka. syukur syukur jika mereka setuju " ucap risha tak kalah panajang nya


" aku tetap mau nadlyn yang jadi mantu aku jika pun lio tidak mau aku yang akan memaksa nya " ucap dira tak gentar


" hahhahah kamu ada ada saja dir.... jika mereka berjodoh pasti mereka akan di persatu kan. dan walaupun mereka tidak berjodoh mereka tetap anak anak kita dan kita tetap akan jadi satu keluarga " ucap risha bijak


sedangkan dira tidak bisa berucap apa apa lagi dia hanya mengangguk sebagai jawaban. dan jujur di hati dira ia begitu mengharap kan nadlyn sebagai menantu nya.


dira akan selalu berdoa agar lio dan nadlyn bisa berjodoh. amin


➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖


hay raeder apa kabar ?


maaf ya baru bisa nongol lagi


karena kemarin kemarin lagi fokus di judul CINTA YANG SALAH dan akan author end cerita nya.


terima kasih buat yang sudah setia membaca karya author.


nanti kan cerita selanjut nya