Don'T Touch Mine Or Die!!!

Don'T Touch Mine Or Die!!!
chapter : determination



" Terauma ,sering terjadi saat seseorang mengalami hal buruk atau semacamnya." Ucap Jeans.


Dehan mengangguk mengerti, menatap gadis itu kembali, yang tertidur akibat obat penenang.


Kedua pria itu pun berbincang meninggalkan Listya di kamar, saat sedang asik membahas sesuatu, Dehan harus kembali berlari menuju kamar.


Hal itu kembali terulang, gadis itu kembali berteriak ketakutan. Dehan yang tiba disana langsung memeluknya mencoba menenangkan.


"Calm down dear, tempat itu sudah aku jadikan kuburan massal." Ucapnya santai


Gadis itu berhenti berteriak, ia menatap pria itu tak percaya, oh ia tak bisa berfikir sekarang setelah mendengar perkatan orang gila ini.


Listya kembali menangis, mungkin jika ia tenang, ia bisa berfikir dengan jernih.


Dehan hanya diam masih dengan posisi memeluk.


Senyum terbit di bibir nya, menatap sang istri senang.


"Aku lupa, apa hukuman mu?"


Sifat iblisnya muncul disaat seperti ini l, tanpa ba bi bu Dehan langsung melahap bibir hati milik gadis itu seperti orang yang kelaparan.


Sungguh rinduh rasanya ...


Skip 18+


...... ...


Listya tetap berada dalam selimut menutupi tubuh nya, pelayan sudah lama menunggu gadis itu. Namun sepertinya tak ada perubahan, mereka mulai putus asa dan melaporkan hal itu pada tuan iblis.


Dehan tersenyum meninggalkan pekerjaan nya, menjemput sang istri dengan berbagai macam ancaman yang ada di benak nya.


"Nyonya, ayo sarapan dulu." Ucap Sarah lembut.


"..."


Listya masih tetap tak bergeming dari tidurnya, hingga ia mendengar suara yang tidak asing.


" Risyta, bangun atau..." Belum sempat pria itu melanjutkan ucapannya.


Listya langsung membuka selimutnya dan berlari menuju kamar mandi, ia pikir sekarang bukan lah waktu yang tepat untuk membuat pria iblis itu menang.


Ia harus kembali memikirkan cara bagaimana bisa kabur dari sini, sekarang Ia bertekad akan melawan rasa takutnya.


Ia harus bisa mengalahkan pria itu, tak ada yang tidak mungkin jika ia berusaha, pasti akan ada hasilnya, ya ia percaya hal itu.


Dehan tertawa melihat tingkah laku gadis nya itu, bahkan para pelayan terkejut mendengar tawa dari pria yang bahkan irit dalam tersenyum.


Pagi saat selesai sarapan Dehan membawa gadis kecilnya keruang bawah tanah, disana gelap dan menakutkan, Listya terus bergadengan dengannya.


Kali ini bukan Dehan, melainkan dirinya sendiri yang ingin menggenggam tangan pria itu, ini adalah salah satu taktik nya untuk mendapatkan kepercayaan dari iblis itu.


Saat semuanya kembali terang, Listya terkejut melihat wanita yang digantung disana , lemah dengan setiap lembam yang ada ditubuh nya.


Anna yang melihatnya terkejut sekaligus senang.


"Listya tolong ...tolong aku..." Ucapnya.


"Apa kau mengenalinya dear?" Tanya Dehan yang ada disebelahnya.


Iq menatap wanita itu tak tega namun ia juga tak suka padanya yang tega membohongi dirinya.


"Tidak." Listya menggelengkan kepalanya.


Anna membulatkan matanya tak percaya,


Dan Dehan ia terkekeh melihat gadisnya yang dendam dan tak mau mengakuinya.


"Tidak tolong...tolong aku, aku mohon pada mu." Anna menangis memohon.


"Baiklah, karena kau tak mengenalinya mari kita pergi." Dehan menarik lengan Listya hendak pergi.


Namun tetap saja, Listya tak bisa meninggalkan nya, meskipun ia dendam, ia tetap tak tega, ini menyangkut perikemanusiaan.


"Tunggu, aku aku kenal padanya, bisakah kau mel.."


"Ssssttt."


Dehan langsung memotong perkataan Listya.


"Istri ku ini sangat baik ,namun suamimu ini sama sekali tak baik dear."


"Tunggu.."


"Ayo pergi." Raut wajah pria berubah dan menyeret Listya keluar dari sana.


Ternyata istrinya mengecewakan dirinya karena masih mementingkan nyawa orang lain. Dan ia juga masih sangat polos, mungkin mulai saat ini ia harus mengajari nya tentang kekerasan dunia.


.........


Semenara Anna?


Ia menjadi pemuas para bodyguard Dehan, disiksa hingga ia tak ingin lagi hidup di dunia.


.........


Ok lovely sampai sini dulu..


Jan lupa kasih semangat author terus biar cepat up.


See youu...