Armageddon Maker

Armageddon Maker
Makan malam bersama demi human terpilih



Di dalam rumah terdiri dari tujuh kamar tidur dan satu ruang makan. Kamar tidur besar untuk party Gellen, lima kamar tidur sedang untuk catgirl bersaudara, anak anak demi human laki laki dan demi human perempuan serta untuk Liah dan Flora pada satu kamar dan pasangan minataurus. Lalu ada satu kamar yang sengaja di buat megah untuk Anma sendiri.


"Ini terlalu berlebihan" Pikir Anma sesaat.


"Ayah jangan seperti itu, lagi pula mereka sudah berusaha. Jadi, ayah harusnya bisa menikmati nya. " Sahut Flora melalui telepati.


"Ya, baiklah Flora. Ayah akan berusaha. " Jawab Anma.


"Hey, Marin, Marista, Trista. Bagaimana perburuan kalian ?" Flora langsung membaur dengan teman teman Liah.


"Eh, iya Flora. Kami menangkap banyak ikan." Marista menjawab sambil menunjukan ikan bakar yang di sajikan di atas potongan kayu.


"Kelihatannya enak." Flora tersenyum


"Iya. Memang enak kok. Ayok makan bersama kami." Trista mengajak Flora untuk makan bersama.


"Ayah, bolehkah Flora ikut makan bersama mereka? " Tanya Flora kepada Anma.


"Iya, Kamu boleh" Anma menjawab sambil tersenyum.


Setelah mendapat persetujuan dari Anma, Flora langsung bergabung bersama mereka.


Setelah Flora berbaur bersama catgirl bersaudara, Anma duduk di antara catgirl bersaudara dan Juan.


Anma melihat suasana yang begitu menyenangkan yang tidak pernah ia rasakan ketika hidup di dunia sebelumnya maupun ketika dunia ini masih berupa game.


Anma yang merupakan seorang "Game Tester" yang menguji game dari tahap awal "Demo" sampai akhir hayatnya tidak pernah merasa begitu senang seperti hari ini.


Tanpa di sadari oleh dirinya sendiri, ia ?mulai mengeluarkan air matanya. Semua yang ada dalam ruangan itu tidak menyadari nya kecuali Youland. Yang ada di sebrang meja makan yang langsung berhadapan dangan Anma.


Anma langsung mengusap air matanya.


Seketika itu semua yang ada dalam ruangan menatap ke arah Anma.


"Ah, iya. Itu karena makanannya terlalu enak" Anma mencoba menutupi perasaannya yang sebenar nya.


"Oh, benarkah itu ayah? Kalau begitu Flora akan menghabiskannya" Flora berkata sambil mulai mengambil makanan yang di sediakan di meja.


"Eh... Kamu curang Flora" Marista berebut makanan dengan Flora.


"Hahahaha.... Tidak usah berebut. Kalau makanannya masih kurang, kami akan berburu lagi nanti malam" Carmen tertawa sambil menunjukan otot lengannya.


"Kakak, kamu tidak sopan" Carmen menarik tangan Cermen agar kembali seperti posisi sempurna ketika makan.


"Iya iya, maafkan aku" Cermen meminta maaf.


"Wah... Benar benar enak" Liah berkata sambil menikmati daging babi hutan yang di panggang.


......................


Di atas meja makan terdapat banyak makanan yang di sediakan di atas potongan kayu yang di buat seperti piring. Disana ada daging babi panggang, ikan bakar, sayur sayuran yang di rebus, sup kentang, dan ada pun teh herbal yang di sajikan sebagai minumnya.


"Terimakasih atas pujianmu kepala desa Liah." Jian bertrima kasih.


Semua yang ada dalam ruangan itu makan dengan lahap dan penuh keceriaan. Flora dan Catgirl bersaudara masih berebut makanan, sementara Juan dan Jian terlihat romantis karena saling menyuapi makanan satu sama lain.


Carmen dan Cermen sedang bercanda tawa dengan anak anak demi human sambil menikmati teh herbal mereka. Gellen sedang menikmati pijatan dari Youland. Liah terlihat lebih ceria dari sebelumnya dan membuat Anma tersenyum senang sambil menikmati makanan yang ada di sana.