Armageddon Maker

Armageddon Maker
Rune yang tersembunyi



"Ayah... Apa yang kamu lakukan?" Flora berteriak dan menampar Anma.


"Ayah.....! Ayah kan sudah punya Flora. Tapi kenapa ayah melakukan hal semacam itu? Jika ayah mau, ayah boleh memegang milik Flora! Jika ayah memintanya" Flora memarahi Anma dengan wajah yang memerah.


"Ayah, Bodoh... ! Aku benci ayah" Flora membalikan tubuhnya ke arah yang berlawanan dan mulai melangkah pergi keluar goa.


"Flora, Kembali kesini!! " Anma berteriak kepada Flora.


"Hiiiiiiiyaaaaaaaaaaaaa... " Flora berteriak histeris sambil memegang kepalanya.


Anma langsung pergi ke arah Flora dan meninggalkan tubuh Youland yang belum di sembuhkan.


"Flora, apakah kamu tidak apa apa? " Anma mendekati Flora yang sedang berjongkok dan memegangi kepalanya.


"A...ayah, tadi itu sangat sakit.." Flora menjawab sambil mencoba menutupi wajahnya.


"Flora? Apakah kamu ingat jika kamu melawan perintah ayah, maka kamu akan seperti ini? " Anma menjelaskan sambil mencoba memeluk Flora.


Flora hanya terdiam dalam pelukan Anma.


"Kalau begitu, kamu berubahlah kembali ke wujud tangan alam agar kamu bisa mengerti apa yang tadi ayah lihat." Anma membisikkan perintah kepada Flora agar ia kembali ke wujud tangan alam dan membuatnya tenang.


Flora pun kembali ke wujud tangan alam dan menyatu dengan tubuh Anma.


Setelah masalah yang terjadi, Anma kembali ke tubuh Youland dan mencoba untuk menyembuhkannya.


Bagian kepala dan punggung Youland mengalami keretakan ketika latih tanding tadi. Anma kembali menggunakan sihir yang sama. Namun ketika Anma menggunakan sihirnya, bagian dada kanan milik Youland bersinar seolah ber reaksi kepada sihir yang di gunakan oleh Anma.


Cahaya itu bersinar untuk sesaat dan setelah cahaya itu kembali menghilang sesaat sebelum Youland tersadar.


Karena merasa tidak asing dengan apa yang ia lihat, Anma kembali merapal sebuah mantra di dekat tubuh Youland.


"Akh.... A...ano... tu...tu...tuan" Youland mencoba mengatakan sesuatu kepada Anma.


Anma hanya terfokus kepada cahaya yang hanya bisa di lihat olehnya.


Tangan alam milik Flora, mulai bergerak perlahan sembari mengikat tubuh Youland.


"A.......!! " Youland berteriak disaat tangan Alam menjerat seluruh tubuhnya.


Dalam konsentrasi penuh akan kendalinya terhadap lengan milik Flora, akhirnya Anma berhasil menarik sebuah batu putih dari dalam tubuh Youland.


" Ah.... Betapa senangnya aku melihat ini " Anma menatap ke arah batu putih itu tanpa melihat ke arah tubuh Youland yang terkapar lemas.


" Ya ampun.... Youland.... Maafkan aku... Aku... Aku tidak bermaksud menyakitimu seperti tadi." Anma meminta maaf setelah menyadari tubuh Youland yang terkapar beberapa saat setelah ia menyimpan baru putih itu.


"Eh? Apa yang kamu bicarakan? " Anma kebingungan.


"Ayah, bodoh" Suara kesal dari Flora kembali masuk melalui telepati.


"Jangan seperti itu Flora. Lagipula kamu juga tadi merasakannya kan? Sesuatu yang tidak asing" Anma menjawab melalui telepati


"Hmph. Itu tadi seperti sebuah batu" Flora menjawab Anma dengan nada sebal.


"Iya, itu benar." Anma menjawab


"Tapi kenapa bisa ada batu di tubuh Youland? " Flora kembali bertanya.


" Itu, akan ayah bahas nanti lagi." Jawab Anma pada Flora.


"Ah, iya. Youland, maaf karna hal tadi. Sebenarnya tadi aku hanya memberikan sesuatu kepadamu agar kamu bisa lebih kuat dari sebelumnya. Namun jika kamu membicarakan hal ini kepada yang lainnya maka, sesuatu itu akan menghancurkan tubuhmu. " Anma mengubah topik pembicaraan.


"Ja...jadi.. seperti i.. itu... " Youland masih terbaring lemas.


"Jika kamu sudah merasa baikkan, kamu bisa langsung ke luar karna teman temanmu sudah menunggumu." Ucap Anma kepada Youland.


Tidak lama setelahnya, Youland mulai berdiri dan meninggalkan Anma di dalam goa.


"Jadi ayah, kenapa bisa ada batu di dalam payudara Youland ?" tanya Flora melalui telepati.


"Entahlah Flora. Tapi dari cahaya nya mungkin itu adalah "Rune Suci". Jawab Anma.


" Lalu, "Rune Suci itu apa ayah? " Tanya Flora kembali


"Tentang " Rune suci" ayah akan menjelaskan nanti. Setelah teman teman Liah yang terluka, Ayah sembuhkan" Jawab Anma.


Anma pun kembali mengeluarkan sebuah tubuh dari item box nya, tubuh itu ternyata milik Gellen.


Tidak seperti yang lainnya, tubuh Gellen hanya memiliki luka ringan dan luka berat yang dia alami hanya di bagian kuku tajamnya. Anma mulai menggunakan sihir yang sama dan tidak lama setelahnya, Gellen tersadar. Tidak ada tanda tanda benda sihir di sekitarnya. Jadi Anma langsung memberikan informasi palsu seperti yang ia berikan kepada Juan, Youland dan Trista.


Kalih ini, Anma mengatakan bahwa ia telah memberikan sesuatu kepada Gellen di bagian punggung tangannya atau bisa di katakan bahwa di bagian cakar pedangnnya telah di tanamkan sesuatu. Setelah menjelaskan, Gellen keluar dengan penuh semangat dan berjanji untuk menjaga informasi yang Anma berikan.


Yang terakhir adalah Marin dan Marista. Kedua tubuh mereka di keluarkan secara bertahap. Marin di sembuhkan terlebih dahulu dan diberi informasi palsu mengenai sesuatu yang Anma tanamkan di kedua tangannya yang akan membuatnya lebih kuat dan setelahnya, Marin pun pergi.


Setelah Marin pergi, Marista di keluarkan dari item box, lalu di sembuhkan. Dan setelah Marista sadar, Anma memberikan informasi palsu mengenai sesuatu yang di tanam di bagian tubuhnya yang akan membuatnya semakin kuat dan setelahnya, Marista pun pergi.


Setelah semua teman teman Liah di sembuhkan, hanya tersisa Anma di dalam goa itu.


Anma memerintahkan Flora untuk kembali ke wujud perinya untuk menyampaikan pesan kepada Liah dan teman temannya.