Armageddon Maker

Armageddon Maker
Alam lain dari system dunia lama



"Ayah...." Suara asing terdengar di telinganya.


" Ayah....... " Suara itu kembali memanggilnya.



Ia yang semula hanya melihat kegelapan, kini yang ia lihat adah sebuah altar putih diantara rinbunnya hutan.


"Apakah kamu adalah ayahku? " Suara itu semakin dekat denganya.


Ketika ia berbalik, seorang wanita berwujud peri hutan sedang berdiri cukup dekat dengannya.


" Ah... Maaf. Apakah kamu tadi memanggilku ayah? Tapi....? Tapi kenapa? Dan dimana aku berada saat ini? " Tanya Anma yang terkejut.


"Selamat datang di Alam Peri, Ayah." Peri hutan itu melebarkan kedua tangannya seolah menyambut Anma datang ke wilayahnya.


"Alam peri? " Anma mengajukan pertanyaan.


"Iya. Alam peri." Peri itu menjawab dengan senyuman.


"Lalu kenapa aku ada di sini? Apakah aku mati? Jika aku mati seharusnya aku kembali ke kota asal ku di Kota Dominic. " Jelas Anma.


"Bisa di bilang bahwa ayah telah mati di dunia asal. Namun di dunia ini, hanya kesadaran ayah lah yang sampai ke tempat ini" Jelas Peri hutan itu.


"Mati di dunia asal? Apa maksudmu?" Tanya Anma dengan ekspresi terkejut.


"Iyah. Ayah telah mati dari dunia asal." Jawab Peri hutan itu.


"Ta...tapi kenapa aku masih di sini? Seharusnya jika ak...aku mati, aku tidak berada di dunia ini lagi." Anma berusaha meyakinkan dirinya bahwa dirinya belum mati.


Anma yang semula berdiri, kini telah duduk sambil memeluk kedua kakinya dan menunundukan kepalanya. Ia berfikir keras dan berusaha meyakinkan dirinya bahwa ia belum mati.


Melihat Anma yang menunjukan sikap depresi, Peri hutan itu berusaha menghibur Anma.


"Ayah... Ayah tenanglah. Secara logika.... Ayah memang telah mati di dunia asal. Namun ayah masih bisa hidup di dunia ini." Peri hutan itu menghibur Anma.


"Ta....Tapi. Kenapa aku bisa hidup di dunia ini? kenapa pula aku harus hidup di dunia ini? Dan berhentilah memanggilku ayah. Aku ini bukan ayahmu tahu! " Anma berusaha mencari penjelasan.


"Yah, bagaimana ya. Sebenarnya akupun tidak tahu kenapa aku memanggilmu ayah dan mengenai pertanyaan lainnya pun aku tidak tahu penjelasannya." Jawab peri hutan itu


" Tapi mungkin karna kamu memilih Job Saint dan berhasil menyelesaikan Kontrak Alam, mungkin itulah penjelasan yang logis saat ini. Atau mungkin kamu telah di kirim oleh Dewa untuk datang ke dunia ini untuk menyelesaikan Tugas tertentu." tambahnya.


" Lagi pula tempat kami berbeda dengan tempat para Dewa itu berada. karena suatu aturan, mereka tidak dapat mencampuri urusan di alam kami begitupun sebaliknya. " Peri hutan itu memberikan opininya.


" Job saint ?, apakah maksudmu adalah title " Saint" Yang aku dapatkan ketika dalam game? " Anma berusaha mencari kebenaran itu.


"Iya. Mungkin seperti itu" Peri hutan itu menjawab seolah tidak peduli pada Anma.


"Lalu, Apa maksudmu dengan " Kontrak Alam" ? " Anma mengajukan pertanyaan.


"Itulah pertanyaan yang aku tunggu darimu." Peri hutan itu terlihat bersemangat ketika Anma menanyakan tentang "Kontrak Alam".


Peri hutan itupun menjelaskan tentang apa yang di maksud " Kontrak Alam". Dari penjelasan yang dapat di Terima oleh Anma.


"Kontrak Alam" Merupakan sebuah event yang terjadi pada 10 tahun lalu di dunia game atau setidaknya itu merupakan event yang terjadi pada 5 tahun lalu di dunia asal.


Walaupun secara garis besar ia memahami penjelasan dari Peri Hutan itu, tetapi ia masih belum memahami bagian yang disebut dunia asal memiliki keterkaitan dengan dunia game.


"Setelah semua yang aku katakan, kamu masih bertanya apa hubungannya denganmu?" Peri hutan itu menunjukan ekspresi marahnya untuk sesaat dan setelahnya ia mengucapkan tangan ke dadanya.


Anma hanya terdiam menunggu jawaban


"Hubungannya adalah, kamu terikat kontrak denganku " Ayah"." Peri hutan itu menjawab dengan intonasi suara yang tinggi.


"Eh. Apa? Apa yang kau katakan? " Anma terkejut atas sebuah jawaban peri itu.


"Bukankah sudah jelas, didalam kontrak itu, ketika ayah menggunakan magic dari amarah hutan. Ayah akan kembali ke tempat " Dewi Alam" untuk memberikan pengorbanan". Peri itu menjelaskan dengan tangan yang disedekapkan.


Seolah ia sangat marah kepada Anma, ia pun memalingkan tubuhnya ke arah yang berlawanan.


"Tungu. Tungu sebentar. Biarkan aku memahami situasi ini." Anma mulai berfikir kembali.


Ia pun mengingat kontrak alam.


"Oh. Iya. Yang itu" Anma menepukkan kedua tangannya sekali seolah mengingat hal yang pernah ia alami.


"Jadi apakah ayah sudah mengerti apa yang telah ku jelaskan tadi? " Peri hutan itu menunjukan jarinya pada wajah Anma.


"Tapi. Bukankah dengan mendapatkan fragment sihir, "Kontrak Alam" Telah selesai? " Anma menjelaskan fakta yang ia ketahui.


"Bukankah tadi sudah ku bilang, bahwa dengan diaktifkan ya sihir itu, ayah akan kembali ke tempat " Dewi Alam" untuk memberikan pengorbanan." Jelas Peri hutan itu kembali.


"Pengorbanan? Ternyata " Dewi Alam " cukup licik juga." Anma mengatakannya dengan suara yang sangat lirih sambil mengawasi situasi di sekitarnya.


"Apakah ayah bilang sesuatu? " Peri hutan itu bertanya.


"Ah tidak, aku hanya sedang berfikir. Apa yang harus aku korbankan?" Anma berusaha menutupi apa yang tadi ia katakan.


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


Kontrak alam adalah sebuah event dalam game yang berlangsung selama seminggu.


Di event ini, seluruh player yang memenuhi kualifikasi akan bertemu dengan sosok yang di sebut "Dewi Alam" Yang akan memberikan sebuah misi.


Kualifikasi yang dimagsud adalah level minimal untuk mengikuti even ini adalah level "A 900" dan level tertinggi adalah level "SS 5".


Setelah player berada di level A 900, event akan langsung di buka dengan scens dimana seorang Druid Kuno datang menghampiri player. Dalam scan itu, misi pertama pun di mulai. Para player dituntut untuk membantu Druid Kuno membuat sebuah ramuan. Dengan kata lain ini adalah misi meracik ramuan healing level B-1 yang merupakan level sedang dalam pembuatan ramuan ataupun player bisa membeli ramuan B-1 itu di toko dengan batas waktu.


Scan dua, player harus membawa Druid Kuno itu melintasi Deadly Forest yang pada akhirnya akan membawa para player menuju misi akhir dimana misi terakhir ini, para player harus membantu Druid Kuno menemukan bahan untuk pembuatan kertas kuno. Pada kertas kuno inilah player dapat mengajukan kontrak dengan "Dewi Alam".


Setelah player mengikat kontrak dengan " Dewi Alam", para player akan di berikan sebuah Fregment yang dapat ditukar dengan kartu sumoon


Fragment itu bergantung pada tumbuhnya bibit Alam itu atau tidak. Jumlah hari dalam game berbeda dengan jumlah hari pada dunia nyata.


Karna Sehari di dunia game itu sama seperti 30 menit di dunia nyata. Yang berarti 7 hari event di dunia nyata sama seperti 6 Bulan di dunia game. Dalam waktu yang lama itu, player harus bisa memberikan evolusi kepada bibit Alam itu.


Jika bibit itu berhasil tumbuh dan berevolusi menjadi bunga sihir makan item yang akan di dapat adalah item ramuan sihir.


Sedangkan bunga sihir yang berevolusi menjadi sebuah Ent maupun Tryant, item yang didapatkan adalah scrool sumoning maupun senjata kelas langka. Dan jika Ent maupun Tryant itu kembali berevolusi menjadi peri hutan "Elf" Ataupun "Flora", maka item yang didapatkan adalah skill tingkat tinggi maupun fragment sihir tingkat tinggi seperti "Forest Rage".


Karna batas level yang tinggi serta sulitnya misi ini, banyak player yang memilih untuk mengabaikan misi ini dan lebih memilih untuk farming exp maupun gold.