
Saat melakukan live, sebenarnya Tasya tidak menyangka jika akan ada jutaan orang yang menonton, apakah mereka sangking keponya, sampai ikut menonton live Anabelle dari awal sampai akhir, bahkan saat akhir-akhir Vidio pun masih banyak dari mereka yang terus menshare vidio live Anabelle.
Astaga, bahkan artis pun paling banter saat melakukan live, tidak sampai satu juta, tapi Anabelle, dia bahkan berhasil memecahkan rekornya. Untuk pertama kali, namun Anabelle sudah mampu menarik perhatian banyak orang.
Walaupun terlihat sangat gugup, gemeteran dan kata-katanya sedikit belepotan, namun Anabelle berhasil menyelesaikan sampai akhir. Menjelaskan semuanya dari awal tanpa ada yang ia tutup-tutupi. Anabelle berhasil untuk melawan dirinya sendiri dan mau berbicara di depan kamera.
"Gimana hasilnya?" tanya Anabelle yang masih sedikit gemeteran.
"Gila, keren banget tau gak! Kamu kayak jadi artis dadakan, lihatkan semakin banyak yang mengikuti akunmu dan aku perusahaan ini. Banyak juga yang mendukung kamu, walupun juga tak sedikit dari mereka yang mengatakan kamu bodoh karena membela pelakor," jawab Tasya sambil memperlihatkan Hpnya.
Anabelle pun membaca komen itu satu persatu.
"Aku fikir di berita itu hoax, ternyata beneran ya."
"Aku gak menyangka, jika ternyata Gavin Pranata yang aku kira single, ternyata sudah menikah cukup lama."
"Gavin tidak sebaik kelihatannya."
"Istri Gavin Pranata cantik juga ya, tapi kenapa masih di selingkuhi."
"Aku fikir, istrinya lebih cantik dari pada selingkuhannya."
"Dia terlihat sangat gugup, mungkin ini pertama kali dia tampil di kamera."
"Ini pertama kali aku lihat wajah Anabelle, ternyata sangat cantik sekali."
"Cara bicaranya terlihat lugas, dia seperti membicarakan apa yang terjadi, tidak ada kebohongan yang aku lihat."
"Wajar dia terlihat gugup, karena dia introvert. Gak semua inrovert berani tampil seperti ini. Dia hebat karena bisa mengalahkan dirinya sendiri. Ia rela tampil demi mengkalirifikasi apa yang terjadi."
"Kalau aku punya istri seperti Anabelle, aku gak akan selingkuh lagi. Dia cantik, dan juga terlihat manis serta menggemaskan. Aku bahkan ingin sekali mencubit pipinya yang sedikit chubby itu."
"Gavin itu emang bodoh, punya istri spek bidadari masih saja cari selingkuhan."
"Aku bahkan berani bertaruh jika Anabelle jauh lebih baik dari pada Vero."
"Vero cantik karena dia perawatan aja, coba kalau gak pakai make up, pasti terlihat biasa aja, berbeda dengan Anabelle yang terlihat cantik alami."
"Aku melihat tangannya terus gemeteran dari tadi, apakah dia merasa gak nyaman tampil di depan kamera terlebih live seperti ini."
"Jika wanita di luar sana, punya suami kaya raya, tampan dan populer, mereka pasti gak akan kalah ingin lebih populer dari suaminya. Atau mereka memanfaatkan ketenaran suaminya untuk membuat dirinya terkenal juga, tapi Anabelle berbeda. Dia memilih untuk bersembunyi dari semua orang. Ia cuma ingin menjadi ibu rumah tangga biasa aja, tanpa harus di kenal sebagai istri dar pengusaha muda ternama. Dia tidak silau dengan kekayaan suaminya. Dia bahkan tidak memakai baju bermerk, padahal suaminya pasti punya banyak uang, tapi aku lihat bajunya hanyalah baju biasa yang bisa di beli oleh kalangan bawah. Aku bahkan punya baju merek seperti itu, harganya bahkan dibawah dua ratus ribu."
"Anabelle wanita yang sederhana, cantik dan tampil apa adanya, tidak memakai make up yang berlebihan. Namun dia terlihat manis dan menggemaskan. Aku menyukainya."
"Gavin itu emang bodoh, memilih wanita seperti Vero. Padahal dia punya berlian di rumahnya. Tapi malah di anggurin dan diabaikan. Emang ya, di mana-mana, kalau cowok cari selingkuhan itu, pasti selingkuhanya itu dibawah istri sahnya."
"Aku baru tau, ada istri sah membela pelakornya."
"Bagiku, pelakor tetaplah pelakor. Vero adalah orang yang sudah menghancurkan rumah tangga Anabelle dan Gavin."
"Aku gak menyangka, jika ternyata selama ini Vero sudah punya kekasih, parahnya kekasihnya itu adalah suami orang."
"Kira-kira bagaimana perasaan Vero ya, saat tau jika kekasihnya itu merupakan suami orang. Parahnya ia berteman baik dengan istri sah dari kekasihnya."
"Anabelle itu terlalu polos menurutku. Dia bahkan punya bukti yang kuat, tapi dia tidak melaporkannya ke polisi atau paling tidak, memberitahu wartawan. Kalau aku jadi ANabelle, aku pasti akan memilih memberikan bukti itu kepada wartawan, agar bisa menghancurkan mereka berdua, bukan malah pergi untuk menenangkan diri."
"Aku gak tua, Anabelle itu bodoh atau polos. Dia tau jika Vero itu selingkuhan suaminya, tapi ia malah memilih berteman dengan selingkuhan suaminya bahkan malah membela selingkuhan suaminya. Padahal gara-gara selingkuhan suaminya itulah, pernikahannya kini di ambang perceraian."
"Aku greget sendiri mendengar cerita Anabelle. Dia memuji Vero, padahal Vero jelas-jelas sudah bikin rumah tangganya hancur. Baru kali ini aku tau ada istri yang bahkan tidak menyalahkan selingkuhan suaminya dan terkesan membelanya."
"Tapi apa yang dikatakan Anabelle itu benar loh, andai Vero tau lebih awal, jika Gavin sudah menikah. Dia pasti gak akan mau menjadi kekasihnya. Buktinya saat Vero tau, dia langsung mutusin Gavin gitu aja, dia gak egois dengan tetap mempertahankan Gavin di sisinya."
"Aku gak tau kenapa semua orang menyalahkan Vero, hanya karena Vero pacaran dengan Gavin. Padahal jelas, di sini yang salah itu adalah Gavin. Dia yang gak jujur dari awal kalau dia sudah menikah. Bahkan dia terang-terangan mengejar dan mendekati Vero, jelas Vero lama kelamaan akan terbuai dengan rayuaannya itu. Dan menerima Gavin setelah dia memastikan jika Gavin masih singel dan belum punya kekasih. padahal aslinya Gavin itu sudah menikah dan punya istri di rumahnya."
"Kenapa kita harus menghakimi Vero, salah dia apa? Apakah karena dia pacaran dengan suami orang. Padahal jelas kita mendengar bahwa Vero itu tidak tau status Gavin yang sesungguhnya, karena Gavin pandai menyembunyikan statusnya pada semua orang."
"Aku malah kasihan sama Vero, dia gak tau apa-apa, tapi dia masih saja di salahkan. Padahal di sini dia juga korban kebohongan Gavin."
"Vero pantas di benci misal dari awal dia sudah tau, Gavin sudah menikah dan dia nekat nerima Gaavin jadi kekasihnya. Tapi ini kan kasusnya beda, Vero gak tau kalau Gavin menikah. Jadi di sini Vero itu gak salah, dan dia korban Gavin. Bahkan bisa jadi di luar sana juga banyak korban Gavin selain Vero."
"Lagian hubungan Vero dan Gavin sudah putus sebulan yang lalu, tapi kenapa beritanya baru naik sekarang. Toh hubungan mereka sudah bubar, lalu apa lagi yang di cari. Gini amat cari uang, sampai harus mengorbankan orang lain."
"Anabelle bercerai? Menurutku itu lebih baik dari pada mempertahankan laki-laki yang tidak punya prinsip. Malah seharusnya Anabelle bersyukur dengan kejadian ini, dia tau sifat asli suaminya yang tidak bisa setia sama satu orang. Setidaknya Anabelle tidak membuang-buang waktu hidup dengan laki-laki plin plan yang tidak bisa setia sama satu wanita."
"Kita itu hanya orang luar, dan gak tau kejadian sebenarnya itu seperti apa. Mending kita cukup diam mendengarkan saja, jangan sok tau dan jangan menghakimi siapapun karena kita gak pernah tau, bagaimana jika ada di posisi mereka."
"Netizen itu maha benar, orang ketiga itu selalu disalahkan. Padahal tidak semua orang ketiga itu salah. Yang salah itu pihal laki yang suka mengatakan single padahal dan punya istri."
"Tapi aku salut sama Anabelle, dia patah hati dan memilih untuk pergi lalu membangun usaha sendiri. Coba kalau aku yang di selingkuhi, mungkin aku akan menangis meraung-raung di pojokan kamar."
"Benar, mungkin jika suaminya gak selingkuh. Sampai sekarang Anabelle mungkin hanya jadi ibu rumah tangga biasa, padahal dia punya jiwa pebisnis yang bisa membangun usaha di atas kaki sendiri. Tanpa harus menggantung hidupnya pada orang lain, termasuk suaminya sendiri."
"Setiap masalah itu pasti ada hikmahnya. Buktinya dengan suaminya selingkuh, Anabelle kini bisa menjadi wanita karir, mempunyai perusahaan sendiri sama seperti suaminya. Bahkan kini perusahaannya pun mulai melangkah maju mengalahkan yang lain."
"Anabelle itu bukan hanya pemilik Aplikasi Evta, tapi dia juga penulis hebat, yang karyanya sudah dibaca oleh jutaaan manusia. Cek aja sendiri, sudah ada puluhan karya yang dibuat oleh Anabelle dan semuanya selalu menjadi trending dan banyak di minati oleh pembaca dari kalangan anak anak sampai kalangan orang dewasa."
Dan banyak lagi komen-komen lainnya. Anabelle bahkan sudah gak sanggup untuk membacanya satu persatu. Ia memilih untuk memberikan hpnya pada Tasya.
"Sudahlah, aku gak mau baca komen lagi. Pusing. Yang penting aku sudah mengklarifikasi, dan semuanya aku kembalikan kepada netizen yang maha benar itu," ucapnya sambil memijit keningnya yang terasa sakit.
Bagas dan Tasya pun gak memaksanya lagi, Bagas kembali membereskan ruangan itu dan pergi ke ruangannya untuk melanjutkan pekerjaannya. Sedangkan Tasya, ia asyik memegang hpnya dan membaca setia komen yang muncul. Walaupun live sudah berakhir, namun mereka masih bisa menontong ulang dari awal. Sesekali Tasya membalas komen mereka jika ada yang menyudutkan Anabelle.
Tasya tau, mungkin sebagian orang di luar sana sangt menyayangkan keputusan yang Anabelle buat. Bagimanapun yang ia tau, tidak ada istri sah membela pelakor. Tapi Anabelle emang berbeda dengan wanita kebanyakan. Ia punya prinsip sendiri, di mana ia gak akan menyalahkan orang lain jika memang orang itu tidak bersalah.
Anabelle berfikir secara terbuka. Anabelle tau, jika Vero juga tidak mau ada di posisi sekarang. Ia bahkan sudah meminta maaf dan bersujud padanya. Apalagi yang Anabelle mau, toh Vero sudah menyesali apa yang sudah terjadi, ia juga pasti terluka karena di bohongi oleh Gavin sekian lama.
Anabelle gak mungkin menambah bebannya dengan menghina dan mencaci maki Vero. Karena dari awal, dia tidak tau jika Gavin sudah menikah. Gavinlah yang harus disalahkan. Karena gak bisa menjaga komitmen pernikahan. Dan selalu tergiur dengan kenikmatan dunia yang hanya sesaaat itu.
Dan kini bukannya mendapatkan dua duanya, Gavin malah akan kehilangan dua duanya. Karena bagaimanapun tidak ada wanita yang mau berbagi hati, cinta dan yang lainnya. Dan Gavin harus tau itu. Bahwa kita tidak boleh menjadi manusia yang serakah, apa yang sudah di kasih sama Tuhan, cukup di jaga. Tidak perlu berkahayal lebih dan berharap mendapatkan kebahagiaan yang lebih sempurna dengan menghadirkan orang ketiga dalam rumah tangga. Percayalah, setiap orang yang serakah, akan hancur dengan sendirinya.