
Sebulan sudah sejak Vero putus dengan Gavin. Vero memilih untuk tinggal di hotel agar terhindar dari Gavin. Walaupun Gavin gak bisa memasuki apartemennya seperti dulu, akan tetapi tetap saja kadang pagi-pagi sekali Gavin menunggu di depan apartemennya, sehingga membuat Vero harus memutar mobilnya agar terhindar dari Gavin.
Karena melihat Gavin yang tidak putus asa untuk terus mencoba mendekatinya, Vero memilih tinggal di hotel tempat syuting. Dan kemaren adalah hari Vero selesai syuting. Yah, setelah hampir dua bulan, akhirnya film yang akan tayang dua Minggu lagi itu, akhirnya terselesaikan. Bahkan pekerjaan Vero sebagai model dan yang lainnya pun juga sudah ia selesaikan. Dan kini Vero benar-benar free, gak ada kerjaan lagi. Vero juga meminta agar Farhan tak menerima pekerjaan dari manapun. Karna Vero ingin istirahat dari lelahnya bekerja di dunia entertaint.
Vero juga sudah mengundurkan diri dari BA di perusahaan Gavin, dan rela membayar sejumlah uang karena memutsukan kontrak sebelum waktunya. Sedangkan untuk di perusahaan Anabelle, Vero masih tetap menjadi BA di sana. Hanya saja, Vero gak perlu mengunjungi perusahaan itu kecuali pas ada event. Selebihnya cukup lewat sosial media aja, dan Vero tinggal update di sosial medianya.
Vero juga stop menerima endors dari manapun, ia lelah dan tak mau berurusan dengan hal seperti itu. Mungkin jika hatinya sudah tenang dan ia sudah punya semangat untuk kerja lagi, barulah ia akan membuka endors lagi, jadi bagi siapa yang ingin endors lewat dirinya, Vero akan menerima dengan tangan terbuka. Tapi untuk saat ini, Vero benar-benar ingin istirahat dan gak mau memikirkan masalah pekerjaan.
Hari ini Vero ingin memutuskan untuk tidur seharian, namun tiba-tiba saja Verly menggedor-gedor pintunya dengan keras membuat Vero yang masih ingin melanjutkan tidurnya itu harus terganggu.
Dengan kesal, Vero membuka pintu kamarnya.
"Ada apa?" tanyanya dengan raut wajah kesal.
"Kamu gak lihat hp?" tanyanya dengan wajah cemas dan panik.
"Enggak, kenapa?" tanya Vero santai.
"Ya Tuhan, coba lihat berita ini." Verly yang merasa gemas pun langsung memperlihatkan berita yang kini tengah viral lewat hp miliknya.
Vero melihat layar hp Verly dan betapa kagetnya dia saat membaca beberapa berita yang kini tengah viral itu.
PENGUSAHA MUDA YANG BERINISIAL GP TERNYATA SUDAH MENIKAH
GAVIN PRANATA, ADALAH SUAMI DARI PEMILIK APLIKASI EVTA
ANABELLE, PEMILIK APLIKASI EVTA ADALAH ISTRI DARI PENGUSAHA MUDA TERNAMA YANG BERINISIAL GP
RUMAH TANGGA GAVIN PRANATA SAAT INI BERADA DI UJUNG TANDUK
DIKABARKAN BAHWA ANABELLE SAAT INI TENGAH MENGGUGAT GP DI PENGADILAN AGAMA
RUMAH TANGGA GP DAN PEMILIK APLIKASI EVTA BERANTAKAN GARA-GARA ARTIS YANG KINI TENGAH NAIK DAUN
VERONICA, ARTIS YANG KINI TENGAH NAIK DAUN DIKABARKAN MERUPAKAN SELINGKUHAN GP
ANABELLE DAN PENGUSAHA MUDA GP AKAN BERCERAI, PENYEBABNYA KARENA ORANG KETIGA
DIAM-DIAM TERNYATA GP SUDAH MENIKAH SELAMA DUA TAHUN DAN KINI RUMAH TANGGANYA MEMASUKI PERCERAIAN
VERONICA DAN ANABELLE TERNYATA BERTEMAN BAHKAN VERONICA MERUPAKAN BA DI PERUSAHAAN MILIK ANABELLE
VERONIKA MERUPAKAN SEORANG PELAKOR
VERONIKA PENYEBAB KERETAKAN RUMAH TANGGA GP DAN ANABELLE
TERNYATA GP YANG TERKENAL DENGAN SIFAT MULIANYA TEGA MENGHIANATI ISTRINYA
GP SELINGKUH DENGAN VERONICA DI BELAKANG ANABELLE
Dan masih banyak lagi berita-berita yang bermunculan. Membaca berita itu, membuat Veronica langsung lemas seketika. Bagaimana gak lemes, ia baru selesai syuting kemaren dan filmnya akan tayang dua Minggu lagi. Tapi hari ini ia di kejutkan dengan berita seperti itu.
Oh Tuhan, bagaimana Vero bisa menyikapi masalah itu.
"Ver." Verly mengambil hpnya dari tangan Vero. Sedangkan Vero ia langsung duduk di lantai dengan pandangan kosong.
"Kenapa bisa bocor ke publik?" tanyanya.
Tiba-tiba Hp Verly berbunyi ada telephon dari Farhan.
"Ya, Mas," jawab Verly.
"Ini Vero ada di samping aku."
"Iya, aku baru tau beritanya barusan. Aku juga kaget."
"Iya, untungnya aku dan Vero ada di hotel sekarang."
"Benarkah, oh Tuhan ....."
"Iya, aku dan Vero gak akan keluar dulu dari hotel."
"Iya untungnya kemaren saat pesan hotel, pakai ktp aku."
"Iya."
"Okay."
Dan setelah itu, telephon terputus.
"Katanya di depan apartemen kamu banyak wartawan, Ver. Bahkan di rumah orang tua kamu juga, bukan hanya itu, di depan Perusahaan Gavin dan Anabelle juga penuh dengan wartawan, mereka seakanĀ di bagi menjadi beberapa kelompok. Bahkan di kediaman Gavin pun juga ada wartawan. Semuanya sudah bocor di media sosial, sepertinya ada paparazi yang diam-diam menyamar sehingga masalah ini sampai ke publik," ucap Verly memberitahu. Sedangkan Vero hanya diam aja, ia bingung harus ngapain, ia takut orang tuanya dan keluarganya murka jika mereka tau jika selama ini diam diam, dirinya sudah menjadi pelakor atau perusak rumah tangga orang lain.
"Mas Farhan meminta kita jangan keluaran dari kamar ini. Karena banyak orang yang kini lagi memburu keberadaan kita, ah lebih tepatnya keberadaan kamu Ver," ujarnya memberitahu. Sedangkan Vero, tetap diam dengan pandangan kosong.
Vero gak menyangka jika kisah cintanya dengan Gavin, akan mengakibatkan hal sefatal ini. Andia ia tau dari awal jika Gavin sudah menikah, Vero juga gak mau menerima permintaan Gavin jadi kekasihnya.
Kenapa selalu kaum hawa yang di salahkan? Padahal yang salah adalah kaum adam, kaum laki-lakinya, yang gak jujur dari awal tentang statusnya. Kenapa harus pihak ketiga yang selalu di salahkan.
Vero menangis, ia menitikkan air mata membuat Verly tak tega melihatnya. Verly membantu Vero bangun dan duduk di kursi sofa.
"Aku takut, bagaimana aku bisa menghadapi dunia ini dengan skandal yang aku buat?" tanyanya.
"InsyaAllah semuanya akan baik-baik aja, lagian kamu gak salah. Kamu kan gak tau jika Gavin sudah menikah. Andia kamu tau, kamu pasti gak akan mau jadi kekasihnya. Jadi ini bukan salah kamu seratus persen," jawab Verly mencoba untuk menenangkan Vero.
"Tolong ambilkan hpku ya," pinta Vero dan Verly pun langsung mengambil hp Vero yang ada di kamarnya.
Verly memberikan Hpnya pada Vero, dan benar saja banyak chat masuk dari teman-temannya sesama artis, dari keluarganya dan dari Anabelle juga.
Vero juga mendapatkan notifikasi dari Instagram, Facebook, Youtube, Tiktok dan yang lainnya. Dan isinya adalah makian dari mereka karena Vero sudah menjadi orang ketiga dalam rumah tangga orang lain.
Vero mematikan kolom komentar di semua akunnya, lalu ia membuka setiap pesan yang masuk. Dan isinya, ya mereka seperti menanyakan apakah berita itu benar atau gak?
Sedangkan pesan dari Anabelle cuma bertanya kenapa berita ini sampai bocor? Vero pun juga bingung, mau jawab apa karena dirinya juga gak ngerti, kenapa bisa bocor.
Tiba-tiba saja, Vero mendapatkan telfon dari Ayah dan Ibunya. Vero pun mengangkat telfon dari mereka dan menjelaskan situasinya. Vero juga meminta maaf karena sudah membuat kegaduhan dan berjanji akan menyelesaikan semuanya secepat mungin. Walaupun ia gak yakin mengingat berita ini tengah menjadi konsumsi publik dan mungkin untuk bisa mereda pun butuh waktu berbulan-bulan.
Untungnya Vero sudah menyelesaikan semua pekerjaannya dan kini ia sudah free, sehingga ia tak perlu keluar dan cukup menyelesaikan semua masalahnya dari sini.
Saat Vero dan Verly tengah memikirkan cara buat keluar dari masala ini, tiba-tiba mereka di kagetnya dengan notifikasi di mana Anabelle saat ini tengah live di semua sosial medianya, ada jutaan orang yang menonton tayangan itu.
Vero dan Verly pun bergabung dan ikut menonton acara live yang kini di siarkan langsung dari Perusahaan Anabelle.