AFFAIR With Mr. JO

AFFAIR With Mr. JO
Bagaimana Dengan Aku?



"Kenapa tidak bisa?" tanya mama Lala penasaran, dengan apa yang Bara sang putra ucapkan.


"Tentu saja Ma, Jo saja belum resmi bercerai dengan Mira, masa sudah mau menikah dengan Ev, mama tahu sendiri, jika aku juga menyukai Ev," ucap Bara, karena memang ia sempat mengatakan pada sang mama, jika ia menyukai Ev.


"Kata siapa Jo belum resmi bercerai, dia sudah resmi bercerai dengan Mira, dan hanya tinggal menunggu akte cerai dari pengadilan kok," sambung mama Lala.


"Tapi bagaimana dengan aku yang menyukai Ev?"


Pertanyaan Bara membuat Jo yang berdiri tidak jauh darinya, kini mendekati sang kakak.


"Maaf Kak, tapi Ev tidak menyukai Kakak, karena dia hanya mencintai aku," ucap Jo, membuat Bara kini menoleh pada sang adik sambil memicingkan matanya.


"Jangan mengada-ada kamu Jo," sambung Bara, yang tidak percaya dengan apa yang dikatakan oleh sang adik. Karena Bara tahu, hubungan Jo dan juga Mira baru berakhir.


"Bar, apa yang di katakan oleh adik kamu benar, Ev sangat mencintai Jo, dan juga sebaliknya, adik kamu juga sangat mencintai Ev, maka dari itu keduanya akan segera menikah," sambung mama Lala membenarkan ucapan dari putra bungsunya.


"Ma, yang benar saja, mereka baru saja mengenal, tidak mungkin sudah sejauh ini mereka melangkah,"


"Kata siapa mereka baru saling mengenal, mereka sudah lama mengenal, dan hubungan mereka juga sudah terjalin lama,"


Bara menatap intens wajah mama Lala setelah mendengar apa yang di katakannya. "Maksudnya Apa, aku benar-benar tidak tahu?" tanya Bara yang benar-benar bingung dengan apa yang dikatakan oleh mama Lala.


Membuat mama Lala pun langsung menceritakan hubungan Jo dan juga Ev sudah sejauh mana.


Dan hal itu membuat Bara begitu terkejut, lalu menatap pada sang adik. "Ternyata bukan Mira saja yang bejad, kamu juga Jo!"


"Iya aku salah Kak, dan aku mohon pada Kakak, restui hubungan aku dan juga Ev," pinta Jo, karena ia tahu sang kakak juga menaruh hati pada sang kekasih.


Namun, Bara tidak menimpali ucapan dari sang adik, yang ada ia meninggalkannya tanpa mengatakan sepatah katapun.


"Ma, Kakak,"


"Baik Ma," ucap Jo, yang kini menoleh pada Ev, yang berdiri tidak jauh darinya. "Sayang, yuk," ajak Jo sambil mengulurkan satu tangannya.


"Kamu saja, aku ingin ke kantin sebentar, rasanya aku haus sekali," tolak Ev.


"Mau aku temani?"


"Tidak usah, aku bisa sendiri," jawab Ev sambil mengukir senyum.


Yang langsung mendapat anggukkan dari Jo, membuat Ev pun segera meninggalkan sang kekasih.


Setelah menjauh dari sang kekasih dan juga mama Lala, Ev yang berpamitan untuk pergi ke kantin, ternyata tidak pergi ke kantin, melainkan pergi mencari keberadaan Bara yang tadi pergi terlebih dahulu.


Ev menghentikan langkahnya, ketika melihat Bara sedang duduk di bangku tunggu yang ada di lobi rumah sakit.


Membuatnya langsung berjalan mendekati dimana Bara berada.


"Apa aku boleh duduk disini?" tanya Ev yang sudah berdiri tepat di samping Bara.


Membuat Bara langsung menatap pada Ev, dan menggeser duduknya, mempersilakan untuk Ev duduk.


"Jadi kamu dan juga Jo sudah lama menjalin hubungan?" tanya Bara untuk memastikan lagi.


"Iya, dan maaf. Aku sempat mendekati kamu,"


"Apa kamu mendekati aku bukan karena kamu menyukai aku, tapi karena ingin membalas dendam padaku, setelah apa yang pernah aku lakukan pada keluarga kamu?" tanya Bara dengan kecurigaannya, dan menatap pada Ev.


Bersambung........................