AFFAIR With Mr. JO

AFFAIR With Mr. JO
Makan Malam



Jo terpaksa harus meninggalkan unit apartemen Ev, padahal ia masih ingin berlama-lama berada disana, tapi apalah daya, ia tidak ingin membuat Ev muak dengannya, bila terus berada di unit apartemen wanita yang sangat ia cintai, karena Ev sudah mengusirnya berulang kali.


Dan sekarang ia memutuskan untuk pulang ke rumah, tidak peduli pada sang istri yang masih berada di Villa keluarganya.


Namun, setelah Jo memarkirkan mobilnya di garasi mobil yang ada di rumahnya, ia melihat mobil sang istri sudah terparkir tidak jauh dari mobilnya.


"Apa Mira sudah pulang," ucap Jo yang langsung turun dari mobilnya.


Dan langsung masuk ke dalam rumah, dimana di dalam rumah sudah ada Ara sang putri sedang bermain dengan pengasuhnya, yang itu artinya, sang istri juga sudah berada di rumah.


"Sore sayang," sapa Jo yang sudah mendekati sang putri lalu mencium pipinya.


"Sole juga Pa," sapa Ara yang masih cedal di usianya.


"Mama di mana, sayang?"


"Di kamal,"


"Baiklah, papa ke kamar dulu, jangan lupa, sebentar lagi mandi sore, dan mandi harus bersih, oke?"


"Oke Papa,"


Dan kembali Jo mencium pipi putrinya, sebelum menuju kamar miliknya yang ada di lantai dua rumahnya.


Setelah masuk ke dalam kamar, Jo langsung menautkan keningnya, melihat sang istri yang keluar dari dalam ruang ganti, dengan menarik koper.


"Sayang, kamu sudah pulang?" tanya Mira ketika mendapati ada sang suami.


"Maaf, semalam aku tidak kembali ke Villa setelah mengantar Ev, takut kelelahan, dan akhirnya aku ke kafe dan tidur di sana," bohong Jo.


"Tidak masalah sayang," tentu saja tidak masalah bagi Mira, yang akhirnya bisa menghabiskan malam dengan sang mertua hingga pagi buta.


"Maafkan aku,"


"Ish, aku bilang tidak masalah,"


"Terima kasih, Sayang. Kamu tidak pernah marah padaku, ketika aku sering pulang malam, dan sering menginap di kafe,"


"Terima kasih, sayang," ucap Jo.


"Kembali kasih, oh ya, sayang. Minggu depan aku akan pergi ke luar negeri,"


"Lagi?"


"Iya,"


"Untuk apa? Baru beberapa minggu lalu kamu pergi,"


"Menghadiri acara ulang tahun sahabat aku yang di rayakan di sana, jadi mohon ijinkan aku pergi ya, sayang?"


Jo pun langsung menganggukkan kepalanya, tentu saja ia tidak akan melarang, karena dengan sang istri pergi ke luar negeri, ia bisa mendekati Ev kembali.


"Terima kasih, sayang,"


"Sama-sama," ujar Jo yang langsung mengangkat sambungan ponselnya yang berdering, dimana mama Lala lah yang menghubunginya. "Sore, Ma,"


"Sore, Jo. Nanti malam makan malam di rumah ya, sekalian ajak Mira, jangan menolak," suara mama Lala dari balik sambungan ponsel.


"Iya Ma,"


"Sip, terima kasih, salam untuk cucu Mama," ucap mama Lala yang langsung mengakhiri sambungan ponselnya.


"Siapa, sayang?" tanya Mira ketika sang suami menutup sambungan ponselnya.


"Mama, menyuruh kita nanti malam makan di sana, tapi aku sedang malas ke sana,"


"Kenapa malas, itu kan rumah ke dua orang tua kamu, sayang. Jadi nanti malam kita datang, oke!" tentu saja Mira akan sangat senang jika harus pergi ke rumah kedua mertuanya, karena ia akan bertemu dengan papa mertuanya, yang baru saja mengirim uang yang jumlahnya sangat fantastis, dan itu yang selalu Mira dapatkan dari papa Rudi setelah melayaninya, dan ingin rasanya Mira melayani papa Rudi setiap malam agar uang yang berada di dalam tabungannya tidak akan pernah habis. "Sayang, kok hanya diam?" tanya Mira, karena sang suami tidak menanggapi ucapannya.


"Iya, nanti kita makan malam di rumah mama dan papa,"


Bersambung ..............