AFFAIR With Mr. JO

AFFAIR With Mr. JO
Perjodohan



Keesokan harinya, Ev benar-benar tidak ingin melakukan apa pun untuk mengakhiri akhir pekannya, padahal biasanya ai akan pergi bersama dengan kedua sahabatnya, dan biasanya ia juga akan menghabiskan hari bersama dengan Jo di dalam unit apartemennya.


Dan itu yang sedang Ev rindukan untuk saat ini, ketika mengingat apa saja yang ia lakukan bersama Jo dulu sebelum memutus hubungan dengannya.


Hembusan nafas kasar Ev hembuskan untuk menghilangkan pikirannya tentang Jo, dan ia yang sedang berada di atas kasur langsung merebahkan tubuhnya dan coba untuk memejamkan matanya, berharap agar Jo menghilang dari benaknya.


Tapi apalah daya, ia semakin mengingat Jo, apalagi ketika ia mengetahui istri Jo dengan mertuanya, yang notabennya adalah papa dari Jo, memiliki hubungan yang di luar nalar manusia.


Dan Ev yang tadi memejamkan matanya, kini membuka kedua bola matanya. "Ya Tuhan, apa yang harus aku lakukan?" tanyanya. "Kamu tidak perlu melakukan apa pun, Ev. Biarkan keluarga itu hancur dengan sendirinya," jawab Ev sendiri. Meskipun di dalam hatinya masih ada yang mengganjal, dan tidak ia pungkiri, ingin rasanya ia mengatakan pada Jo, siapa istrinya yang sebenarnya. "Achhh!" kesal Ev tidak tahu dengan dirinya sendiri. Lalu ia beranjak dari tidurnya, bisa gila ia jika terus memikirkan Jo, dan tidak di pungkiri, ia masih sangat mencintainya.


Ev yang sudah turun dari tempat tidur, dan berniat untuk bermain dengan adik kembarnya, kini menatap pada arah pintu, di mana mama Hazel yang membuka pintu kamarnya.


"Ev,"


"Iya, Ma,"


"Teman mama sudah datang dan dia bersama dengan putranya, yuk temui mereka," ajak mama Hazel, mengingat lagi semalam sang putri tidak menolak akan di kenalkan dengan putra dari sahabatnya.


"Iya," hanya itu jawaban yang keluar dari bibir Ev, yang langsung mengikuti langkah sang mama keluar dari dalam kamarnya.


Dan alangkah terkejutnya Ev, ketika sudah berada di ruang tamu, ia melihat Albert sang sahabat sedang duduk bersama wanita yang tidak muda lagi, yang Ev kenali ia adalah sahabat sang mama.


Kemudian Ev kini menatap pada sang mama yang masih berdiri di sampingnya.


"Ma, mereka?"


"Kamu sudah tahu kan, tante Bunga, dan itu putranya..."


"Al," sambung Ev memotong perkataan dari sang mama.


Membuat mama Hazel langsung menatap sang putri sambil memicingkan matanya. "Ev, kamu kenal dengan dia?"


"Tentu saja kenal, dia kan sahabat aku, Ma,"


"Pucuk di cinta ulam pun tiba Zel," sambung mama Bunga dari tempatnya berada.


"Iya benar Bu. Tidak perlu kita mengenalkan mereka, toh mereka sudah kenal, yang ada kita harus mendekatkan mereka agar kita jadi..."


"Besan dong," sambung mama Bunga memotong perkataan dari mama Hazel.


"Benar tuh," mama Hazel sangat setuju dengan ucapan mama Bunga. Karena keduanya sudah lama ingin menjodohkan anak-anak mereka.


"Ma, apa apaan sih," ucap Ev.


"Kenapa? Kamu tidak memiliki kekasih kan? Dan kamu juga sudah mengenal Albert,"


"Tapi tidak dengan menjodohkan aku dengan Al, kita hanya sahabat,"


"Nah, dari sahabat bisa jadi cinta kan?"


"Ma,"


"Selamat siang," sapaan seseorang dari arah pintu yang tidak tertutup rapat.


Membuat semua orang yang ada di ruang tamu langsung menoleh kearahnya.


Dan Ev sangat terkejut, karena Jo lah yang sudah berdiri di depan pintu.


"Ev, itu bukannya guru BP saat kamu masih SMA?" tanya mama Hazel, yang masih mengingat siapa Jo.


Namun, Ev tidak menjawab pertanyaan dari sang mama, membuat mama Hazel langsung menuju ke arah pintu dimana Jo berapa.


"Selamat siang, kamu bukannya guru BP putriku dulu,"


"Betul, Bu,"


"Untuk apa kamu ke sini?" tanya mama Hazel penasaran.


"Ingin bertemu dengan Ev, ada urusan penting yang ingin aku bicarakan dengannya,"


Tanpa mengatakan apa pun lagi, mama Hazel mempersilakan Jo untuk masuk.


"Ev, dia ingin bertemu dengan kamu,"


Namun, Ev tidak ingin menimpali ucapan dari sang mama, yang ada ia kini berjalan mendekati Albert lalu duduk di sampingnya, kemudian memeluk lengannya.


"Ma, aku ingin menerima perjodohan dengan Al,"


"Apa!"


Bersambung...............