AFFAIR With Mr. JO

AFFAIR With Mr. JO
Bukti Yang Akurat



Siti dan Surti terus manggut-manggut ketika sedang berada di halaman kamar mama Lala, saat ia sedang memberi tugas pada keduanya untuk mengawasi sang suami, yang entah mengapa, mama Lala sekarang percaya jika sang suami memiliki hubungan dengan Mira sang menantu, setelah mendengar kronologis kejadian siang tadi dari kedua asisten rumah tangganya, yang melihat gelagat aneh sang suami dan juga sang menantu.


Namun, ia tidak ingin memberi tahu Jo sang putra terlebih dahulu, sebelum memiliki bukti yang akurat.


Mama Lala yang sedang duduk di pingiran tempat tidur kini kembali menatap kedua asisten rumah tangganya, yang masih berdiri tepat di hadapannya.


"Kalian sudah mengerti apa tugas kalian?" tanya Mama Lala.


"Sudah Nyonya,"


"Kamu?" tanya mama Lala pada Siti.


"Tentu saja sudah, Nyonya. Dan kita bisa melakukannya dengan hati-hati," jawab Siti.


"Baiklah, setelah kalian menemukan bukti langsung kirim ke aku,"


"Siap Nya,"


"Siap," sahut Siti dan juga Surti bergantian.


"Baiklah, sekarang kalian keluar dari dalam kamar, dan jalankan misi kalian!" perintah mama Lala, dan keduanya langsung meninggalkan kamar tersebut.


Dan mama Lala kini beranjak dari duduknya, ada hal penting yang harus ia lakukan saat ini, kemudian ia mengambil tas kecil miliknya dan juga blazer, sebelum keluar dari dalam kamar.


Sementara itu, Jo yang masih berbincang dengan papa Rudi dan juga sang istri, kini mengakhiri perbincangannya, dan pergi menuju ke kamar Bara sang kakak, karena sedari tadi Bara selalu menghindari darinya.


Tentu saja meninggalkan papa Rudi dan juga Mira sang istri, di mana keduanya kini saling pandang, dan sama-sama melempar senyum.


Papa Rudi menepuk sebelah pahanya, mengisyaratkan untuk Mira sang kekasih dan juga sang menantu duduk.


"Ish Papa, tidak mau, nanti ketahuan lagi,"


"Tenang, nenek peot itu tidak akan keluar dari dalam kamar, setelah makan malam,"


"Ish, jahat banget. Istri sendiri di kata nenek peot,"


"Kenyataannya baby,"


"Terus Papa, kakek peot dong,"


"Tak masalah, yang penting bisa bikin kamu menjerit di atas ranjang, dan itu berulang kali,"


"Karena papa sungguh luar biasa perkasanya,"


"Mau lagi?"


"Oke, sekarang mendekatlah sebelum suami kamu keluar dari kamar Bara,"


Tanpa mengatakan apa pun, Mira pun langsung mendekati papa mertuanya, dan ingin duduk di pangkuannya, tapi segera ia urungkan, dan kembali duduk di tempatnya, ketika melihat ada mama Lala yang baru keluar dari dalam kamarnya.


"Ada apa..."


"Mama," sambung Mira memotong perkataan papa Rudi, dan mengangkat dagunya mengarah ke mama Lala yang kini mendekatinya.


Papa Rudi pun menautkan keningnya, ketika sang istri sudah mengenakan blazer sambil membawa tas, dan ia tahu persis, penampilan sang istri tersebut, pasti ingin pergi.


"Ma, mau ke mana, malam-malam seperti ini?" tanya papa Rudi.


"Iya Ma, nanti masuk angin loh, di usia mama yang tidak muda lagi, gampang terserang penyakit loh," sambung Mira.


Dan entah mengapa mama Lala tidak suka dengan ucapan sang menantu, meskipun ia juga sadar sudah tidak muda lagi, tapi tidak sepantasnya Mira mengatakan hal seperti itu padanya.


"Ma, jawab, mau ke mana?" tanya papa Rudi lagi.


"Mama lupa malam ini harus menjemput sahabat mama yang baru kembali dari luar negeri di bandara, mama pergi dulu ya Pa,"


"Pergilah, kalau bisa jangan kembali," batin papa Rudi sambil mengukir senyum. "Iya, dan hati-hati di jalan, pulangnya jangan malam-malam," ucap papa Rudi.


Membuat mama Lala langsung meninggalkan keduanya untuk segera keluar dari dalam rumah.


Setelah memastikan sang istri keluar dari dalam rumah, papa Rudi kini berpindah duduk di samping Mira.


"Baby, satu ronde bagaimana?"


"Aku tidak mau mengambil resiko Pa, nanti ketahuan sama Jo lagi,"


"Benar juga ya," papa Rudi membenarkan ucapan Mira, dan sekarang ia menunjuk bibirnya. "Boleh dong mencicipi bibir kamu?"


"Tentu," jawab Mira yang kini mendekatkan bibirnya ke bibir papa Rudi.


Namun, belum juga mencium bibir papa Rudi, ia segera menjauhkan bibirnya ketika melihat Siti asisten rumah tangga mama Lala dari kejauhan sedang nengambil fotonya.


"Baby ada apa?" tanya Papa Rudi.


Namun, tidak di jawab oleh Mira yang kini beranjak dari duduknya, sambil menatap Siti.


"Apa yang sedang kamu lakukan hah?!" tanya Mira yang kini berjalan menuju ke arahnya.


Bersambung..............