
Melissa pagi ini bangun dengan sedikit malas, pertengkaran dengan Hendry membuat moodnya jadi berantakan. Nina Stuart sahabat curhatnya selama berjam-jam telah lebih dulu bangun dan menyiapkan makanan khas Indonesia nasi goreng, Melissa merasa tidak enak karena bangun agak terlambat, walau enggan Ia segera beranjak dan bergegas menuju dapur.
"Hei, maaf Aku membiarkanmu masak sarapan pagi ini" kata Melissa dengan senyum agak canggung karena merasa sedikit bersalah
"Kau harus mencuci piring nantinya" kata Nina tergelak
"Pastinya, Aku tidak mungkin meminta tamuku melakukannya kan" Melissa berlalu sambil membawa nasi goreng yang sudah dimasak
Melissa sedikit melamun dan terus berpikir tentang Juno dan Hendry dalam benaknya. Ia tidak sadar bahwa Nina telah menghabiskan makanannya sampai suara Nina mengagetkannya.
"Hei, semalam bukannya sudah puas curhat? atau masih punya sesuatu yang memenuhi pikiranmu? atau sebenarnya Kau masih mengharapkan Juno agar tidak menikah dengan Jessica?" kata Nina menatap Melissa sambil menyipitkan matanya
"Tentu saja tidak, Aku sudah merelakan Juno dan ikut berbahagia dengan keputusannya" kata Melissa sambil menyuap Nasi ke mulutnya
"Lantas? Kau khawatir dengan Hendry?" kata Nina sambil menuangkan segelas susu untuknya
"Tidak juga, entahlah Aku sulit mendefinisikan perasaanku, mungkin ini yang disebut galau tanpa sebab.. haha.." kata Melissa tergelak
"Heihhhh.. Sudahlah jangan dipikirkan apapun yang membuat moodmu buruk" kata Nina santai
"Kau benar, Aku sudah bahagia bersama Hendry sekarang. Aku hanya bingung dengan sikapnya yang terlalu posesif" kata Melissa sambil mulai membereskan piring yang sudah kosong
"Na, Aku ikut kamu ya pagi ini. Hendry tidak bisa jemput katanya" kata Melissa sambil meletakkan piring-piring yang sudah Ia cuci
"Beres, jangan lupa ongkosnya dikali dua ongkos taksi" kata Nina tertawa
"Owh, Beres.. Kali empat untuk makan malam dan makan paginya" kata Melissa menyunggingkan sebelah bibirnya
"Kau licik" kata Nina memicingkan matanya
"Kau duluan" kata Melissa menjulurkan lidahnya sambil berlalu
"Awas Kau.. Dasar pelit!" Nina mengumpat pada Melissa yang lari menuju kamarnya
Melissa dan Nina berangkat bersama ke kampus dengan menggunakan sepeda motor Nina. Nina mengantarkan Melissa ke jurusannya lalu melanjutkan perjalanan kejurusan Ilmu Komputer dimana tempat Ia menimba Ilmu.
***
"Hai Mel" sapa Bella ceria
"Hai Bel" kata Melissa tersenyum dan menyapa balik
"Sebentar lagi summer break, Kau sudah lihat pembagian tugas magang?" kata Bella berbinar
"Belum" kata Melissa menanggapi sekenanya
"Yeay Aku berhasil mendapat Sidley Austin LLP" kata Bella ceria
"Oh, pantas Kau amat gembira pagi ini" kata Melissa agak malas
"Harusnya Kau ikut senang" kata Bella dengan nada tidak senang dengan respon pasif Melissa
"Baiklah, kurasa Aku juga harus melihat peruntunganku" kata Melissa beranjak menuju pengumuman kegiatan summer break pada selebaran yang dikerumuni teman-temannya
Bella yang penasaran kemudian mengikuti Melissa dari belakang untuk melihat perutungan Melissa pagi ini.
Melissa segera memperhatikan dengan teliti berbagai selebaran yang ada, ternyata namanya berhasil masuk ke dalam Law Firm Kirkland & Ellis LLP.
"Wow, Kau beruntung juga ternyata" kata Bella menyikut lengan Melissa sambil tersenyum
"Aku juga tidak menyangka akan mendapatkan Kirkland & Ellis" kata Melissa tersenyum cerah dengan mata berbinar gembira
"Sayang sekali padahal Ku harap kau mendapat Law Firm Curious work" kata Bella menjulurkan lidahnya
"Yah, beberapa teman yang lain telah mengambil bagian itu. Semua Firm sebenarnya bagus, hanya saja beberapa masih baru didirikan sehingga akan sulit jika ditempatkan di sana, untungnya kita dapat yang kita harapkan" kata Melissa senang
"Yeay, tentu karena nilai-nilai kita yang terus meningkat belakangan ini, sehingga beberapa keberuntungan juga menghampiri" kata Bella mengedipkan sebelah matanya
"Yah, seperti biasa. tapi pagi ini kami tidak pergi bersama, Dia bilang ada pertemuan dengan dosen pembimbing" kata Melissa dengan nada kesal
"Hmmm.. padahal Aku ingin mentraktirmu makan steak daging di kantin" kata Bella sedikit kecewa
"Lain kali, tumben Kau ingin mentraktirku? Biasanya Akulah yang mentraktir kan" kata Melissa melirik Bela yang sedang asik bercermin
"Yah, Kan Aku tidak pernah memaksamu untuk mentraktir, lagi pula Kau jarang mentraktir, jangan melebih-lebihkan. Hari ini moodku sedang bagus dan sedang beruntung jadi aku tidak menimpuk kepalamu dengan dompetku" kata Bella kesal
"Ok, Ok, Aku hanya bercanda kok, kau sedikit sangar belakangan ini" kata Melissa tertawa
"Tuh, jemputanmu datang" kata Bella menunjuk ke arah jalanan
"Mana?" kata Melissa sedikit bingung
"Kau pura-pura tidak tahu atau sengaja ingin disanjung hah?" kata Bella dengan nada kesal
"Itu tuh Mobil putih Maybach Landaulet 62s, tampaknya mobil baru" kata Bella meneruskan
"OMG, Aku juga baru tahu sih." kata Melissa kaget sedikit tidak sabar untuk menemui Hendry
"Yah, Aku melihat keberuntunganmu amat banyak hari ini" kata Bella tersenyum datar
"Haha.. Aku juga tidak menyangka, hari ini bukan hanya keberuntunganku kurasa, tidak perlu iri" kata Melissa dengan nada riang
"Ok, Bye Bel.. sampai jumpa besok ya, Aku duluan" kata Melissa melambaikan tangan pada Bella yang juga tersenyum padanya
"Bye, Besok kau yang teraktir ya" Bella melambaikan tangannya pada Melissa yang sudah berlalu
Melissa segera bergegas menuju Hendry yang sudah menunggunya.
"hai, sudah lama menunggu?" kata Melissa sedikit terengah
"Baru tiba, kenapa lari segala?" kata Hendri masih dengan sikap acuhnya karena sedikit badmood mengingat pertemuan Melissa dan Juno kemarin
"Ehem mobil baru nih, kenapa tiba-tiba beli? bukankah yang kemarin masih bagus?" kata Melissa tersenyum
"Suka mogok, Aku tidak ingin mogok dijalan seperti kemarin saat kita bimbingan di Villa Prof. Harold" kata Hendry menjelaskan
Lagipula Aku tidak ingin kalah dari Juno, tentu saja Aku bisa lebih baik darinya. Hendry membatin.
"Seharusnya moodku sedang bagus pagi ini, aku sudah lihat pembagian tugas magang, summer break kali ini sudah pasti aku sibuk magang, tapi Aku akan jauh darimu, mungkin akan rindu" kata Melissa sedikit lesu dan sedikit murung
"Dapat di firma hukum mana? Apa kita akan pisah cukup lama?" kata Hendry menatap Melissa
"Kirkland & Ellis, di Chichago" kata Melissa murung
"Aku akan magang selama 12 minggu atau 3 bulan, dengan jumlah jam kerja 40 jam/minggu" kata Melissa melanjutkan
"Aku akan berkunjung dengan pesawat jika sedang tidak sibuk, jangan sedih ya" kata Hendry tersenyum
"Benarkah? Bukannya Kamu sendiri juga akan magang di perusahaan milik keluargamu di Indonesia?" kata Melissa kali ini Ia sedikit bingung dengan pernyataan Hendry yang bilang akan berkunjung
"Iya, tapi Aku bisa usahakan tetap menemuimu walau jarang" kata Hendry menjelaskan
"Benarkah?" kata Melissa senang
"Iyaaa sayang, Aku akan usahakan mungkin setiap akhir pekan. Jadi luangkan waktu untukku saat Aku sedang berkunjung ke Apartemenmu" kata Hendry sambil menarik kedua pipi Melissa dengan gemas
"Naiklah kedalam mobil" Hendry membukakan pintu untuk Melissa
"Wah, sayang sekali. padahal Aku ingin berlama-lama di antar jemput dengan mobil baru" kata Melissa dengan nada sedikit riang
Hendry membuka atap mobil mereka dan menginjak gas dengan kecepatan 60km/jam. Mereka menuju Bleecker Street Pizza untuk membahas tentang persiapan summer break mereka dan beberapa hal lain tentang hal-hal kecil yang terjadi di kampus seperti biasanya.
Hai Readers jangan lupa beri like dan komentar kalian ya, Agar penulis lebih semangat melanjutkan tulisan ini. 💕