
Melissa sedang menonton acara Talk Show di televisi ketika sebuah berita acara langsung tiba-tiba muncul. Juno dan Jessyca tampak mesra. Juno mengenakan setelan jas berwarna cokelat dan Jessyca mengenakan gaun berwarna merah muda yang sangat serasi dengan kulit putih Jessyca, tangan kanan Jessyca menggandeng mesra lengan Juno. Mereka mengkonfirmasi pada wartawan bahwa hubungan mereka memang benar-benar berpacaran bahkan ada rencana untuk bertunangan saat Juno lulus kuliah. Hubungan Jessyca dan Erick memang dulunya berpacaran namun mereka sudah putus, Jessyca menjelaskan pada wartawan.
Melissa melanjutkan menonton, jika dahulu Ia akan cepat-cepat mengganti chanel televisi jika harus melihat kemesraan Juno dengan perempuan lain, tapi sekarang rasanya biasa saja, bahkan Ia merasa lega dengan berita tersebut. Ia berharap hubungan Juno dan Jessyca berjalan dengan baik.
"Drrtt.. Drrtt.. Drrtt.. " Handphone Melissa bergetar
"Hallo Sayang" kata Melissa mengangkat panggilan telepon dari Hendry
"Sayang, Kamu tidak lupa janji makan malam nanti kan?" kata Hendry tergelak
"Tentu saja Aku ingat Sayang" kata Melissa tersenyum
"Aku takut Kamu lupa dengan makan malam kita" kata Hendry mesra
"Mana mungkin, Kamu telepon karena rindu kan?" kata Melissa dengan senyum simpul di wajahnya
"Buat apa rindu? Nanti juga Kita ketemu" kata Hendry bercanda
"Iya deh, mana mungkin Kamu rindu" kata Melissa pura-pura kecewa
"I Miss you everytime, Darling" kata Hendry berbisik
"I Miss you too" kata Melissa dengan wajah memerah karena malu
"Sayang, sekarang Kamu sedang apa?" tanya Hendry
"Sedang nonton televisi dan sedang bicara sama Kamu nih" kata Melissa dengan nada bercanda tanpa menyebutkan tentang acara jumpa pers Juno di televisi
"Oh, Ok deh.. Kalau begitu sampai jumpa pukul 19.00 nanti malam ya Sayang" kata Hendry tersenyum
"Ok Sayang, sampai jumpa nanti malam" kata Melissa sambil menyilangkan kakinya
"Bye.. Aku tutup teleponnya ya" kata Hendry
"Bye Sayang.." kata Melissa sambil memutus teleponnya
"Drrtt.. Drrtt.. Drrtt" Handphone Melissa bergetar lagi, apa lagi yang ingin dibicarakan Hendry, pikirnya
Melissa meraih Handphonenya dan dilihatnya ternyata yang sedang menelepon bukan Hendry tapi Kak Frans.
"Hallo Kak?" kata Melissa mengangkat telepon
"Hallo Adikku Sayang, Apa kabar? sudah satu minggu sejak Kakak menikah, Kamu tidak pernah memberi kabar, Apa di New York Kamu baik-baik saja?" tanya Frans penuh perhatian
"Aku baik-baik saja Kak, Bagaimana Honeymoon Kakak dengan Kak Chaterine? Apakah lancar?" kata Melissa tergelak
"Sangat lancar, Kamu tidak memberi kabar pada Kakak selama seminggu ini sejak Kamu kembali ke New York" kata Frans dengan nada sedikit kecewa
"Aku tidak mau mengganggu Honeymoon Kakak" kata Melissa dengan nada bercanda
"Tetap saja, Kamu seharusnya memberi kabar bahwa Kamu baik-baik saja setelah tiba di New York" kata Frans dengan nada kecewa
"Kak, bukankah selama ini Melissa sudah terbiasa sendiri? jadi Kak Frans jangan terlalu khawatir ya" kata Melissa mencoba menenangkan
"Iya, Kakak hanya khawatir.. Sejak menikah malah jadi semakin khawatir sama Kamu" kata Frans
"Kok bisa begitu?" kata Melissa terkekeh
"Entahlah.. Ok, Kakak sekarang sedang ada di pusat perbelanjaan, disini agak bising.. Nanti Kakak telepon lagi ya" kata Frans dengan nada menyesal
"Iya, Aku tidak apa-apa kok Kak Frans.. Nanti kita lanjut ngobrol lagi.. " kata Melissa tersenyum
"Ok, Bye.. Sampai jumpa, jaga diri baik-baik disana" kata Frans
"Ok, Bye.. Baik-baik sama Kak Chaterine" kata Melissa tergelak sambil mengakhiri sambungan teleponnya
Diliriknya jam dinding menunjukkan pukul 17.30 Ia segera bergegas mandi untuk bersiap makan malam dengan Hendry, butuh tiga puluh menit bagi Melissa untuk mandi dan butuh satu jam untuk berdandan.
Jangan lupa Like dan Komentarnya ya Readers agar Author lebih bersemangat untuk menulis lanjutan ceritanya.. 💕