We Will Never Be Apart

We Will Never Be Apart
Chapter XXV Berbincang santai



Burger Shop 88 adalah tempat ngobrol yang menyenangkan untuk muda-mudi, alunan musik masa kini manambah semangat anak muda di dalamnya, Melissa dan Bella sangat menikmati makan siang mereka. Mereka memilih meja di dekat jendela agar dapat menikmati pemandangan di luar restoran.


"Sudah lama Kita tidak makan siang berdua nih.." kata Bella memulai percakapan mereka


"Iya, akhirnya kita bisa makan sama-sama" kata Melissa senang


"Susah payah Aku bilang ke Alvin, kalau Aku perlu ngobrol masalah tugas sama Kamu Mel" kata Bella


"Iya, hanya hari ini Hendry juga kasih izin buat makan dan ngobrol sama kamu Bel.. Dia tidak mau makan diluar kalau sendiri, katanya" kata Melissa menceritakan kebiasaan Hendry jika tidak makan bersamanya


"Bagaimana perkembangan hubungan kamu sama Hendry Mel? Apa Dia romantis?" tanya Bella penasaran


"Hendry cemburuan, tapi sikapnya manis dan kadang romantis juga" kata Melissa tersenyum mengingat sikap Hendry padanya


"Kirain Dia tidak romantis, padahal Dia tampak cuek dan dingin loh.. hihi" kata Bella terkekeh


"Begitulah, Aku juga tidak menyangka bahwa Dia juga bisa romantis, kalau Kamu sama Alvin bagaimana? Alvin tampaknya romantis.." kata Melissa


"Alvin kadang ngambekan seperti anak kecil, bikin kesal jadinya" kata Bella sedikit kesal sambil mengetuk-ngetuk meja


"Hendry juga gitu kadang-kadang kalau lagi kumat manjanya" kata Melissa terkekeh


"Masa, lelaki sedingin Hendry juga bisa bersikap kekankan?" tanya Bella


"Iya, jadi kalau Aku lama balas chat atau telat angkat telepon dari Dia.. nah mulailah dia ngambekan seperti anak kecil" kata Melissa tertawa mengingat sikap Hendry


"Tidak bisa di bayangkan sih.." kata Bella tertawa


Dua Burger Jumbo dan minuman es krim buble cola sudah tersaji di meja, Melissa dan Bella menyantap Burger dengan lahap dan sangat menikmatinya, disela-sela makan, Bella melanjutkan ngobrolnya


"Mel, kamu sudah di kenalkan ke keluarganya Hendry?" tanya Bella sambil meneguk minumannya dari sedotan putih dihadapannya


"Belum Bel, keluarganya tinggal di Indonesia satu-satunya keluarganya di New York adalah keluarga Stuart dan yang lebih mengejutkan adalah Nina Stuart sahabatku dari SMA ternyata sepupunya Hendry, Aku belum pernah cerita padamu ya?" Jelas Melissa panjang lebar


"Oh.. Nina yang sering Kamu ceritakan ternyata sepupu Hendry?" Bella menanggapi dengan serius


"Tepat! Aku bisa jadian sama Hendry karena ikut dia ke Villa sepupunya dan ternyata Hendry adalah sepupunya" kata Melissa tergelak, masih tidak percaya pada kenyataan bahwa dirinya dan Hendry bisa bertemu di Villa


"Yah, harapannya begitu.. Kalau sekarang sih masih terlalu cepat jika harus berharap" kata Melissa tersenyum


"Jodoh itu bukan berdasarkan lama atau singkatnya perkenalan loh Mel" kata Bella menanggapi


"Kamu bagaimana Bel, sudah dikenalkan ke keluarganya Alvin?" tanya Melissa


"Sudah sih, tapi belum secara formal.. Aku sering datang ke rumahnya, Ibu dan Ayah Alvin tipe yang tidak perhatian dan sibuk dengan pekerjaan mereka" kata Bella


"Kamu masih beruntung karena sudah bertemu sama orang tuanya, nah Aku? bahkan tidak pernah lihat fotonya" kata Melissa sedikit muram


"Iya sih, tapi itu hanya perkenalan singkat dan segedar senyum dan sapa" kata Bella sambil mengunyah burger di mulutnya


Melissa tidak menjawab, Ia sedang memikirkan apakah suatu hari Hendry juga akan mengenalkan Ia pada kedua orangtuanya.


"Mel, bagaimana kalau minggu ini kita double date..?" kata Bella tiba-tiba


"Hmmm.. Aku sih oke, tidak tahu Hendry mau atau tidak, Kamu tahu sendiri kan dia tipe bagaimana" Melissa terkekeh


"Iya juga sih.. Tapi tidak ada salahnya kan kalau kita usul ke mereka, mungkin mereka akan setuju" kata Bella


"Iya, nanti Aku akan bujuk Hendry agar mau double date" kata Melissa tersenyum


"Yes, pasti seru" kata Bella bersemangat


"Kamu ada usul Kita akan pergi kemana nantinya saat double date?" tanya Melissa


"Kita ke taman Hiburan, Nonton bioskop dan Karaoke.. Bagaimana?" tanya Bella bersemangat


"Ok, Aku sih setuju" kata Melissa sambil mengangguk pelan


Melissa dan Bella berbincang dengan riang tentang rencana double date mereka, sebelum kembali ke kampus mereka mengambil selfie berdua, biasanya Melissa yang mentraktir makan Bella tapi kali ini Bella yang mentraktir Melissa, Melissa sempat menolak namun Bella memaksa dengan dalih Ia baru dapat kiriman uang dari orang tuanya. Akhirnya Melisaa menyetujui dan Bella merasa puas dapan mentraktir Melissa.


Jangan lupa Like dan Komentarnya ya Readers agar Author lebih bersemangat untuk menulis lanjutan ceritanya.. 💕