
Joana menatap Hendry yang melambaikan tangannya pada Melissa, Ia tidak menyangka bahwa sekarang Hendry mempunyai seorang kekasih, sejak kapan? terakhir kali mereka berjumpa di Passic Falls Hendry masih single dan betapa sempitnya dunia ini, kekasih Hendry ternyata teman satu jurusan Irina, Joana tidak habis pikir. Ia harus bertanya langsung pada Hendry, pikirnya.
Hendry menutup pintu kamar pasien dan kembali duduk di samping Joana yang sedang mengganti kompres untuk Irina.
"Apakah Kamu belum mau makan? itu sudah kubawakan burger sesuai pesananmu" kata Hendry tersenyum
"Temani Aku makan yah... " kata Joana tersenyum manja
"Baiklah, tapi itu tidak gratis ya" kata Hendry tergelak
"Jadi berapa yang harus kubayar?" kata Joana mendekatkan wajahnya pada Hendry
"Aku bercanda, senang bisa membantu" kata Hendry tersenyum dan sedikit memundurkan tubuhnya
"Jadi sejak kapan Kamu mulai pacaran dengan Melissa?" tanya Joana sambil mengunyah burger dimulutnya
"Hmmm... Sudah satu bulan" kata Hendry dengan santai sambil meneguk cola di tangannya
"Oh, Aku senang Kamu punya pacar tapi juga sedih karena itu artinya Aku kehilangan sahabatku sekarang" kata Joana dengan nada sedih
"Tidak mungkin! Kita akan tetap bersahabat" kata Hendry tersenyum
"Tapi sulit bagiku untuk minta bantuanmu, Kekasihmu pasti marah jika Aku merepotkanmu" kata Joana tampak murung
"Aku akan selalu membantumu, jangan khawatirkan itu. Melissa perempuan yang sangat baik" kata Hendry tersenyum sambil membayangkan Melissa
"Oh ya?" kata Joana dengan nada kesal, mengapa Ia harus mendengar Hendry memuji kebaikan perempuan lain, Joana menarik napas dan menghembuskannya perlahan
"Iya, Kamu pasti juga akan suka jika berteman dengannya" kata Hendry sambil menyeka sisa burger dimulutnya
"Apakah Kamu benar-benar mencintainya?" tanya Joana penasaran
"Begitu ya?" kata Joana tersenyum sambil menunduk menatap Irina
Joana merasa kesal, namun Ia menutupinya dengan senyum diwajahnya, seandainya Ia menyatakan perasaannya pada Hendry mungkin saja sekarang Hendry jadi miliknya.
"Joana, Apakah masih ada yang perlu kubantu?" tanya Hendry serius menatap Joana yang tampak murung
"Tidak perlu, Ayah dan Ibu sebentar lagi datang dari Los Angeles, mereka akan menggantikanku menjaga Irina.." kata Joana menatap Hendry
"Benarkah, Kamu tidak bohong kan?" kata Hendry dengan pandangan menyelidik
"Kapan Aku pernah berbohong?" kata Joana dengan nada kesal
"Baiklah, sebenarnya Aku masih mau disini tapi Aku juga masih ada beberapa tugas kuliah yang harus dikumpulkan besok" kata Hendry dengan nada menyesal
"Tidak apa, pulanglah.. Terima kasih parcel buah dan makanannya" kata Joana tersenyum cerah
"Sama-sama, telepon Aku jika butuh sesuatu" kata Hendry beranjak dari tempat duduknya
"Ok, Aku pasti akan merepotkanmu" kata Joana tergelak
"Ok, Bye" kata Hendry melambaikan tangannya pada Joana
"Bye" kata Joana tersenyum sambil membalas lambaian tangan Hendry
Joana mulai merasa kehilangan, Ia ingin Hendry hanya memperhatikannya, bagaimana cara agar Ia dan Hendry menjadi makin dekat? Ia ingin lebih dari seorang sahabat.. Ia harus segera mencari cara, pikir Joana sambil menggigit kuku jempol tangannya.
Hendry mengemudikan Chevroletnya menuju Apartemen Melissa, Ia tahu bahwa Melissa pasti cemburu namun Ia dan Joana benar-benar bersahabat, tidak ada cinta di antara mereka, diperjalanan Hendry mampir ke restoran Pizza untuk membawanya ke Apartemen Melissa. Ia harap Melissa tidak marah padanya.
Jangan lupa Like dan Komentarnya ya Readers agar Author lebih bersemangat untuk menulis lanjutan ceritanya..💕