
Sudah seminggu berlalu sejak pulang dari rumah sakit, kini Melissa menjalani rutinitas seperti biasa. Saat ini Melissa sedang asik berdandan di depan meja rias, memoles pipi, mata, alis dan bibirnya untuk pergi ke kampus, Ia tahu sebentar lagi Hendry akan menjemputnya, namun ketika sedang merapikan lipstik, sebuah suara memaksanya beranjak dari meja rias.
Drrt.. Drrtt.. Handphone Melissa bergetar
"Hallo" Kata Melissa menjawab telepon dengan cepat
"Hallo, Adikku sayang" kata Frans tampak ceria
"Tumben telepon pagi-pagi? ada kabar baik apa nih?" tanya Melissa penuh penasaran
"Hmmm.. jadi kamu sudah menebak bahwa ini kabar baik?" kata Frans tergelak
"Tentu saja, kakak jarang telepon dan sekarang tiba-tiba telepon dengan nada riang, pasti ada kabar gembira kan?" kata Melissa dengan senyum dibibirnya
"Okay, tebakanmu tepat.. Ini memang kabar gembira" kata Frans sambil mengambil biskuit di hadapannya
"Cepat beri tahu, penasaran nih" kata Melissa tidak sabar
"Kamu bakal segera mendapat kakak ipar" kata Frans senang
"Oh My God, kakak sudah melamar kak Chaterine?" tanya Melissa meletakakn satu tangan di mulutnya, Ia sedikit terkejut dengan pemberitahuan dari Frans
"Tepat! Dan kamu tahu? Chaterine menerima lamaranku" kata Frans dengan nada bahagia
"Wow.. Selamat kakakku tersayang, setelah tiga tahun pacaran akhirnya nikah juga" kata Melissa dengan nada tulus
"Kamu pasti datang ke acara pesta kakak kan?" tanya Frans dengan nada serius
"Iya dong kak Frans masa Melissa tidak datang? jadi kapan nih acara pernikahannya? " kata Melissa tersenyum
"Minggu depan" kata Frans senang
"Ok kakak tersayang, apa ada lagi yang ingin di bicarakan? Melissa bentar lagi terlambat pergi ke kampus nih" kata Melissa melirik Jam ditangannya
"Ok, cuma itu saja kok.. sampai jumpa minggu depan, ajak juga pacarmu ya.." kata Frans
"Tidak perlu dibilang pasti Aku ajak Dia kok" kata Melissa senang, didengarnya suara klakson mobil yang berasal dari tempat parkir apartemennya
"Ok bye" kata Frans memutus teleponnya
Melissa memutus teleponnya dengan Frans dan membuka pintu untuk segera melangkahkan kaki menuju parkiran tempat Hendry yang sedari tadi membunyikan klakson mobilnya beberapa kali karena gagal menghubungi Melissa yang sedang berada di panggilan lain.
"Teleponan sama siapa? Dari tadi di telepon selalu berada di panggilan lain?" kata Hendry dengan mata tajam
"Sama Juno?" kata Hendry dingin
"Bukan, sama lelaki lain" kata Melissa sambil tersenyum
"Siapa?" kata Hendry sambil menarik wajah Melissa berada dekat ke wajahnya
"Teleponan sama Frans Zoan" kata Melissa menatap lekat ke wajah Hendry
Raut wajah Hendry yang dingin berubah menjadi cerah dan Dia tersenyum sambil mengecup mesra bibir Melissa.
"Sekarang senang?" kata Melissa tersenyum
"Aku kira tadi kamu teleponan dengan lelaki lain" kata Hendry
"Cemburuan sekali nih kekasihku, betapa beruntungnya.." kata Melissa dengan nada menggoda
"Jadi Aku tidak boleh cemburu?" kata Hendry menoleh kearah Melissa
"Boleh, teruslah cemburu seumur hidupmu jika Aku dekat dengan laki-laki lain, asal jangan berlebihan" kata Melissa tergelak
"Bukannya Kamu juga cemburu kalau Aku dekat dengan perempuan lain?" kata Hendry balas menggoda
"Siapa bilang? Kamu yang lebih cemburuan sayang" kata Melissa menyipitkan kedua matanya
"Ok.. Ok.. Masuklah ke dalam" kata Hendry sambil membukakan pintu mobilnya untuk Melissa
Melissa masuk ke dalam mobil disusul Hendry, Hendry segera mengemudikan mobilnya menuju kampus
"Sayang, pekan depan Kak Frans menikah" kata Melissa meirik Hendry yang matanya fokus ke jalan
"Bang Frans Nikah? Apakah Aku boleh ikut sayang?" tanya Hendry menoleh kearah Melissa
"Kamu harus ikut sayang, tadi Kak Frans bilang kamu harus ikut" kata Melissa semangat
"Ok, Aku akan ikut" kata Hendry tersenyum
"Nah begitu dong, kan Aku jadi tambah sayang" kata Melissa tersenyum
Mereka tiba di Jurusan masing-masing dan melanjutkan perkuliahan seperti biasa. Melissa kadang tersenyum saat perkuliahan berlangsung sambil membayangkan ekspresi wajah Hendry saat cemburu, Dia merasa senang tapi kadang juga merasa tertekan.
Jangan lupa like dan komentarnya ya Readers agar Author lebih bersemangat untuk menulis lanjutan ceritanya..💕