
Melissa merasa bosan setelah makan malam dengan sup daging dan salad, Ia menyalakan televisi untuk menghibur dirinya yang merasa bosan. Sebuah berita acara di salah satu stasiun televisi membuatnya tidak mengganti chanel yang sedang Ia tonton.
"Pemirsa calon pewaris dari grup Always Electronic.Inc Juno Bram terlibat perkelahian dengan salah satu alumni dari Dalton School Erick Miller, Diduga karena seorang gadis bernama Jessyca L. Wayne yang kini menjadi tunangan Juno, sebelumnya merupakan pacar dari Erick Miller sehingga mereka terlibat perkelahian dalam acara pesta reuni Dalton School, Erick yang cemburu melihat kemesraan Jessyca dan Juno kemudian memperlakukan Jessyca kasar sehingga berujung perkelahian pada akhirnya" kata reporter di tkp
Melissa mengamati scane perkelahian Juno dan Erick yang tampak adu mulut, Melissa menarik napas dalam, bisa-bisanya Juno berdalih bahwa Ia dan Jessica hanya sebatas hubungan politik, sementara mereka tampak berhubungan mesra bahkan pergi ke pesta bersama. Namun berita tersebut tidak terlalu berpengaruh lagi bagi Melissa, Juno jujur ataupun berbohong Ia tidak akan pernah meninggalkan Hendry.
***
Juno mendapat sebuah pesan whatsapp dari Standley skretaris pribadi ayahnya yang berbunyi:
"Tuan muda, tolong anda buka chanel televisi H. saat ini Tuan sedang murka" kata Standley
Juno menyalakan televisi pada Chanel tersebut, Juno terhenyak dengan isi beritanya. bagaimana Ia menjelaskan pada Melissa, alih-alih berhasil meyakinkan Melissa, berita ini membuat hubungannya dengan Melissa menjadi semakin rumit. Dan parahnya lagi publik akan semakin menyoroti hubungannya dengan Jessyca, belum lagi Juno harus menghadapi kemarahan ayahnya karena berita perkelahiannya akan menurunkan harga saham perusahaan. Juno menarik napas dalam, entah apa tindakan yang tepat baginya saat ini. Ia mengambil Handphonenya dan menghubunggi Jessyca.
"Hallo" kata Jessyca
"Hallo Jes, kamu sudah lihat berita di televisi sekarang?" kata Juno tak sabar
"sudah, aku tidak menyangka akan ada reporter yang meliput acara reuni malam itu" kata Jessyca
"Kamu punya cara untuk meredam atau menghapus berita itu?" kata Juno
"kalau beritanya belum menyebar pasti kita bisa menghalangi wartawan agar berita tersebut tidak tersebar" kata Jessyca
"Hubunganku sama Melissa bakal makin hancur, belum lagi ayahku pasti murka" kata Juno lesu
"terus apa yang harus aku jelaskan nantinya?" kata Juno
"Kamu sama aku bisa bilang kalau kita cuma rekan bisnis, untuk menyelamatkan hubunganmu sama Melissa" kata Jessyca serius
"Iya, tapi ayahku dan ayahmu akan melakukan segala cara agar itu tidak terjadi" kata Juno kesal
"maafin aku karena tidak bisa banyak memberi saran Jun, kamu tahu ayahku tidak merestui hubunganku sama Erick, itulah sebabnya aku di jodohin sama kamu, jika nanti kita bilang ke publik kalau kita hanya rekan bisnis pasti ayah bakal batalin kontrak kerja sama dengan perusahaanmu dan akan ada banyak tenaga kerja yang di PHK akibat batalnya proyek pengembangan perusahaan" kata Jessyca dengan nada sedih
"iya aku tahu itu yang bakal terjadi Jes.." kata Juno kesal
"atau kita bisa mengacuhkan berita tersebut, mungkin harga saham akan turun untuk sementara, tapi dengan berlalunya waktu harga saham akan kembali stabil.. kamu masih bisa coba jelaskan pada Melissa nantinya" kata Jessyca memberi semangat
"Ok kita biarkan dulu berita ini untuk sementara waktu" kata Juno sambil menggigit kuku jempol tangan dan mengangguk-anggukkan kepalanya perlahan.
"Ok jun, tetap semangat.. kamu pasti bisa melewati ini" kata Jessyca memberi dukungan
"Thanks jess, aku tutup dulu teleponnya ya" kata Juno
"Ok, Bye" kata Jessyca sambil mengakhiri sambungan teleponnya
Dirumahnya Juno sedang berhadapan dengan ayahnya, dua tamparan keras mendarat di pipinya. Juno hanya diam dan meninggalkan ayahnya sendiri, Juno memutuskan untuk meninggalkan rumah dan tinggal di apartemen yang dekat dengan Apartemen Melissa.
Jangan lupa Like dan Komentarnya ya Readers agar Author lebih bersemangat untuk menulis lanjutan ceritanya.. 💕