The World Of The Magic

The World Of The Magic
Jamuan Istimewa dan kebenaran..



Semua murid Academy Magica tengah disibukkan dengan adanya pengumuman yang mengatakan jika Raja Argus ingin mengadakan jamuan istimewa untuk merayakan ulang tahun putri Emerald yang kini berusia 17 tahun.


Para murid sibuk mendandani diri mereka dengan polesan make up dan gaun pesta.


"Key, apa kau tidak bersiap..?" tanya Sergia


"Tidak.."


"Mengapa? Apa kau tidak ingin terlihat cantik nanti di pestanya yang mulia putri Emerald..?" kini Alina yang bertanya


"Tidak.."


"Oh ayolah Key, sesekali kau harus menghias diri agar ada pangeran yang mau menyatakan cinta padamu.."


"Aku tidak ingin.."


"ulUhh kau dingin sekali.."


Karena tidak ingin mendengar celotehan temannya Key langsung saja pergi berteleport menuju istananya.


"Kenapa ayah dan ibu merayakan ulang tahunku.." seru Key ketika dia sudah berada di ruang tahta di kerajaan Emerald


"Kau mengejutkan kami sayang.." seru ibunya terkejut


"Apa tidak boleh jika kami ingin merayakan ulang tahun putri tercinta kami hemm..?" seru sang ayah


"Tapi ini terlalu berlebihan ayah dan aku sedikit tidak menyukainya.."


"Kau tidak menyukainya ya.." lirih sang ibu


"Maksud ku bukan seperti itu ibu.." seru Key frustasi dia sungguh tidak ingin membuat ibunya sedih hanya karena dirinya menolak pesta perayaan ini


"Ya sudah kita batalkan saja acaranya.." seru Ratu Azusa sedih


"Padahal aku ingin sekali mengenalkan putri tercinta ku pada semua orang.." sambungnya yang berhasil membuat Key mendesah kasar


"Tidak perlu ibu.." ucap Key "Aku mau acara ini tetap berjalan, asal ibu tidak bersedih.."


"Benarkah..?"


"Iya.."


"Kalau begitu aku ke kamarku dulu.."


Key berteleport menuju kamarnya sementara ibu dan ayahnya menampilkan senyum kemenangan.


"Kau selalu berhasil membuatnya menurut padamu sayang.." seru Raja Argus yang mendapat senyum dari sang permaisuri


"Hehe... Aku hanya sedikit mengancamnya mungkin.."


"Tapi kau berhasil kan.."


"Iya dan semoga perayaan ini bisa membuatnya sedikit menghangat.."


"Aku juga menginginkan itu Ratu ku..."


***


"Merayakan ulang tahun ya.."seru Raja Ergus


"Benar yang mulia.."


"Dari mana kau mengetahuinya..?"


"Aku melihatnya sendiri yang mulia, kereka semua sangat sibuk sekali dengan perayaan ini. Pasalnya kali ini putri Emerald akan menunjukkan jati dirinya pada semua rakyatnya.."


"Begitu ya.." sahut Raja Ergus sambil menyeringai


Raja Ergus tersenyum sinis "Kau boleh pergi.."


"Kau ingin merayakan ulang tahun putri mu ya. Tapi sepertinya itu tidak akan berjalan sesuai dengan rencana mu kakak.."


Raja Ergus pun memanggil Danzo.


"Salam yang mulia Raja Ergus.." hormat jendral Danzo


"Aku ingin kau mengintai perayaan ulang tahun itu Danzo, lalu jika ada kesempatan kau harus menculik sang putri.."


"Baik yang mulia.."


Danzo berbalik pergi dan akan keluar dari black land untuk menculik sang putri yang tengah merayakan ulang tahunnya.


Key mendapat penglihatan masa depan jika dia akan diculik oleh jendral Danzo.


Key tersenyum "Akan ku buat rencana mu berjalan dengan mulus.."


Lalu tanpa sepengtahuan orang taunya dan bibinya Key sudah membuat sebuah rencana yang sangat matang untuk dilancarkan saat dia berada di istana black land.


***


"Kak apa aku sudah terlihat menawan malam ini..?" tanya Alina pada Zou


"Kau selalu menawan dan mempesona setiap hari adikku.." sahut Zou dengan senyum yang mengambang


"Terima kasih kakak.."


"Apa pun untuk mu adikku.."


Alvian dan Sergia hanya mampu menggeleng melihat ke akrapan kedua kakak beradik tersebut.


"Kapan kita akan pergi..?" Sergia mengintrupsi


"Ah maaf aku lupa.." ucap Zou dan Alina serentak


"Sudahlah ayo berangkat, kalian tidak ingin telat di hari penyambutan putri Emerald yang pertama kali kan..?"


Mereka mengangguk lalu kemudian keluar dari academy dan disambut oleh kereta kuda kiriman dari istana Apollous.


"Terima kasih paman.."


Setelah beberapa menit di perjalanan, akhirnya mereka tiba di kerajaan Emerald yang begitu megah.


Banyak tamu undangan mulai dari para Raja-Raja tetangga bahkan para bangsawan di seluruh wilayah white land pun tampak hadir di acara ini.


Raja Argus tampak duduk di singgasananya didampingi Ratu Azusa yang duduk disampingnya.


Hingga beberapa menit kemudian, terdengar gong yang berbunyi karena dipukul oleh seorang pengawal.


"YANG MULIA PUTRI TELAH TIBA.." teriak seorang pengawal lainnya


Seorang gadis masuk ke ruang singgasana dengan menggunakan baju berwarna coklat senada dengan rambutnya yang berwarna coklat. Tak ada senyum yang mengambang di wajahnya, dibahunya terdapat seekor naga merah yang berukuran sedang.


Dia Keisya dan Draka yang memang sengaja mengecilkan ukurannya agar tidak membuat takut para tamu undangan.


"APA???? KEISYA PUTRI EMERALD..?" teriak Alvian, Zou, Alina dan Sergia terkejut.


Tidak ada yang pernah berpikiran jauh mengenai Key yang selalu diistimewakan sebagian guru yang mengenalnya.


"Jadi ini alasan mangapa Mrs. Amel dan Mrs. Risa sangat hormat pada Key.?" ucap Zou benar-benar terkejut


"Ini sangat mengejutkan.." seru Alvian


"Terima kasih karena sudah mau menghadiri pesta ini.." seru Key dingin, aura kepemimpinan begitu menguar dari tubuhnya membuat semua yang hadir disana menunduk takut dan tidak jarang juga sebagian dari para pangeran terlihat curi-curi pandang ke arah Key.


"Jadi ini juga alasan mengapa dia tidak mau berangkat bersama kita tadi.." seru Sergia manggut-manggut lucu


"Untuk perayaan ulang tahun putri ku yang ke 17 belas mari kita bersulang.." seru Raja Argus mengangkat gelas yang berisi minuman tinggi-tinggi


"Bersulang.." teriak semua para tamu undangan


Dengan malas Key mengangkat gelasnya "Bersulang.." lirihnya


"Anda tampak tidak bersemangat yang mulia putri..?"


"Itu benar Draka, aku sangat tidak menyukai pesta ini. Kau tahu itu.."


"Setidaknya anda harus bersenang-senang yang mulia. Hanya sekedar menghargai jasa Raja dan Ratu.."


"Itulah yang sekarang aku lakukan.."


"Apa yang mulia putri akan melakukan rencana itu..?"


"Tentu saja..."


"Apa aku boleh ikut? Hanya untuk berjaga-jaga..?"


"Tentu saja boleh. Tapi kau harus mengecilkan ukuran mu agar kau bisa masuk ke jubah ku.."


"Baiklah yang mulia putri.."


"Kau tidak mengatakan pada kami jika kau adalah putri kerajaan Emerald.." seru Alina menghampiri Key yang sedang berdiam diri di pojok ruangan


"Apa itu penting..?" Key balik bertanya sekaligus matanya mendelik tak suka dengan perkataan Alina


"Maaf yang mulia putri kami tidak bermaksud menyinggung anda. Hanya saja mengapa anda menyembunyikan identitas anda pada kami..?" seru Alvian berubah sopan


"Hanya beberapa alasan yang tidak bisa ku sebutkan pada kalian.."


"Begitu..."


"Hmm.."


"Maaf yang mulia putri, saya ingin menyampaikan sesuatu.." seru Sergia


"Ada apa..?"


"Kami sudah mengetahui alasan mengapa kami ingin menemui yang mulia putri saat kami mengetahu status kami sebagai penjaga negeri magical.." jelas Sergia


Key mengangkat sebelah alisnya seolah menanti kelanjutan dari perkataan Sergia.


Dan seolah tahu kode dari Key, Sergia melanjutkan ucapannya "Alasan kami ingin menemui yang mulia putri itu karena yang mulia putri adalah leader kami.."


"Begitu? Mengapa kalian mengira jika aku adalah leader kalian..?"


"Kami mengingat perkataan mu di dalam mimpi kami waktu itu.." seru Zou


"Itu bukan aku.."


"Jika itu bukan yang mulia putri, lalu siapa..?" tanya Alvian


"Dewi mimpi.." sahut Key datar


"slSeharusnya kalian sadar jika aku tidak pernah berbicara sehangat itu pada kalian.." sambung Key


"Jadi itu dewi mimpi ya, tapi mengapa dia memakai wajah yang mulia putri..?" tanya Alina


"Dia sudah meminta ijinku untuk menemui kalian menggunakan wajahku.."


"Tapi mengapa? Jika yang mulia sudah tahu kalau kami adalah rekan anda mengapa anda tidak menemui kami? Bahkan anda terkesan tidak percaya pada kami.." sahut Zou


"Bukankah dewi mimpi sudah mengatakan pada kalian jika seorang leader tidak akan pernah mencari rekannya, kecuali rekan itu sedang dalam bahaya. Itu pun sang leader harus menyamar.."


"Mengenai aku yang tidak percaya pada kalian itu karena aku ingin element baru yang kalian miliki memeperkenalkan wujudnya pada ku.."


Tiba-tiba....


Selesai.....


Jangan lupa vote dan coment....


Merci.