The World Of The Magic

The World Of The Magic
Bagaimana caranya



Diruang bawah tanah Keisya duduk sendiri. Pikirannya berkecamuk bahkan dia juga tidak tertarik untuk ikut perbincangkan teman-temannya mengenai masalah ini.


"Bagaimana caranya..." lirih Keisya pelan


"Key.." panggil Sergia


Mereka bingung dengan sikap Keisya, semenjak tadi setelah dia keluar untuk mencari tahu situasi, dia hanya diam bahkan terkesan tidak peduli dengan sekitarnya.


"Hmm.."


"Kau kenapa..?" seru Alina bertanya


"Tidak apa-apa.."


"Tapi kau aneh, kau menjadi lebih pendiam.." seru Alina


"Itu bukan urusan kalian.."


"Key, apa kau menemukan sesuatu di luar sana..?" seru Zou menengahi


Key menatap kearah Zou lalu mengangguk "Ada.." sahutnya


"Kau menemukan apa..?" tanya Zou lagi


"Aku melihat seorang gadis penyihir berjubah hitam melemparkan bongkahan es kearah warga, lalu warga itu berubah jadi kristal dan menghilang.." seru Keisya membuat keempat orang itu terkejut


"Kau serius..?" seru Alvian


"Iya.."


"Apa kau tidak mencoba untuk menghadangnya? Atau kau tidak mencoba melawannya..?" seru Sergia bertanya


"Kau fikir mudah?" seru Keisya sinis menatap Sergia "Bahkan dia tidak bisa di dekati.." sambungnya


"Tidak bisa didekati..?" seru Alina menggerutkan alisnya bingung


"Apa seperti ada barier di sekelilingnya..?" seru Alvian membuat semua temannya menatap dirinya


"Apa kau tahu sesuatu..?" tanya Key menatap Alvian


"Aku pernah membaca sebuah buku di perpustakaan kerajaanku tentang sebuah kekuatan yang bisa melindungi pemiliknya.." seru Alvian


"Kalau begitu kita ke kerajaan Criolous sekarang.." seru Key


"Apa kau gila, diluar sana keadaan sedang genting. Itu tidak memungkin kan kita untuk pergi ke kerajaan Criolous.." sentak Zou keras, dia tidak ingin dimarahi oleh Miss Rain lagi


"alAku tidak mengajak kalian, yang akan pergi hanya aku dan Alvian.." seru Keisya dengan nada pemimpin yang tegas membuat Zou langsung terdiam


"Tapi dengan cara apa kita bisa sampai ke kerajaan ku..?" tanya Alvian ragu


"Itu mudah.." seru Key lalu memegang tangan Alvian dan mereka menghilang dalam sekejap


***


"Sepertinya sudah cukup untuk hari ini.." seru Emma


Penyihir itu menatap desa terakhir yang warganya telah dia ubah menjadi keristal. Desa itu kini kosong seperti tidak ada penduduk yang mendiaminya.


Emma pun pergi menuju black land dan kembali menyibukkan diri dengan berbagai eksperimennya yang berupa monster-monster ganas.


***


Di wilayah white land di istana Criolous, tepatnya di perpustakaan terlihat Keisya dan Alvian sedang mencari sebuah petunjuk tentang kekuatan si penyihir berjubah.


"Key, disini..?" teriak Alvian karena sudah mendapatkan buku yang mereka cari


Keisya pun datang menghampiri dan merebut buku itu dari tangan Alvian membuat pria itu merenggut kesal.


Keisya mulai membuka buku yang berjudul 'the book of strength" itu, gadis bersurai coklat itu pun mencari kekuatan apa yang dia lihat pada penyihir berjubah, hingga matanya terpaku pada satu nama kekuatan yaitu..



Protectorul



Protectorul atau yang sering dikatakan sebagai kekuatan barier adalah sebuah kekuatan langka yang tergolong dalam nature bander.


Sebuah kekuatan yang mampu melindungi pemiliknya dari bahaya.


Hanya ada satu kekuatan yang bisa mengalahkan kekuatan protectorul ini yaitu adalah kekuatan......


Kalimat itu terhenti sampai disitu karena ada yang sengaja menyobek kertasnya.


"Apa kau tahu, kelanjutan dari ini...?" tanya Keisya


"Tidak, bahkan waktu itu juga aku sudah menanyakan hal ini pada ibu dan ayahku. Tapi mereka tidak tahu siapa yang menyobek bagian buku ini.."


"Pasti ada yang sengaja.." lirih Key


"Apa sudah selesai..?" tanya Alvian yang dibalas anggukan dari Keisya


"Kita harus kembali, untuk memastikan keadaan academy.." seru Key


"Baiklah.."


Mereka kembali menghilang meninggalkan perpustakaan kerajaan Criolous.


Sesampainya mereka di ruang bawah tanah, Key langsung meninggalkan Alvian bersama teman-temannya. Sedangkan Key, dia pergi mencari keberadaan Miss Rain.


"Bibi.." panggil Key saat dia melihat Miss Rain berjalan berlainan arah dengannya


"Maaf bi, ada yang ingin aku tanya kan padamu.." seru Key


Miss Rain mengangguk dan membawa Key masuk ke dalam ruangannya.


Oh iya, aku lupa bilang. Sebenarnya ruang bawah tanah Academy magica sangat luas, sehingga para guru mempunyai ruangannya sendiri.


"Apa yang ingin kamu tanyakan..?"


"Bi, apa bibi pernah mendengar kekuatan protectorul..?" tanya Key dingin tanpa basa basi terlebih dahulu


"Kekuatan itu.." seru Miss Rain terkejut


"Ada apa sama kekuatan itu bi..?"


"Itu salah satu dari kekuatan langka yang termasuk dalam nature bander.."


"Lalu.."


"Sebenarnya apa yang terjadi? Mengapa kamu tiba-tiba menanyakan hal itu? Biasanya kan kamu selalu cuek dengan semua yang berada di sekitar kamu..?"


"Aku ingin bibi menjawab pertanyaan ku tanpa harus bertanya hal lain.."


"Baiklah, apa lagi yang ingin kau ketahui.."


"Kekuatan apa yang bisa mengalahkan kekuatan protectorul itu..?"


"Bibi tidak tahu.."


"Jangan bohong bi.."


"Bibi tidak berbohong pada mu Key, bagian buku yang menjelaskan tentang kekuatan itu sobek. Jadi bibi tidak tahu apa-apa.."


"Begitu ya. Apa tidak ada satu pun buku yang tidak sobek..." lirih Key pelan


"Memangnya ada apa? Apakah itu berkaitan dengan orang-orang yang hilang..?"


"Iya bi. Penyebab semua ini adalah penyihir yang memiliki kekuatan protectorul.."


"Itu tidak mungkin Key, jika dia hanya memiliki kekuatan protectorul dia tidak akan bisa membuat orang-orang menghilang.."


"Dia memiliki dua kekuatan bi, salah satunya adalah kristal. Dan kekuatan kristal itu yang membuat orang-orang menghilang.."


"Mengapa kamu bisa tahu..?"


"Aku melihatnya, dan disaat aku ingin menyerangnya, kekuatan ku malah berbalik pada ku.." seru Key pelan


Miss Rain pun terdiam, dia juga tidak tahu bagaimana caranya untuk mengalahkan kekuatan itu.


"Jika saja kertas itu tidak sobek, aku pasti mendapatkan apa yang ku cari.." seru Key


Key pun memilih pergi dari ruangan Miss Rain untuk menemui teman-temannya. Dia yakin salah satu dari pangeran dan putri itu pasti memiliki kekuatan yang tersembunyi di tubuh mereka. Tidak mungkin seorang putri dan pangeran hanya memiliki satu element kekuatan.


"Aku salah satu dari lima orang terpilih untuk menjaga negeri magical berarti ada empat orang lagi selain aku.." lirih Key mencoba menyatukan berbagai puzzle yang teracak dikepalanya.


"Tapi siapa mereka..?"


"Key.." seru Alvian menghampiri Key yang baru saja tiba di hadapan mereka


"Ada apa..?"


"Apa kau mendapatkan sesuatu..?" tanya Alvian


"Tidak. Semuanya masih sama.."


"Dimana yang lain..?"


"Mereka disana.." tunjuk Alvian pada teman-temannya yang sedang membicarakan sesuatu


"Apa yang mereka bicarakan..?"


"Bukan apa-apa, itu hanya masalah kerajaan.." seru Alvian dan membuat Key mengangguk


Mereka berdua pun melangkah menuju ke arah Zou, Alina, dan Sergia.


"Bagaimana Key..?" tanya Zou


"Apa..?"


"Huh, bagaimana? Apa kau mendapat sesuatu..?"


"Tidak.."


Key menatap keempat orang yang kini sedang berbincang itu dengan serius.


"Apa mereka tidak memiliki element lain, selain yang sudah ku ketahui.." lirih Key pelan bahkan tidak ada yang mendengar.


Helaan nafas gusar keluar dari bibir Key, dia bingung.


"Apa yang harus ku lakukan..?"


...Selesai.......


...Jangan lupa vote dan comment....


...Terima kasih karena sudah mau membaca cerita ku yang absurd ini....


...Merci....