
Para penduduk sangat kagum melihat bagaimana pemimpin mereka dengan gagahnya bertarung melawan sepuluh jendral sekaligus, namun ada juga diantara mereka yang berdoa untuk keselamatan pemimpin mereka.
Sementara itu Leon masih dengan semangat yang membara menahan serta menyerang setiap jendral Orc, entah sejak kapan ia merasa sangat bersemangat setiap bertempur apa lagi jika mengingat kekalahannya maka dia akan menjadi semakin menggila.
"TRAANGG!!"
"TRAANGG!!"
"BOOMMM!!"
"BOOMMM!!"
suara pedang yang beradu serta suara ledakan terdengar di seluruh hutan bagaikan alunan melodi musik yang mengiringi jalannya pertempuran tersebut.
" Skill \= Flash Attack"
"Skill \= Blade of Shadow"
Serangan yang sangat cepat dan kuat serta terarah berhasil memotong dua kepala jendral Orc dengan mudah, bahkan jendral yang tersisa tidak bisa melihat bagaimana gerakan Leon.
"Hahaha dua sudah tumbang, tersisa delapan ayo maju dan selesaikan ini dengan cepat" kata Leon dengan tersenyum sinis.
Delapan jendral Orc tersebut sangat marah melihat dua teman mereka mati begitu saja, aura kematian yang sangat gelao keluar dari tubuh mereka bahkan membuat tanaman yang ada di dekat mereka menjadi mati karena membusuk.
Bukannya takut dengan aura kematian tersebut tapi Leon malah jadi semakin bersemangat, itu karena Leon memiliki aura kehidupan yang sangat kuat dalam tubuhnya.
Aura kehidupan dan aura kematian adalah dua aura yang sangat berlawanan jadi ketika kedua aura tersebut bertemu maka akan terjadi bentrokan yang sangat kuat, aura kematian sendiri adalah aura yang sangat kuat dan jahat bahkan para iblis saja hanya sedikit yang memiliki aura kematian.
Jika seseorang berhadapan dengan aura kematian maka akan besar kemungkinan orang tersebut akan termakan oleh aura tersebut, meskipun orang itu memiliki aura kehidupan dalam dirinya namun untuk melawan aura kematian, aura kehidupan yang ada dalam diri haruslah sangat besar dan kuat.
Sementara untuk Leon sendiri aura kehidupan dalam dirinya bukanlah aura biasa melainkan aura kehidupan yang berasal dari semesta yang merupakan aura milik raja semesta sendiri bahkan para dewa saja tidak memiliki aura yang sama dengan milik Leon.
Aura kehidupan Leon akan sangat ganas pada aura kematian, dan akan menekan siapa saja yang memiliki niat membunuh atau niat jahat, namun akan membuat nyaman dan sangat bersahabat jika berhadapan dengan orang baik dan tidak memiliki niat jahat.
Kembali ke pertempuran, Leon yang di serang dengan aura kematian malah menjadi semakin ganas dan bersemangat dan malahan kedelapan jendral Orc tersebut yang nampak terdesak dan kewalahan melawan Leon.
"TRAANGG!!"
"TRAANGG!!"
Dentingan suara pedang yang beradu kembali terdengar di seluruh hutan, pertarungan tersebut berlangsung lama namun belum menunjukkan adanya yang kelelahan baik Leon maupun kedelapan jendral Orc tersebut.
Sementara untuk para pasukan Orc sendiri telah selesai di habisi oleh Xin dan yang lainnya, mereka sangat ingin membantu Leon namun mereka tau bahwa pertarungan tersebut jauh di atas tingkatan mereka.
"Tuan sangat kuat!!" gumam Xin.
"Kau benar, jadi apa kita akan membantu tuan?" tanya Asta.
"Sebaiknya jangan, karena jika kita membantu kita hanya akan menjadi beban bagi tuan" ujar Guts.
"Baiklah, kalau begitu mari kita saksikan saja" kata Xin.
Sementara para penduduk yang menyaksikan hal tersebut sangat kaget karena ketiga bawahan Leon tidak membantunya.
"Kenapa mereka bertiga tidak membantu pemimpin?".
"Aku rasa bukan tidak ingin membantu, hanya saja mereka tahu bahwa pemimpin tidak ingin di bantu, lagipula mereka akan menjadi beban pemimpin jika membantu".
"Sepertinya memang begitu"
Para penduduk kembali menyaksikan pertempuran antara Leon dan kedelapan jendral Orc tersebut.
"Ini sudah terlalu lama, aku harus menghabisi mereka sekaligus" gumam Leon.
"Skill \= Shadow Clone"
Tujuh bayangan hitam keluar dari tubuh Leon kemudian ketujuh bayangan hitam tersebut berubah menyerupai Leon, baik dari wajah, pakaian bahkan senjata, semuanya sama dengan Leon, hal tersebut membuat para penduduk kembali terkejut dengan kemunculan delapan Leon.
Tidak hanya mereka saja bahkan para jendral Orc yang tersisa juga ikut terkejut dengan kemunculan tujuh orang tersebut yang menyerupai Leon.
"Ternyata skill Shadow Clone tuan, sudah mencapai tingkat tinggi" gumam Guts.
"Baiklah sekarang jumlah kita sama, jadi bagaimana kalau kita lanjutkan pertarungan yang tadi" kata Leon.
Pertarungan sengit kembali terjadi antara mereka semua, dan kali ini mereka bertarung satu lawan satu bukannya Leon tidak mampu menghabisi mereka sekaligus, hanya saja jika Leon menghabisi mereka sekaligus maka akan memakan waktu yang sangat lama.
Aura yang sangat kuat terpancar dari mereka semua, dan aura mereka semua sama bahkan seolah-olah Leon memang ada delapan orang, hal ini semakin membuat para jendral Orc semakin kewalahan karena mereka ditekan dengan aura yang sangat kuat, bahkan aura kematian mereka perlahan-lahan mulai menghilang dari tubuh mereka.
Dengan bantuan Clone-nya Leon dapat dengan mudah menghadapi para jendral Orc dan dalam waktu beberapa menit saja kedelapan jendral Orc yang tersisa telah kehilangan nyawanya.
"Tidak mungkin, bagaimana bisa semua jendralku bisa dikalahkan dengan begitu mudah!!!?" kata raja Orc marah.
"Itu karena mereka semua bukan tandinganku, dan seharusnya dari awal sebaiknya kau sendiri yang turun tangan!" ujar Leon sombong.
"Sombong sekali kau, akan aku hancurkan mulut busukmu itu" kata raja Orc, lansung maju kearah Leon.
Raja Orc tersebut lansung menyerang Leon dengan pedang besarnya, dan sama seperti para jendralnya raja Orc tersebut juga memiliki aura kematian yang sangat kuat, hanya saja aura kematiannya jauh lebih kuat dari aura milik para jendral.
"Hahaha bagaimana nak, apa kau sanggup melawanku" kata raja Orc.
"Heh... jangan sombong kau" kata Leon, aura yang sangat kuat terpancar dari tubuh Leon bahkan dengan mudahnya berhasil menekan aura kematian dalam diri raja Orc.
"Apa!!!, bagaimana mungkin ini bisa terjadi?" raja Orc terkejut karena aura kematiannya berhasil di tekan.
"Ini belum seberapa, apa kau sudah kewalahan?" tanya Leon menyindir.
"Kep***t, akan aku habisi kau!!" teriak raja Orc.
Dia lansung menebaskan pedang besarnya kearah Leon, dengan katana miliknya Leon menahan pedang besar tersebut namun karena tenaganya yang sangat kuat hingga membuat Leon terpental beberapa meter kebelakang.
"Hahaha hebat, tenaga yang sangat kuat, kau berhasil membuatku bersemangat, ayo kita bertarung!!!" kata Leon semangat.
Dia melesat dengan kecepatan tinggi dan lansung menyerang raja Orc dengan katana-nya, namun serangan tersebut berhasil di tahan oleh raja Orc, meskipun tubuhnya sangat besar namun gerakannya juga lumayan cepat, sehingga serangan Leon berhasil ia baca.
Pertarungan sengit antara Orc raksasa dengan Leon membuat semua mata yang memandang menjadi sangat kagum dan ngeri di saat yang bersamaan.
Mereka kagum dengan kekuatan pemimpin mereka, dan juga takut jika kekuatan raja Orc tersebut lebih kuat dari Leon maka mereka semua akan berakhir.