
Sesampainya mereka di istana mereka bertiga di sambut oleh para penjaga, Xin dan Asta juga telah menunggu mereka di depan gerbang istana, mereka berdua meminta maaf pada Leon karena telah melakukan kesalahan.
"Maafkan kami tuan" ucap mereka serempak.
"Memangnya apa kesalahan kalian?" tanya Leon.
"Kami malah tidur dan tidak mengawal tuan juga nona ketika pergi keluar" ujar Xin.
"Kalian tau, karena kesalahan kalian keselamatan tuan dan nona jadi terancam" kata Guts.
"Apa maksudmu?" tanya mereka berdua serempak.
"Ketika kami sedang makan kami di serang oleh guild Nightmare, dan kau tau tuan sampai harus bertarung dalam keadaan terluka" jawab Guts.
"Maafkan kami tuan" Xin dan Asta lansung bersujud minta maaf pada Leon.
"Tuan sebagai permintaan maaf, izinkan kami berdua memusnahkan guild tersebut" ujar Asta.
"Tidak perlu, tiga hari lagi akan ada pertandingan di arena kerajaan, kalian bertiga akan menghadapi petarung dari guild itu" ucap Leon.
"Baik tuan, kami akan mengalahkan mereka sebagai permintaan maaf" kata Xin.
"Baiklah, kalau aku dan Ashley kembali ke kamar dulu, aku sudah sangat lelah" ucap Leon kemudian pergi meninggalkan mereka bertiga.
Xin dan Asta merasa sangat bersalah, karena kecerobohan mereka berdua tuan mereka harus bertarung dalam keadaan terluka, sementara Guts mukanya memerah menahan tawa karena telah berhasil mengerjai dua temannya itu.
"Guts apa kau tau dimana guild itu?" tanya Asta.
"Memangnya kalian mau apa?" tanya Guts.
"Tentu saja untuk menghancurkan guild tersebut" ujar Xin.
"Sebaiknya jangan, tuan telah merencanakan pertarungan di arena untuk kita jadi kalian berdua jangan membuat masalah lagi untuk tuan" ucap Guts.
"Baiklah, kalau begitu akan aku balas mereka di pertarungan nanti" kata Xin.
"Sudahlah, mari kita masuk ke dalam aku sudah lelah, oh ya nanti malam tuan meminta kita untuk datang ke kamarnya" kata Guts kemudian merangkul kedua temannya itu.
"Untuk apa?" tanya Asta.
"Kalau itu aku juga tidak tau" ujar Guts.
Mereka bertiga kemudian berjalan menuju ke dalam istana, sementara itu Leon dan Ashley yang awalnya ingin lansung istirahat malah di ajak oleh raja keruangan keluarganya, di sana sudah ada ratu dan juga putri.
"Maaf yang mulia, kenapa yang mulia mengajak kami ke sini?" tanya Leon.
"Tidak ada apa-apa Leon, ini sebenarnya ruangan khusus keluarga kerajaan, dan maksudku mengajak kalian berdua ke sini adalah ingin mempererat hubungan kita semua, kau sudah ku anggap kakak Elena, jadi aku merasa tidak masalah jika kita mengobrol bersama" jawab ratu.
"Tentu yang mulia ratu, sebuah kehormatan untukku" jawab Leon.
Mereka kemudian hanya membicarakan masalah keluarga, dan secara tidak lansung Leon sudah diangkat sebagai anak oleh raja Hector dan juga ratu Rosalina, sebenarnya hal itu merupakan permintaan dari putri mereka yaitu Elena alasannya adalah agar dia tidak lagi mengejar Leon dan juga sekaligus bisa menjadi adik Leon, meskipun cuma adik angkatnya.
Raja dan ratu tidak keberatan dan menerima permintaan putri mereka, lagipula bagi raja menjadikan Leon sebagai anak angkatnya bukan masalah melainkan keuntungan besar, dengan begitu Leon tidak akan berkhianat pada kerajaan Harvest, meskipun raja tau bahwa tidak mungkin Leon akan berkhianat.
Malam hari pun tiba, dan sesuai dengan permintaan Leon ketiga pengawalnya yaitu Xin, Asta, dan Guts datang ke kamarnya, ketika masuk ke sana mereka bertiga di buat takjub dengan kamar tuan mereka yang sangat luas bahkan ada ruang tamu.
"Bagus kalian bertiga datang, lansung saja dalam waktu dekat aku dan Ashley akan pergi ke desa angin dan kalian harus ikut, namun sebelum itu kalian bertiga harus sampai ke level Grand Master" kata Leon.
"Benar, aku ingin kalian menjadi lebih kuat, kita tidak akan tau seberapa kuat musuh yang akan kita temui kedepannya" kata Leon.
"Baik tuan" jawab mereka serempak.
Meskipun mereka tau bahwa untuk naik level bukanlah sesuatu yang mudah, namun mereka tetap mencoba untuk tenang dan percaya dengan apa yang sudah di rencanakan oleh tuan mereka.
Untuk naik level sendiri mereka hanya perlu memburu monster atau binatang iblis dengan level tinggi, kemudian menyerap energi monster atau binatang iblis tersebut untuk di jadikan energi mereka, namun untuk naik ke level Grand master setidaknya mereka membutuhkan 4 monster tahap warior atau monster tahap king.
Namun jika hanya menaikkan tingkatan level saja mereka hanya membutuhkan satu atau dua monster tingkat Elit, dan akan semakin bertambah banyak seiring tingginya tingkatan yang akan mereka capai, misalnya untuk menembus level master tahap akhir mereka membutuhkan 7 monster tahap Elit.
Bagi mereka bertiga monster tahap Elit bukanlah masalah besar namun untuk memburu monster tahap warior apa lagi King sudah pastinya mereka akan sangat kewalahan karena kekuatan dari monster tahap Elit sangat besar apalagi tahap King, satu monster Elit saja kekuatannya sama dengan petualangan level Grand master awal sampai menengah, dan monster tahap king kekuatannya bisa menyamai seseorang dengan tahap Glory.
"Kita akan mulai berburu sesudah pertarungan kalian nanti" ucap Leon.
"Bukankah kau belum sembuh sepenuhnya" ujar Ashley khawatir.
"Tenang saja Ashley, aku sudah tidak apa-apa" jawab Leon.
"Dan satu lagi, Guts mendekatlah ada sesuatu yang ingin aku berikan padamu" kata Leon.
"Baik tuan" jawab Guts kemudian maju dan duduk di depan Leon.
Leon kemudian menyentuh kening Guts dengan jari telunjuknya setelah itu Leon memejamkan matanya dan mencoba untuk memfokuskan dirinya.
"Skill transfer \= Shadow Clone"
Leon menggunakan Skill yang baru saja ia dapatkan dan mencoba mentransfer skillnya pada Guts, tubuh mereka berdua kemudian di selimuti oleh cahaya terang yang menyilaukan setelah beberapa detik akhirnya cahaya tersebut hilang.
"Guts, aku tau kau sangat menginginkan skill ini dan sekarang cobalah" kata Leon.
"Baik tuan" kata Guts.
Dia sangat senang ketika mengetahui bahwa Leon mentransfer skill yang sangat ia inginkan, selain itu Guts juga di buat terkejut karena skill tersebut merupakan Skill spesial yang artinya skill tersebut sangat berbeda dengan yang lainnya.
"Shadow Clone"
Guts mencoba skill yang baru saja dia dapatkan dan lansung berhasil meskipun yang tercipta hanya satu bayangan saja, namun hal itu sudah membuatnya sangat bahagia, skill yang selama ini ia impikan akhirnya berhasil ia dapatkan.
"Guts dengarkan aku, Shadow Clone milikku adalah skill spesial, tidak sama dengan Shadow Clone milik Assassin lain yang hanya bisa menciptakan maksimal sepuluh bayangan, Shadow Clone milikku ini bisa menciptakan berapapun bayangan yang kau inginkan, selain itu kemampuan khususnya adalah kau bisa berpindah ke bayangan yang kau ciptakan, bayangan tersebut juga bisa bergerak sesuka hati sesuai perintahmu" kata Leon menjelaskan.
"Pantas saja aku merasa skill tuan sedikit berbeda" ujar Guts.
"Terimakasih atas hadiahnya tuan, aku janji akan menggunakan skill ini untuk melindungi tuan dan nona setiap saat" kata Guts sambil menunduk hormat.
"Bagus, untuk kalian berdua saat ini aku belum memiliki hadiah apapun, dan jika tidak ada kecerobohan lagi maka aku pasti akan memberikan hadiah juga untuk kalian" ucap Leon.
"Baik tuan kami akan berusaha" jawab mereka berdua serempak.
**HALO SEMUA MAAF DUA HARI YANG LEWAT AUTHOR TIDAK UPDATE, KARENA ADA SESUATU YANG SANGAT PENTING DAN MENDADAK YANG HARUS AUTHOR LAKUKAN SEHINGGA TIDAK SEMPAT UNTUK MENULIS CHAPTER UNTUK UPDATE, NAMUN SEBAGI PERMINTAAN MAAF AUTHOR BAKALAN SIAPIN CRAZY UP UNTUK KALIAN,
DUKUNG TERUS AUTHOR YA, JANGAN LUPA LIKE, KOMEN, VOTE, RATE 5 BINTANG, DAN JANGAN LUPA DI SHARE JIKA KALIAN BERKENAN,
'GRACIAS' **