THE GREAT KINGDOM

THE GREAT KINGDOM
Keberuntungan



Beberapa hari telah berlalu suasana desa yang awalnya terasa mencekam kini telah berubah menjadi ramai kembali, pembangunan mansion yang sempat tertunda juga telah di lanjutkan lagi oleh Ronald.


Di kebun buah yang ada di belakang desa Leon tengah duduk santai menikmati hamparan luas perkebunan sambil memikirkan rencana yang akan dia lakukan berikutnya.


"Apa yang harus aku lakukan, saat ini Xin, Asta dan Guts sedang berlatih untuk menaikkan level mereka, apa aku jemput mereka saja atau aku ke gunung Nord terlebih dulu" gumam Leon bingung.


"Sayang kenapa kau melamun" ucap Ashley.


"Eh, tidak, tidak apa-apa" jawab Leon, ia agak sedikit kaget oleh pertanyaan Ashley.


"Jika tidak apa-apa lalu kenapa kau melamun saja dari tadi?" tanya Ashley.


"Begini aku jadi bingung, sebelumnya kita berencana untuk ke gunung itu namun tertunda karena aku membantu paman Ronald, nah sekarang aku juga berniat untuk menjemput Xin, Asta dan Guts, jadi menurutmu yang mana yang harus aku lakukan lebih dulu?" tanya Leon.


"Jika memang demikian, sebaiknya kau lakukan saja yang lebih penting terlebih dulu" jawab Ashley.


"Begitu ya, baiklah jadi aku sudah memutuskan kalau kita akan ke gunung Nord terlebih dahulu" kata Leon.


"Baiklah aku akan menurut saja" jawab Ashley


"Mari kita berangkat sekarang" ucap Leon.


"Hah, sekarang...! tapikan gunung itu sangat tinggi sayang" ucap Ashley.


"Tenang saja sayang, kita akan naik dengan sangat cepat" kata Leon kemudian menggendong Ashley.


"Baiklah pegangan yang erat" ucap Leon.


"Mm"


Leon kemudian melompat tinggi dan lansung melesat dengan kecepatan tinggi menuju ke arah gunung, setelah sampai di kaki gunung tanpa menunggu lama Leon lansung melanjutkan perjalanannya mendaki gunung Nord yang sangat tinggi itu.


Karena kecepatan yang di miliki Leon sangatlah cepat sehingga baginya untuk mendaki gunung Nord sama saja seperti saat dia berlari mendaki bukit tanpa tenaga, dan hanya dalam beberapa menit saja Leon telah sampai di pertengahan gunung.


"Hahahaha aku kira gunung ini sangat tinggi" kata Leon pelan.


Dia kembali melesat dengan kecepatan tinggi hingga akhirnya mereka berdua mencapai puncak hanya dalam beberapa menit saja, setelah mencapai puncak gunung Nord kabut yang sangat tebal segera menutupi arah pandangan mereka berdua, Leon meningkatkan kewaspadaannya karena takut akan ada hewan buas yang tinggal di sana.


"Akhirnya kau datang juga nak" tiba-tiba suara yang sangat keras terdengar dari arah kabut yang sangat tebal itu


Ashley bahkan bergetar hebat karena ketakutan ketika mendengar suara yang keras tersebut, sementara Leon yang sudah kenal dengan suara tersebut terlihat sangat tenang dan tersenyum lembut kearah kabut tersebut.


"Salam raja semesta" kata Leon sambil menunduk hormat.


Ashley sangat bingung ketika melihat Leon menunduk memberi hormat entah kepada siapa, karena takut melakukan kesalahan akhirnya Ashley melakukan hal yang sama.


"Terimakasih telah datang Leon, dan kau juga Ashley sebaiknya kita bicara di tempat yang lebih nyaman" kata suara misterius tersebut.


"Hahaha jangan takut Ashley, aku sengaja mengundangmu kemari untuk memberikan sesuatu yang spesial pada dirimu" kata raja semesta.


"Si-siapa kau?" tanya Ashley gugup.


"Hahaha aku adalah....."


Serigala putih tersebut kemudian menceritakan semua kisahnya sama seperti yang ia ceritakan pada Leon sebelumnya, Ashley hanya bisa melongo dengan mulut sedikit terbuka ketika mendengar cerita dari serigala tersebut, bahkan dirinya hampir saja pingsan karena akan sehatnya tidak bisa menerima semua cerita yang baru saja ia dengar, namun ia mencoba untuk meyakinkan dirinya karena saat ini Leon ada bersamanya yang artinya itu bukanlah kebohongan.


"Ja-jadi kau adalah raja semesta?" tanya Ashley.


"Benar sekali Ashley, hari ini aku ingin memberikan kau hadiah, yaitu kekuatan untuk menyembuhkan banyak orang, karena aku melihat hatimu yang baik dan suka menolong aku yakin kekuatan ini akan sangat berguna untukmu nanti" kata raja semesta.


"Memangnya kekuatan apa?" tanya Ashley.


"Kekuatan Elemen cahaya" jawab raja semesta.


Tubuh Ashley kembali bergetar hebat setelah mendengar ucapan serigala tersebut, bagaimana mungkin elemen cahaya yang merupakan elemen yang sangat langka untuk dimiliki oleh seorang manusia di serahkan begitu saja padanya, selain itu elemen cahaya merupakan elemen suci milik para dewa dan sekarang serigala didepannya ingin memberikan kekuatan itu padanya.


"Tenanglah Ashley, aku yakin kau akan bisa menjaga kekuatan ini dengan baik" kata raja semesta.


Setelah itu salah satu bola cahaya melayang kearah Ashley lalu memasuki tubuhnya, dan dalam sekejap tubuh Ashley di selimuti oleh cahaya yang sangat menyilaukan, bersamaan dengan itu seluruh skill penyembuhan lansung ia ketahui di dalam otaknya.


"Te-terimakasih raja semesta" kata Ashley.


"Hahaha jangan di pikirkan, selanjutnya kau Leon aku akan lansung memasuki tubuhmu dan menjadi bagian dari dirimu, setelah ini kau tidak akan bisa lagi berkomunikasi denganku" ucap raja semesta.


"Kenapa anda mau menyatu denganku raja semesta?" tanya Leon bingung.


"Leon ingatlah aku hanya sebagian kecil dari serpihan rohku, jadi tidak masalah jika aku membagikan kekuatanku padamu, itu tidak akan mempengaruhi kekuatanku yang sebenarnya" kata raja semesta.


"Satu hal lagi, aku meninggalkan kristal kehidupan di atas puncak gunung Nord, dan sebaiknya kalian rawat kristal itu dengan baik, namun sebelum itu teteskan darah kalian berdua di kristal tersebut, baiklah aku akan mulai sekarang" ucap raja semesta.


Bola cahaya bergerak menuju ke arah Leon dan mulai memasuki tubuh Leon satu persatu, lalu setelah semuanya masuk ke tubuh Leon serigala putih tersebut juga berubah menjadi gumpalan cahaya kemudian dan ikut masuk kedalam tubuh Leon.


"AARRKKHHHH!!!"


"Sayang kau kenapa?"


Leon berteriak keras ketika cahaya tersebut masuk kedalam dirinya, seluruh tubuhnya terasa terbakar oleh api panas,darahnya terasa seperti mendidih, dan seluruh tulangnya terasa seperti perlahan-lahan hancur menjadi debu.


Setelah beberapa menit akhirnya teriakan Leon berhenti, seluruh tubuhnya dibasahi oleh keringat, nafasnya terengah-engah tenaganya terkuras habis, namun ia bisa merasakan kekuatan yang sangat dahsyat berasal dari dalam tubuhnya.


*Selamat tuan telah mendapatkan kekuatan raja semesta, semua skill di tingkatkan, semua elemen dipelajari dan ditingkatkan ke level maksimal, level tuan mencapai Emperor tingkat 9, selamat tuan mendapatkan 'White Wolf Katana, selamat tuan mendapatkan 10 juta koin emas, selamat ruang jiwa telah bisa di akses, kekuatan penyerapan energi alam telah dipelajari dan di tingkatan ke level maksimal, selamat kemampuan Blue Sky Ring di tingkatkan, sekarang tidak akan ada yang bisa melihat level tuan kecuali bila tuan menghendaki, selamat tuan mendapat skill spesial 'Absolute Barier', selamat skill spesial di dapatkan 'The Sword Of Destruction'.


Leon hanya bisa tercengang dengan mulut menganga ketika mendengar suara yang selama ini telah hilang dan sekarang hadir lagi dengan begitu banyak pemberitahuan yang ia sampaikan.