
Masih belum selesai keterkejutan serta rasa penasaran mereka dengan sosok harimau putih yang bisa bicara dan berubah menjadi manusia tersebut, mereka semua kemudian di buat terkejut lagi dengan kedua hewan lainnya yang juga bisa berbicara dan berubah menjadi manusia.
"Leon, sebenarnya siapa mereka bertiga ini?" tanya Duke Arton.
"Mereka bertiga adalah..."
Leon kemudian menjelaskan kepada mereka semua, mulai dari pertemuannya dengan harimau putih (Lyon) hingga yang lainnya, Leon juga menjelaskan bahwa sebenarnya ketiganya bukanlah hewan biasa melainkan hewan suci yang merupakan hewan legendaris.
"Ja-jadi begitu ya" ucap mereka serempak.
Mereka semua hanya bisa tercengang dan dibuat kagum mendengar cerita Leon, bahkan Xin, Asta, dan Guts tidak akan menyangka bahwa tuan mereka adalah orang yang sangat hebat.
"Jadi dengan adanya mereka bertiga kita tidak perlu merasa khawatir, dan jika ada yang berani macam-macam akan aku musnahkan orang itu" kata Leon serius.
"Lagi-lagi aku ucapkan terimakasih Leon" ucap Duke Arton.
"Ayah, dari awal sudah aku katakan jangan pernah berterimakasih pada anakmu sendiri, karena ini adalah hal yang wajar" kata Leon.
"Jadi, aku mau bertanya tentang satu hal" ujar Lyon.
"Apa itu?" tanya Leon.
"Kenapa kakak, tidak memberitahuku kapan kalian menikah!?" kata Lyon kesal.
"Hahaha, jadi itu maaf Lyon aku lupa lagipula pernikahan kami sangat mendadak" ujar Leon.
"Huhhhh, baiklah aku faham" kata Lyon pelan.
"Hey, ayolah jangan seperti itu, kau sudah dewasa" ujar Leon.
Mereka semua tertawa melihat tingkah Lyon, meskipun fisiknya seperti orang dewasa namun sebenarnya Lyon masihlah seekor anak harimau putih yang masih kecil, jadi sangat wajar jika sifatnya yang masih seperti anak-anak.
"Tuan, maaf jika aku lancang tapi aku merasakan ada kekuatan gelap dalam dirimu dan sepertinya kau sedang terluka dan dalam masa penyembuhan" tanya Aquila.
"Apa!!" Lyon terkejut mendengar ucapan Aquila.
"Kakak apa itu benar?, kenapa kau bisa terluka dan siapa yang bisa mengalahkanmu?" tanya Lyon.
"Sebenarnya beberapa waktu lalu aku sempat bertarung dengan seorang petinggi dari bangsa iblis, jika tidak salah namanya adalah Ingrid dan untung saja saat duel tersebut aku berhasil mengecohnya dan menang namun aku juga terluka parah akibat dari duel tersebut" kata Leon menjelaskan.
"Sialan, akan aku hancurkan bangsa iblis sekarang juga!!!" Ujar Lyon marah dan lansung berdiri dari tempat duduknya.
"Lyon jangan gegabah, lagipula kau tidak akan bisa melawan mereka sendirian, dan satu hal lagi kita tidak tau mereka ada dimana" kata Leon.
"Dimanapun mereka aku akan tetap mencari mereka semua sampai dapat" ucap Lyon.
"Lyon sudahlah, sebaiknya kau tenang" ujar Leon.
"Baiklah kakak" jawab Lyon kemudian kembali duduk.
"Kalian tenang saja dan tidak usah khawatir, aku memang dalam masa penyembuhan meskipun perlahan namun dalam waktu dekat aku akan segera sembuh kembali" kata Leon.
***
Di tempat lain, Duke Abigail serta anaknya Evan sedang merayakan keberhasilan mereka dalam menghasut raja, hal ini ia lakukan sebab ingin balas dendam kepada Duke Arton karena telah mempermalukan dirinya dan anaknya beberapa waktu lalu.
"Hahahaha, aku sangat senang ayah akhirnya rencana kita berhasil" ucap Evan.
"Benar nak, kita hanya perlu menunggu kepulangan raja, dan setelah itu kita akan menyaksikan Duke Arton dihukum, dan bocah yang mengganggumu itu akan dihukum mati" kata Duke Abigail.
"Hahaha dengarkan aku nak, memangnya kenapa kalau dia kuat, dia tidak akan sanggup menghadapi kerajaan" jawab Duke Abigail.
"Hahaha ayah benar juga, setelah dia tiada aku akan membuat Ashley memohon padaku dan saat itu akan aku jadikan dia sebagai budakku, hahaha" Evan tertawa senang ketika memikirkan Ashley menjadi budaknya.
Meskipun rencana mereka belum sepenuhnya selesai namun mereka sudah sangat senang dan merasa yakin bahwa rencana yang telah mereka susun akan berjalan dengan sangat mulus.
Akan tetapi satu hal yang sama sekali tidak mereka duga dan tidak mereka ketahui adalah dengan adanya tiga hewan suci di sisi Leon yang menjadi penjaganya maka tidak satupun yang bisa menggangu ataupun menyentuhnya, dan sudah pasti jika mereka ingin berurusan dengan Leon mereka harus melewati ketiga hewan tersebut, dan jika Leon memerintahkan ketiganya bisa menghancurkan kerajaan tersebut dengan sangat mudah.
***
"Tuan saat ini sudah sangat hebat, bahkan dirinya mampu berduel dengan petinggi bangsa iblis, sedangkan kita hanya bisa menjadi beban untuknya" kata Xin.
"Kau benar" ujar Asta.
"Kalau begitu bagaiman jika kita bertiga pergi kehutan untuk berburu dan meningkatkan Level" ucap Guts.
"Hmmmm sepertinya itu rencana yang bagus, lagipula sebelumnya tuan juga pernah mengatakan bahwa dia akan menaikkan Level kita" kata Xin.
"Aku juga setuju dengan ide itu, kalau begitu mari kita temui tuan dan minta izin padanya" ujar Asta.
Mereka bertiga kemudian menganggukkan kepala pelan, setelah itu mereka bertiga pergi menemui Leon yang saat ini sedang berada di tempat favoritnya bersama Ashley.
"Permisi tuan, nona!!" kata mereka serempak.
"Ada apa?" tanya Leon.
"Begini tuan, kami ingin minta izin pada tuan untuk pergi ke hutan" Xin memberanikan diri untuk bicara.
"Kenapa kalian mau kehutan?" tanya Leon heran.
"Begini tuan, kami merasa saat ini kekuatan kami sangatlah lemah dan sudah saatnya bagi kami untuk menaikkan kekuatan kami ke level selanjutnya" ujar Asta.
"Begitu ya, baiklah aku izinkan kalian pergi, dan kalian harus segera kembali ketika aku membutuhkan kalian bertiga" kata Leon.
"Terimakasih tuan, kami pasti akan menjadi lebih kuat lagi" jawab mereka serempak.
"Kami berjanji tuan, ketika tuan memanggil kami, kami pasti akan kembali" ujar Guts.
"Baiklah, kalian boleh pergi dan berhati-hatilah" ucap Leon.
"Kami permisi tuan, nona!!" kata mereka serempak kemudian pergi meninggalkan Leon dan Ashley.
Ketiganya lansung pergi menggunakan kuda sebagai tunggangan dan ketika mereka hendak meninggalkan gerbang mereka bertiga dihentikan oleh Lyon yang kebetulan berada di sana.
"Kalian mau kemana?" tanya Lyon.
"Kami mau pergi kehutan, tuan Lyon" jawab Xin.
"Apa kalian sudah minta izin pada kakak?" tanya Lyon curiga.
"Tentu saja tuan Lyon, jika tidak kami tidak akan berani untuk pergi begitu saja" ujar Asta.
"Baiklah, kalau begitu pergilah" ucap Lyon lalu membiarkan mereka bertiga pergi.
Setelah kepergian mereka bertiga, Lyon kembali kebentuk harimau putih dan merebahkan tubuhnya di depan gerbang kediaman Duke Arton, tidak hanya dia saja Logan dan Aquila juga melakukan hal yang sama, Logan juga merebahkan tubuhnya di samping gerbang sementara Aquila bertengger di atas pagar.
Mereka bertiga mengubah ukuran mereka agar sama dengan ukuran hewan biasa dan Leon meminta mereka bertiga untuk menjadi penjaga mansion Duke Arton, jika ada orang yang datang maka mereka akan di sambut oleh ketiga hewan tersebut terlebih dahulu sebelum bertemu dengan Duke Arton atau yang lainnya, Leon sudah memerintahkan ketiganya untuk menghabisi siapa saja yang mencurigakan.