THE GREAT KINGDOM

THE GREAT KINGDOM
Kehancuran Bandit Serigala Malam



Leon melesat dengan kecepatan tinggi menghampiri pemimpin bandit serigala malam, saat sampai di dekatnya dia lansung menebaskan katana-nya kearah pria tersebut.


"TRANGG!!"


Suara besi beradu terdengar sangat kuat dan nyaring di telinga Leon, ketika dia melihat ke arah pria tersebut dari balik baju yang telah sobek akibat tebasan katana Leon nampak sebuah armor hitam legam menutupi tubuh pria tersebut.


"Hahaha ada apa anak muda apa pedang kecilmu itu tak mampu menggores armor ku ini" kata pria tersebut sambil melepas bajunya.


"Chihhh, sial ternyata dia memiliki armor" gumam Leon.


Melihat pemuda di depannya sama sekali tak menganggap perkataannya pria tersebut menjadi geram dan marah, dia mengeluarkan aura yang sangat kuat kemudian menghentakkan kakinya ke tanah.


Leon sedikit terpental ke belakang karena ledakan aura tersebut, tanah bekas hentakan kaki pria tersebut menjadi retak dan sedikit berlubang.


Leon sangat kaget saat mengetahui bahwa pemimpin bandit tersebut berada di tahap master akhir.


"Hahaha apa kau kaget dengan kekuatanku anak muda, dimana semangat mu yang tadi" kata pria itu.


"Cihh, dasar sialan" kata Leon dia lansung melesat dan menebas pria tersebut namun setiap serangan Leon menjadi sia-sia, armor yang di gunakan pria itu sangatlah kuat.


"Sialan kau!!!" pria tersebut melesatkan sebuah pukulan kearah Leon dan berhasil mengenai dadanya.


Leon terpental beberapa meter ke belakang, dia terlihat memegang dadanya yang di tutupi armor, meskipun armor yang ia gunakan sangat kuat namun efek dari pukulan itu masih terasa oleh Leon.


"Hahahaha, kenapa anak muda apa kau sudah menyerah?" kata pria tersebut.


"Aku akui kau sangat hebat, namun aku tidak akan menyerah begitu saja" kata Leon.


"Wolf Aura"


Aura yang sangat kuat keluar dari tubuh Leon mereka yang berada tidak jauh dari Leon lansung terkena efek yang sangat kuat serta mengintimidasi, beberapa bandit yang memiliki tingkatan yang rendah tidak sanggup menahan kuatnya aura tersebut dan akhirnya menjadi pingsan.


"Flash Attack"


Leon lansung mengeluarkan skill miliknya dan menyerang pria tersebut dengan sangat cepat, namun masih saja serangan Leon tidak mempan bahkan tidak sedikitpun meninggalkan goresan di armor pemimpin bandit itu.


"Double Attack"


Pria tersebut juga menggunakan skill miliknya, dia mengarahkan dua pukulan ke arah Leon dan seketika dua cahaya membentuk kepalan tinju raksasa mengarah ke Leon, dia menahan dua pukulan cahaya itu dengan katana-nya, namun lagi-lagi Leon terpental beberapa meter ke belakang dan menabrak sebuah bangunan hingga hancur.


"Sialan, aku tidak menyangka dia akan sangat kuat" kata Leon.


"**Shadow Clone"


"Blade of Shadow**"


Leon lansung menggunakan dua skill barunya tiga bayangan hitam melesat dari tubuh Leon dan lansung menyerang ketua bandit tersebut, Leon juga tidak tinggal diam dia juga ikut melesat dan menyerang ketua bandit itu.


Jika saja ketua bandit tersebut tidak mengenakan armor yang sangat kiat sudah pasti Leon akan dengan sangat mudah membunuhnya, karena kekuatan Leon saat ini berada di atas pemimpin bandit itu, namun karena armor yang kuat itu membuat Leon sedikit kewalahan melawannya.


Leon dan ketiga bayangannya menyerang pemimpin bandit itu dengan ganas, namun lagi-lagi armor yang sangat kuat itu berhasil menahan setiap serangan yang Leon dan juga tiga bayangannya.


"Hahahaha, hanya segini saja kekuatanmu anak muda" pria tersebut tertawa di sela-sela pertarungan, dia masih terlihat bersantai menangkis setiap serangan dari Leon.


"Tidak ada cara lain aku harus menggunakan skill itu" lanjutnya.


Leon kemudian melompat kebelakang untuk mengambil jarak dari pria tersebut, dia memegang katana-nya dengan kedua tangannya dengan kuat.


"Flowing Shadow"


Leon lansung menggunakan skill terkuat yang ia miliki saat ini, dua bayangan hitam kembali tercipta dari tubuh Leon dan bersamaan dengan Leon kedua bayangannya lansung menebaskan katana yang mereka pegang, tiga cahaya besar menyerupai bulan sabit mengarah ke pria tersebut dan lansung menghantamnya.


Pemimpin bandit itu lansung terpental kearah rumahnya sendiri dan tiga bilah cahaya tersebut lansung menghancurkan apa saja yang disentuhnya.


Bangunan yang di tabrak oleh pria tersebut lansung runtuh dan hancur menimpa tubuhnya, debu-debu beterbangan menutupi pandangan Leon, setelah debu-debu tersebut menghilang yang saat ini Leon lihat adalah reruntuhan rumah yang telah hancur akibat dari serangannya.


Kemudian dari balik reruntuhan yang telah hancur itu keluar seorang pria paruh baya dengan armor hitam legam yang masih melekat di badannya.


"Hahahaha, kau kira serangan lemah itu bisa menghancurkan arm.."


Belum sempat pria itu menyelesaikan ucapannya armor yang ia gunakan lansung pecah dan terlepas dari tubuhnya, Leon tersenyum lebar saat mengetahui serangannya berhasil menghancurkan armor tersebut dan tanpa menunggu lama Leon lansung menyerang pria paruh baya tersebut.


"**Great Teleportation"


"Flash Attack**"


Leon lansung menghilang dari pandangan pria paruh baya tersebut, mengetahui pemuda yang berada di depannya tiba-tiba menghilang pria tersebut lansung meningkatkan kewaspadaannya, tiba-tiba saja ia merasakan aura membunuh yang sangat kuat berasal dari belakangnya, namun naas sebelum pria itu menoleh ke belakang kepalanya telah jatuh dan menggelinding di tahan, diikuti dengan tubuh besarnya yang juga tumbang ke tanah.


"Huh.... akhirnya selesai juga" Leon menghela nafas panjang menandakan bahwa tubuhnya sangat lelah setelah pertarungan sengit itu.


Dia kemudian duduk di samping tubuh pemimpin bandit yang telah ia kalahkan untuk mengistirahatkan tubuhnya, selang beberapa saat terlihat seorang pemuda berjalan kearahnya dengan mengenakan armor putih yang telah kotor oleh darah.


"Kakak, aku telah menyelesaikan tugasku" kata Lyon lalu duduk di samping Leon.


"Aku juga sudah mengecek seluruh bangunan di sini namun aku tidak menemukan satupun penduduk desa" lanjutnya.


"Mereka pasti di sembunyikan di suatu tempat" kata Leon.


"Sebaiknya kita mencari mereka" lanjutnya.


Mereka berdua kemudian berdiri dan lansung mencari suatu ruangan rahasia atau semacamnya di bawah reruntuhan rumah pemimpin bandit serigala malam, dan benar saja setelah beberapa menit mencari Leon menemukan sebuah pintu rahasia menuju ke bawah tanah.


Tanpa berlama-lama mereka berdua kemudian membuka pintu itu dan lansung turun ke bawah, saat sampai di bawah mereka menemukan banyak sekali wanita sedang di penjara di sana, dan lebih parahnya lagi bahkan diantara mereka ada orang tua dan anak kecil.


Leon dan Lyon segera membebaskan mereka semua, setelah membebaskan mereka Leon mengumpulkan mereka semua di depan kediaman bandit tersebut.


"Apakah kalian ingin menjadi pengikut ku" kata Leon.


Mereka semua diam tak menjawab, karena mereka semua takut akan di perlakukan sama dengan saat mereka di tahan oleh bandit serigala malam, melihat ke khawatiran di wajah mereka Leon kembali membuka suara.


"Kalian tenang saja aku akan menjamin keselamatan dan kesejahteraan kalian semua, dan aku berjanji akan memperlakukan kalian dengan sangat baik" kata Leon.


Mendengar ucapan tulus Leon mereka semua seperti melihat secercah harapan, dan mereka semua memutuskan untuk menjadi pengikut Leon setidaknya mereka bisa hidup aman dan tenang, setelah mereka semua setuju Leon lansung membawa mereka semua ke desa angin menggunakan skill teleportasi milikinya.