
Beberapa hari telah berlalu, kini Leon dan yang lainnya di sambut hangat oleh seluruh penduduk desa, Leon bahkan meminta Aquila untuk menyembuhkan penyakit istri Frank, oleh karena itu Frank berjanji akan membalaskan kebaikan mereka suatu hari nanti.
"Kakak, kita sudah menetap di sini beberapa hari apa kakak tidak ingin melanjutkan perjalanan" tanya Lyon.
"Entahlah Lyon aku merasa sangat nyaman dan enggan untuk meninggalkan desa ini" jawab Leon.
"Kalau begitu, kakak tinggal saja di desa kami" ujar Reyna yang ada di samping Leon.
"Hahahaha, tidak bisa Reyna masih banyak yang harus kakak lakukan" ucap Leon.
Raut wajah Reyna berubah ketika mengetahui Leon tidak akan tinggal lebih lama di desanya, namun ia tetap berusaha untuk tegar menerima kenyataan itu.
"Aku jadi tidak tega meninggalkannya di sini, andai saja aku bisa mendirikan markas ku sendiri di sini" gumam Leon dalam hatinya
"Reyna kalau boleh kakak tau, dimana ayahmu saat ini" tanya Leon.
"Saat ini ayah sedang berada di kebun yang ada di belakang desa bersama paman" jawab Reyna.
"Begitu ya, baiklah mari kita ke sana" kata Leon kemudian berdiri dan menggendong Reyna.
Leon dan Reyna kemudian berjalan menuju arah belakang desa menuju kebun yang Reyna sebutkan tadi, sementara Lyon lebih memilih untuk berjalan-jalan di desa.
Beberapa menit berjalan akhirnya Leon dam Reyna sampai di sebuah kebun buah apel yang sangat luas, Reyna menjelaskan bahwa kebun tersebut adalah milik seluruh warga desa.
"Nak Leon, apa yang kau lakukan di sini?" tanya Ronald ketika melihat Leon berada di kebun.
"Paman Ronald, ada yang ingin aku sampaikan kepadamu" kata Leon.
"Apa itu?" tanya Ronald.
"Begini paman, saat beberapa hari ini berada di desa kenapa aku sering mendengar bahkan melihat beberapa warga desa kesusahan" tanya Leon.
"Jadi kau juga sudah mengetahuinya ya" ucap Ronald lirih
"Begini, desa kami memiliki sumberdaya yang melimpah, kebun-kebun buah kami selalu saja berbuah seakan tidak pernah habis di makan musim, dulu kehidupan kami sangatlah makmur, kami sering meninggalkan desa pergi ke kota atau kerajaan terdekat untuk menjual hasil panen kami, namun beberapa bulan lalu muncul sekelompok bandit menghadang para warga yang ingin menjual hasil panen dan mengambil semuanya, tidak hanya itu mereka bahkan datang ke desa dan meminta uang secara paksa kepada para warga" kata Ronald.
"Mereka bahkan menculik beberapa gadis desa untuk di jadikan budak mereka, dan setiap bulannya kami harus membayar pajak pada mereka dengan sangat mahal" lanjutnya.
"Sialan, paman katakan padaku dimana markas para bandit itu" kata Leon, tubuhnya sedikit bergetar menahan amarah setelah mendengar cerita Ronald
"Apa yang ingin kau lakukan Leon" tanya Ronald.
"Aku akan meratakan mereka semua dengan tanah" kata Leon dengan sedikit tersenyum.
"Tapi mereka sangatlah kuat, kami sempat menyewa beberapa petualang namun hasilnya malah mereka yang mati di tangan para bandit itu" kata Ronald.
"Apa itu nak Leon" jawab Ronald.
"Begini paman aku berencana membuat sebuah kediaman di desa ini, tentu saja itu akan aku lakukan jika paman tidak keberatan, lalu aku juga akan menyelesaikan masalah ekonomi di desa ini" kata Leon menjelaskan.
"Aku sangat senang jika nak Leon akan membuat kediaman di desa kami, dan aku yakin para warga juga akan bersedia membantu nak Leon, namun masalahnya untuk membuat sebuah kediaman butuh banyak biaya dan juga kayu yang banyak" kata Ronald menjelaskan.
"Paman tenang saja, aku akan memberikan uang kepada paman untuk mengurus semuanya dan aku akan menggaji para pekerja dengan sangat mahal" ucap Leon.
Ronald menjadi sangat senang mendengar perkataan Leon, dan jika memang benar begitu maka masalah ekonomi di desanya akan teratasi.
"Tapi nak Leon rumah seperti apa yang kau inginkan" tanya Ronald.
"Masalah itu nanti akan aku beritahu kepada paman" jawab Leon.
"Baiklah kalau begitu mari kita kembali ke desa lebih dulu dan memberitahukan berita ini kepada seluruh warga" kata Ronald.
Mereka kemudian berjalan meninggalkan kebun dan kembali ke desa, sesampainya di desa Ronald kemudian pergi memberitahukan kepada seluruh warga desa untuk segera berkumpul, sementara Leon kembali ke kediaman kepala desa untuk memberitahukan rencananya pada Lyon dan yang lainnya.
Ketika mereka mendengar rencana yang ingin Leon lakukan mereka menjadi sangat kaget, karena awalnya Leon mengatakan bahwa dia ingin berpetualang mengelilingi daratan ini, namun sekarang sia malah ingin membuat kediaman di desa terpencil ini.
Namun setelah Leon menjelaskan maksud dan niatnya untuk membuat kediaman di desa ini, mereka bertiga menjadi mengerti dan setuju dengan rencana Leon, setelah itu mereka kemudian pergi ke alun-alun desa karena seluruh warga desa telah berkumpul.
"Dengarkan semuanya, ada berita penting yang ingin aku sampaikan pada kalian semua, pertama tuan Leon dam teman-temannya akan membuat sebuah kediaman di desa kita oleh karena itu mereka meminta bantuan kepada kita untuk membuat kediaman tersebut, yang kedua tuan Leon juga akan membayar mahal untuk pekerja yang nanti membantunya, dan terakhir tuan Leon juga akan memusnahkan para bandit yang selama ini meresahkan kita" kata Ronald dengan suara yang lantang.
"Itu benar semuanya, aku dan teman-temanku akan membantu kalian semua" kata Leon.
Para warga bersorak-sorai setelah mendengarkan ucapan kepala desa dan juga Leon, sudah sangat lama mereka desa mereka dirundung awan gelap dan saat ini mereka memiliki harapan untuk desa mereka agar bisa disinari oleh matahari lagi.
Leon kemudian meminta Ronald mengumpulkan para warga yang ingin bekerja dan membantu membangun rumahnya, dia juga memberikan banyak koin emas kepada kepala desa agar bisa pergi ke kota tau kerajaan terdekat untuk menyewa beberapa pekerja yang handal, dalam hal ini Leon meminta Logan untuk menjadi pengawal mereka
Leon juga menjelaskan pada seluruh warga agar tetap menjual hasil panen mereka ke kota atau kerajaan terdekat, meskipun sempat ragu setelah Leon mengatakan bahwa adiknya Lyon akan menjadi pengawal mereka selama perjalanan mereka menjadi tenang dan tidak khawatir lagi.
Sementara Leon sendiri, meminta beberapa warga untuk menjelaskan kepadanya dimana letak markas para bandit, dan juga berapa banyak markas bandit yang ada di dalam hutan.
Setelah berbagai informasi dari warga Leon akhirnya mengetahui bahwa mereka berada di kawasan hutan Northern, yaitu salah satu hutan yang terletak di luar kelima kerajaan besar yang artinya daratan ini tidak bertuan, sementara gunung yang ada di belakang desa bernama gunung Nord.
Dan untuk markas para bandit sendiri ada beberapa markas yang ada di hutan, namun yang paling besar adalah markas bandit Serigala malam, dan kepada merekalah para warga harus membayar pajak setiap bulannya.
(**Halo semua sesuai janji, jika sudah sampai 500 like author akan crazy up lagi, jangan bosan-bosan ya untuk baca novel ini, dan juga jangan lupa untuk terus mendukung author dengan cara memberikan Like, Vote, dan juga Rate 5 bintang, dan jika berkenan kalian juga bisa Share novel ini)
(Makasih semua**)