THE GREAT KINGDOM

THE GREAT KINGDOM
Menuju Kerajaan Harvest



Malam semakin larut Leon memutuskan untuk beristirahat di tenda raja Hector, hal itu juga adalah permintaan dari raja Hector sendiri sebagai rasa terimakasih, dia ingin menjamu orang yang telah menyelamatkan nyawanya dengan baik.


Keesokan harinya saat semua orang tengah bersiap-siap untuk melanjutkan perjalanan tiba-tiba saja seorang assassin datang dan menghadap kepada raja Hector.


"Yang mulia pasukan musuh sudah bergerak dalam jumlah yang sangat besar menuju ke kerajaan kita, saat ini mereka telah sampai di perbatasan kota Esther" kata assassin itu yang merupakan mata-mata kerajaan Harvest.


"Apa..., bagaimana bisa!!" ucap raja Hector seakan tak percaya dengan apa yang baru saja dia dengar.


"Yang mulia segeralah kembali ke kerajaan Harvest, masalah bantuan biar hamba yang akan menyampaikannya" ujar Duke Andrew.


"Apa kau yakin Andrew?" tanya raja Hector.


"Hamba yakin yang mulia" jawab Duke Andrew.


"Baiklah dengarkan semuanya sekarang kita harus kembali ke kerajaan kita untuk melawan para pasukan iblis, dan Duke Andrew bawalah beberapa pasukan untuk menemanimu" ucap raja Hector.


"Baik yang mulia" jawab mereka serentak.


"Tuan jika berkenan maukah tuan membantu kerajaan kami" tanya raja Hector pada Leon.


"Anda tenang saja yang mulia, aku dan adikku pasti akan membantu" jawab Leon.


"Benar apa yang kakak katakan, kami akan membantu, lagipula aku rasa di sana akan banyak musuh yang bisa menghiburku, hahahaha" ujar Lyon.


"TUK!!"


"Aduhhh!!"


"Kakak kenapa kau memukulku?" tanya Lyon memegangi kepalanya.


"Sudah kubilang kau jangan terlalu sombong" ucap Leon.


Raja Hector hanya bisa menggelengkan kepalanya melihat tingkah kedua saudara itu, meskipun sampai saat ini dia masih bingung dan penasaran dengan wajah yang ada di balik topeng serigala itu, Leon sama sekali tidak membuka topengnya melainkan dia meminta Lyon yang membuka topengnya agar tidak terjadi kesalahpahaman.


Memang benar awalnya mereka semua takut dengan kemunculan tiba-tiba dua orang kuat yang memakai topeng serigala dan harimau, ditambah dengan seekor serigala besar yang sangat ganas itu, namun setelah Leon menjelaskan dan juga meminta Lyon untuk melepas topengnya mereka semua Lega mengetahui bahwa Leon hanya bermaksud membantu mereka dan tidak ada yang lain.


Tanpa berlama-lama raja Hector dan semua pasukannya mulai bergerak untuk kembali ke kerajaan Harvest, sementara Duke Andrew dan beberapa prajurit melanjutkan perjalanan mereka menuju kerajaan Torterres untuk meminta bantuan.


Perjalanan menuju kerajaan Harvest membutuhkan waktu dua hari, karena saat ini posisi mereka tidak terlalu jauh dari kerajaan Harvest, sedangkan untuk jarak kerajaan Harvest dan Torterres membutuhkan satu minggu perjalanan dengan kuda, sementara untuk raja Hector dan para prajuritnya hanya membutuhkan waktu 3 hari untuk sampai ke kerajaan Torterres karena mereka semua menggunakan binatang iblis yang telah di jinakkan.


Pergerakan binatang iblis lebih cepat dari kuda karena mereka memiliki mana untuk meningkatkan kecepatan mereka semua, berbeda dengan hewan biasa yang tidak memiliki mana sama sekali.


Sementara untuk tunggangan raja Hector, jendral Robert dan kedua Duke adalah seekor Shadow Wolf yang merupakan serigala iblis tipe bayangan dan juga kecepatan, meskipun lebih unggul dalam hal kecepatan shadow wolf lemah dalam hal serangan bila di bandingkan dengan dark wolf.dan untuk tunggangan pasukan kerajaan adalah Dark Horse, bedanya dengan kuda biasa hanyalah dalam segi kecepatan dan kekuatan saja.


Jika kuda biasa memiliki berbagai warna kulit, untuk Dark Horse sendiri hanya memiliki warna kulit hitam dan mata merah menyala.


"Tuan, kalau boleh saya tahu kenapa tuan di juluki sebagai Lone Wolf?" tanya Jendral Robert.


"Oh... soal itu, kalau aku tidak salah ingat waktu itu aku pernah melawan 300 Dark Wolf sendirian saat aku baru memulai petualangan ku" jawab Leon.


"Apa!!!" jawab semua orang terkejut termasuk raja Hector.


"Apakah itu sungguhan tuan?" tanya jendral Robert lagi.


"Kenapa aku harus berbohong memang itulah kenyataannya" jawab Leon santai.


"Adikku tidak ikut waktu itu, hanya tiga bawahan ku saja yang menyaksikannya juga beberapa petualang kerajaan Torterres" ujar Leon.


"Tuan sungguh sangat hebat" ucap jendral Robert.


"Tentu saja kakakku hebat, bahkan kemarin kami menghabisi ribuan dark wolf di dalam hutan" ujar Lyon.


"Hahahaha tuan Lyon suka bercanda juga ya" jawab jendral Robert.


"........"


"Tu-tunggu jadi kemarin kalian berdua benar-benar menghabisi ribuan dark wolf?" tanya jendral Robert.


"Lalu menurutmu untuk apa aku berbohong?" jawab Lyon.


"Jika kau tidak percaya kau bisa tanya pada orang yang menuju ke kerajaan Torterres dia pasti melewati tempat kami bertarung kemarin" lanjutnya.


Jendral Robert dan yang lainnya hanya bisa terkejut dengan mulut sedikit terbuka meskipun begitu dia merasa masih meragukan cerita Lyon.


"Saat Duke Andrew kembali aku harus menanyakannya" gumam jendral Robert dalam hatinya.


***


"Haaccuuuhhh!!"


"Haaccuuuhhh!!"


"Anda kenapa tuan?" tanya salah seorang prajurit.


"Tidak apa-apa, mungkin hanya kedinginan saja" jawab Duke Andrew.


"Tuan lihat, ada bekas pertarungan di depan" teriak salah seorang prajurit lainnya.


Duke Andrew segera menuju kearah yang di tunjuk oleh prajuritnya dan saat dia sampai di sebuah padang rumput dia sangat kaget melihat ribuan mayat dark wolf tergeletak di tanah, padang rumput luas yang awalnya hijau penuh dengan darah dari dark wolf, dan anehnya mereka tak menemukan satupun mayat prajurit atau petualang di sana.


"Jika di lihat dari mayat para dark wolf ini, mereka semua mati akibat cakaran hewan dan juga tebasan pedang, namun anehnya tidak ada mayat manusia di sini" gumam Duke Andrew.


"Dan juga jika dilihat dari kawah besar ini, pasti telah terjadi pertarungan sengit di sini, ditambah dengan ribuan mayat dark wolf yang masih segar berarti pertarungan ini paling lama terjadi kemarin" gumamnya lagi.


"Baiklah semuanya kita harus hati-hati dan sebaiknya kita melanjutkan perjalanan" ucap Duke Andrew memberi perintah.


"Baik tuan!!" ucap para prajurit serentak, setelah itu mereka semua kembali melanjutkan perjalanan mereka menuju kerajaan Torterres untuk meminta bantuan.


***


Dua hari telah berlalu dan saat ini raja Hector dan seluruh pasukannya telah sampai di kerajaan Harvest, saat melewati Green Town yang merupakan ibukota kerajaan Tempest raja Hector di sambut meriah oleh para penduduk kota.


Mereka semua senang mengetahui bahwa raja mereka telah kembali dengan keadaan selamat, hal ini mereka lakukan karena raja Hector merupakan raja yang baik dan juga merupakan raja yang bijaksana serta adil untuk semua rakyatnya, sehingga rakyat kerajaan Harvest sangat senang dengan kepemimpinan raja Hector.


Leon juga sempat terkagum-kagum dengan sambutan para penduduk, dia tidak pernah merasa disambut dengan meriah selama ini meskipun sebenarnya para penduduk menyambut kedatangan raja mereka dan bukan dirinya namun Leon tetap merasa kagum dengan hal itu.


*Maaf ya semuanya update nya telat satu jam🙏🙏🙏*